
Sabtu siang Teo ke sebuah mal bersama Steven, sepupu nya. Ia ingin membeli headphone dan iPhone terbaru.
" Teo... ada seseorang yang memanggil nya.
Spontan Teo pun menengok ke arah yang memanggil nya.
" Lisa... sapa Teo.
" Kamu apa kabar, Teo?! Tanya Lisa.
" Baik, kamu sendiri gimana?! Teo pun balik bertanya.
" Baik juga... teman kamu! tanya Lisa sambil menunjuk kearah Steven.
" Oh, dia sepupu ku... nama nya Steven... jawab Teo.
" Hai, Steven... gw Lisa teman sekolah nya Teo. Sahut Lisa ramah.
" Hai juga, Lisa... Steven membalas Lisa.
" Kalian mau cari apa?! tanya Lisa kembali.
" Mau liat-liat headphone dan iphone... jawab Teo.
" Wih... mau beli iPhone terbaru nih, bos... ledek Lisa sambil tertawa.
" Hehehe... baru mau liat-liat aja dulu... jawab Teo malu. Kamu sendirian, Lis.. tanya Teo.
" Ng... sama temen. Dia lagi terima telp di sana. Lisa menunjukkan seseorang yang ada di dekat tangga eskalator sedang menerima telp.
" Nathan.... kata Teo agak terkejut, begitu juga Steven.
" Lo, kenal Nathan...?! Lisa balik tanya.
" Dia sepupu gw juga... kata Teo singkat. Anak adik papa gw... kalau Steven anak adik mama gw. Lo, tau Nathan kan?! Tanya Teo pada Steven.
" Tau lah... jawab Steven.
" Oh ya... berarti kita bakal saudara dong... Kata Lisa girang.
" Emang lo pacaran sama Nathan, sekarang ?! tanya Teo yang kembali terkejut.
" Iya... udah lebih dari 6 bulan ini, gw pacaran sama Nathan... Dan bentar lagi, Nathan mau lamar gw...Lisa pun menjelaskan pada Teo.
" Oh... emang kenapa lo putus sama Dimas?! Bukan nya kalian pacaran sudah lama, dari baru masuk SMA... tanya Teo bingung.
" Ah... Lisa menghela nafas berat nya. Kami udah putus, Teo... sahut nya sedih. Mungkin kami tidak berjodoh.
Tiba-tiba Nathan menghampiri mereka.
" Sayang, ayo ... ajak Nathan pada Lisa. Ia pura-pura tak mengenal Teo dan Steven.
__ADS_1
" Kok, kamu ng tegur mereka sih... tanya Lisa bingung melihat Nathan yang seperti nya tidak mengenal Teo dan Steven.
" Emang kenapa harus tegur mereka?! tanya Nathan balik.
" Lah, kalian bukannya saudara sepupu... kok, kayak orang musuhan?! Lisa pun melihat ke arah mereka satu per satu.
" Hai.. Nathan. Apa kabar?! Tegur Teo basa basi.
" Baik... yuk sayang, kita makan. Ajak Nathan pada Lisa kembali.
" Kalian sudah makan?! Tanya Lisa pada Teo dan Steven.
" Udah, Lis... kalian makan aja dulu, kami masih mau liat-liat barang lain... elak Teo.
" Oh gitu... ya sudah kita jalan duluan ya... kata Lisa pada Teo dan Steven.
" Iya... jawab Teo dan Steven.
" Kamu jangan deket-deket sama Teo, dia itu cuma anak... Nathan melirik Teo dan Steven yang sedang memperhatikan nya berbicara pada Lisa dan seketika Nathan langsung terdiam.
" Apaan sih kamu... Lisa tidak suka dengan sikap Nathan kepada Teo dan Steven.
Akhirnya Lisa dan Nathan pun keluar dari toko itu.
" Ngomong apa sih dia... tanya Teo ke Steven.
" Tau... ng jelas tuh anak. Steven mengangkat bahu nya, dia juga tak mengerti maksud Nathan.
" Ya iya lah, bro. Bapak sama anak, kalau beda malah harus kita curigai... siapa tau anak tetangga... hahaha... Steven geli sendiri.
" Hahaha... iya juga ya. Teo pun ikut tertawa. Kita cari makan dulu yuk, gw lapar nih... tapi jangan sampai satu resto sama si Nathan ya... alergi gw. Kata Teo sambil merinding sendiri.
" Hahaha... iya lah. Ntar kita bisa gila deket-deket dia. Jawab Steven. Mereka pun segera meninggalkan toko itu dan mencari resto untuk makan siang.
Akhir nya mereka memutuskan untuk makan di food court di lantai atas. Sambil makan pun Teo menceritakan kisah kasih antara Lisa dan Dimas.
