Ternyata Aku Anak Adopsi

Ternyata Aku Anak Adopsi
Ep 8


__ADS_3

Seminggu kemudian, Teddy sakit. Sudah 3 hari ini ia tidak enak badan, tapi ia malas ke dokter karena takut di hasilnya tidak bagus. Teo sudah bete di suruh pergi ke toko setiap hari.


" Ma, kenapa papa ng di bawa ke dokter sih... keluh Teo.


" Papa ng mau... kata Yenny kesal pada suami nya yang bandel itu.


" Gimana mau sembuh kalau ng ke dokter?! Teo pun mengoceh.


" Kamu ngomong sana sama papa mu... siapa tau, dia mau denger kata mu... Yenny pun turun untuk mengambil minum buat Teddy.


Teo masuk ke kamar papa nya.


" Ke dokter lah, pa... nanti malah tambah parah. Keluhan Teo.


" Iya.. besok papa ke dokter. Kata Teddy yang sedang meriang.


" Papa, mau Teo pijitin... tawar Teo.


" Ng usah... papa lagi sakit, kamu jangan deket-deket nanti kamu tertular... kata Teddy.


" Emang papa kena virus Corona... Teo agak sebal, papa nya tidak mau di dekati.


" Mana tau... papa kan belum cek. Kata Teddy lagi.


" Ya sudah papa istirahat aja, Teo mau ngerjain tugas kampus dulu... ucap Teo.


" Teo... panggil Teddy.


" Ya pa... jawab Teo singkat.


" Maafkan papa, gara-gara papa kamu jadi sibuk di toko dan kuliah. Kata Teddy sedih.


" Makanya papa cepat sembuh, biar Teo bisa fokus kuliah....Keluh Teo kembali.


" Iya... kamu jangan terlalu sering main game. Bukan mata mu aja yang rusak tapi otak mu juga bisa ikutan rusak... nasehat Teddy.


" Iya pa... kata Teo lemas. Teo ke kamar Teo dulu ya, pa... lanjut Teo.


" Iya... makasih kamu sudah mau jadi anak papa.. kata Teddy sambil menatap Teo haru.


" Iya pa, Teo juga senang jadi anak papa. Teo juga sayang papa... papa cepat sembuh. Sebenarnya Teo agak bingung, tiba-tiba papa nya bicara seperti itu. Teo pun masuk ke kamar nya untuk mengerjakan tugas kuliah nya.


Keesokan pagi nya, Teo berangkat ke toko seorang diri. Mama nya akan menemani papa nya pergi ke dokter. Sebelum berangkat, ia ke kamar orang tua nya untuk pamit.


" Kamu udah mau berangkat ke toko, Teo... tanya Yenny begitu melihat Teo masuk ke dalam kamar nya.

__ADS_1


" Iya, ma... jawab Teo.


" Teo... kamu belajar urus toko, kelak toko itu akan menjadi milik mu. Belajar lah mandiri dari sekarang, jika ada sesuatu kamu bisa minta tolong pada tante Novi. Dia banyak mengerti tentang urusan toko... Teddy menasehati Teo kembali.


" Iya pa, papa ng usah kuatir. Teo berangkat dulu ya pa... ma... kata Teo sambil menutup pintu kamar orang tua nya.


" Hati-hati, Teo... ucap Yenny.


" Ya ma... jawab Teo sambil turun ke bawah menuju mobil nya.


Menjelang siang, Yenny menelpon Teo di toko.


📞 Halo.. ma... jawab Teo.


📞 Teo... hiks.. hiks.. suara Yenny di sebrang sana.


📞 Ada apa, ma.. Teo pun panik.


📞 Teo, papa positif Corona. Sekarang papa sudah masuk ke ruang isolasi. Tadi papa sempat sesak nafas. Hiks.. hiks.. kata Yenny.


📞 Apa...??? Tapi kenapa papa bisa kena Corona, papa tertular dari siapa?! Tanya Teo.


📞 Entahlah, Teo... mama takut, papa mu tidak kuat... hiks... hiks.. tadi papa mu sangat pucat. Ucap Yenny sedih.


📞 Sabar lah, ma... mama gimana, mama juga harus ikut di tes... kata Teo cemas.