" Gw tadi kaget, si Lisa bisa sama Nathan. Setau gw Lisa itu pacaran sama Dimas, teman SMA gw juga. Mereka pacaran dari kelas 10, cinta pada pandangan pertama loh... hehehe.. Teo mulai bercerita pada Steven.
" Wih... cinlok ya... hehehe. Steven pun ikut menambahi.
" Iya, pertama ketemu waktu pengenalan lingkungan sekolah. Lisa sih emang dari TK ...1 sekolah dengan gw, kalau Dimas baru masuk pas SMA. Dimas pindahan dari Jawa. Lanjut Teo.
" Jadi Lisa temen lo dari kecil dong... sahut Steven.
" Iya.. gw juga sering 1 kelas sama Lisa. Bapak nya punya perusahaan ekspedisi. Kakak nya juga gw kenal beda 2 tingkat dari kita. Dimas sama Lisa itu pasangan serasi dan gaya pacaran mereka ng alay.. walaupun mereka pacaran tapi kalau jalan rame-rame bareng gang kami. Makanya gw kira mereka akan sampai menikah... eh, ng tau nya si Lisa sekarang sama Nathan. Sayang banget... keluh Teo.
" Mungkin Lisa belum tau borok nya Nathan... kalau tau juga pasti minta putus. Tambah Steven.
" Iya... katanya baru 6 bulan. Masih yang manis-manis ya bro... belum keluar tanduk nya... hehehe... Teo pun tertawa.
" Hehehe... Steven ikut tertawa. Masih sari madu yang keluar, belum ampas nya...
__ADS_1
" Lo sama Manda, gimana bro... tanya Teo kembali.
" Masih... gw juga udah kenal sama keluarga nya Manda begitu juga Manda. Ya, jalanin aja bro... jodoh kan ng ada yang tau... sambung Steven.
" Ya, gw doain kalian sampai ke pelaminan... Sahut Teo sambil menepuk bahu Steven.
" Amin... lo sendiri kapan, bro... tanya Steven.
" Hehehe... kapan-kapan dah. Lo, tau sendiri gw sekarang jarang keluar dan ketemu temen. Gimana mau dapat jodoh, ada juga ntar dijodohin sama mak gw... hehehe... Teo pun hanya pasrah.
" Hehehe... Hati-hati ntar lo jadi perjaka tua... ledek Steven.
" Hahaha... sebelum gw jadi perjaka tua, lo cariin gw bini ya... hahaha... Teo dan Steven pun tertawa bersama.
Setelah selesai makan dan belanja, mereka berdua pun pulang ke rumah.
Malam hari nya, Teo menceritakan kejadian siang tadi pada orang tua nya.
" Ma... tadi siang aku ke mal bareng Steven ketemu Lisa. Mama, masih ingat ng sama Lisa?! Tanya Teo pada mama nya.
" Oh, Lisa yang bapaknya usaha ekspedisi itu ya... yang pacaran sama teman kamu juga kan... jawab Yenny.
" Iya... ternyata dia sudah putus sama Dimas. Mama, tau ng dia pacaran sama siapa sekarang?! Tanya Teo kembali.
" Mana mama tau, kan udah lama mama ng pernah ketemu Lisa lagi... jawab Yenny.
" Sekarang Lisa pacaran sama Nathan, ma! Kata Teo.
" Nathan??? Nathan anak Cokro?! Kok, bisa?! Yenny pun terkejut dengan apa yang ia dengar.
" Iya... makanya tadi siang Teo juga kaget kok bisa pacaran sama Nathan. Teo menjelaskan.
" Emang kamu tadi siang ketemu Nathan?! Tanya Teddy.
" Ketemu, pa... dia ng mau nyapa Teo sama Steven, padahal Teo sudah menyapa nya dan Lisa juga udah suruh Nathan nyapa kami. Jelas Teo.
" Anak itu juga rada aneh... sombong.. dari dulu ng pernah mau main sama Teo. Keluh Teddy.
" Emang iya, pa. Tadi aja, dia ngomong sama Lisa jangan berteman dengan Teo... kata Teo kesal.
" Heran ya, padahal kamu kan sama dia di ada masalah?! Kata Teddy kembali.
" Makanya Teo malas berhubungan dengan om Cokro dan keluarga, mereka seperti nya mandang Teo rendah. Tadi Teo sempet denger Nathan bilang ke Lisa. Teo hanya anak... terus Nathan melirik Teo dan Steven dan ia tidak melanjutkan kata-katanya lagi. Cerita Teo.
" Apa...??? Dia bilang kamu hanya anak, anak apa?! Tanya Teddy bingung dan kaget.
" Ng tau, dia ng berani nerusin. Mungkin karena Teo dan Steven liatin dia. Steven juga ng ngerti Nathan ngomong apa! Teo makin kesel.
Teddy dan Yenny saling berpandangan dan terlihat kaget.
🏅🏅🏅🏅🏅
__ADS_1