📞 Syukurlah, ma... Teo pun lega. Teo pulang sekarang, mama di mana sekarang?! Tanya Teo.


📞 Mama masih di rumah sakit... Kata Yenny lemas.


📞 Oke, Teo telp tante Novi jemput mama di rumah sakit, ya... ujar Teo.


📞 Iya, Teo. Kaki mama sudah lemas. Kata Yenny sedih.


📞 Mama, jangan kemana-mana.


Teo pun langsung mematikan hape nya. Dan menghubungi tante nya.


📞 Halo.. Teo. Jawab Novi.


📞 Tante... tante tolong ke rumah sakit temani mama di sana. Teo mau jalan ke sana, nanti Teo jemput. Kata Teo panik.


📞 Ada apa, Teo... kenapa mama di rumah sakit?! Mama sakit apa... Novi pun ikut panik.


📞 Papa kena virus Corona, tante. Sekarang papa sudah masuk ke ruang isolasi. Mama tadi nemani papa ke sana, mama syok dengar papa positif. Kaki mama sudah lemas, tolong tante temani mama di sana. Teo jalan menuju rumah sakit. Jawab Teo terburu-buru.

__ADS_1


📞 Ya.. ya... tante ke sana sekarang.


Sambungan telp mu terputus. Teo segera berlari menuju mobil nya dan melaju kan mobil nya menuju rumah sakit.


Novi pun buru-buru ke rumah sakit mencari kakak nya.


" Mbak Yenny... panggil nya begitu ia melihat kakak nya yang sedang duduk di ruang tunggu dengan lemas.


" Mbak, ng pa-pa kan..?! Tanya Novi cemas.


" Ng pa-pa... hiks... hiks... tapi bang Teddy masuk ke ruang isolasi. Aku takut terjadi sesuatu pada nya... hiks... hiks... Yenny menumpahkan kesedihannya pada adiknya.


" Sabar mbak... kita berdoa, agar bang Teddy tidak apa-apa... kata Novi ikut sedih.


" Tadi bang Teddy sempet sesak nafas dan mukanya pucat... hiks... hiks... dia positif.. apalagi bang Teddy sudah di atas 60 tahun... hiks... hiks... Yenny sangat kuatir dengan kondisi Teddy.


" Tenang mbak... mbak juga harus jaga kesehatan sendiri. Nasehat Novi.


" Aku beli air mineral dulu di sana. Mbak, tunggu di sini sebentar... Novi pun segera berjalan menuju mini market yang ada di dalam ruang tunggu pasien.


Tak lama kemudian, Novi membawa sebotol air mineral dan di berikan pada kakak nya.


" Minum lah, mbak... kata Novi sambil memberikan botol air itu pada Yenny.


" Terima kasih... jawab Yenny.


Beberapa saat kemudian, Teo pun sampai di sana.


" Mama... tante... sapa Teo.


" Teo... hiks.. hiks.. papa mu, nak... Yenny pun tak kuasa menahan tangis nya.


" Tenang lah, ma... papa ng apa-apa.... Teo pun memeluk mama nya sedih.


" Hati mama tidak tenang, Teo...hiks..hiks..mama takut papa mu tidak kuat melawan virus itu... Kata Yenny.


" Papa pasti kuat, ma... kita harus berpikiran positif. Papa akan sehat kembali dan berkumpul dengan kita, ma.. Teo mencoba memberi kekuatan pada mama nya.


" Lebih baik, kita pulang sekarang. Terlalu lama di rumah sakit juga tidak baik untuk kesehatan kita.... Novi mengingatkan.


" Iya... ayo, kita pulang ma... ajak Teo.


" Mama, mau nunggu papa mu di sini... kata Yenny kembali.


" Ma... papa ng bisa di tungguin... papa di ruang isolasi. Lebih baik mama istirahat di rumah. Biar Teo yang urus papa nanti. Teo kembali menenangkan Yenny.

__ADS_1


" Baiklah... Yenny pun bangkit berdiri dengan kondisi yang lemah ia berjalan menuju mobil Teo yang terparkir di dekat lobby rumah sakit.


🏅🏅🏅🏅🏅


__ADS_2