
"awas saja kau mencintai atau melirik lirik lelaki lain akan ku musnah kan semua lelaki lodi muka bumi ini dengan tangan ku sendiri"
setelah itu hanya terasa hening, karena kantuk yang menyerang rania, dia langsung tertidur karena capek semalam tanpa istrahat apalagi rania belum cukup sebulan siap pasca operasi kuret.
"dimas kau cari semua informasi tentang arya dan jangan sampai ketinggalan sedikit pun"
"baik tuan" kata dimas
"kan saya sudah bilang dulu kalau tuan muda arya yang selalu ada di sampaing nona rania di saat keterpurukan nya terhadap kelurga nya, tapi kan aku tak mencari detail nya, lebih baik aku cari aja mana tauan dapat bonus dari bos rasa singa ini hihihihihihi" bathin sekretaris dimas yang cekikikan
"kenapa kau, apa kau mentertawakan ku" bentak riko yang kesel akan sekretaris nya yang satu ini.
"maaf tuan, nanti nona bangun" kata dimas yang menggunakan nama rania.
"APA!!!!
jadi sedari tadi ku memperhatikan istri ku yang lagi tidur, mau ku colok mata kau" bentak riko yang semakin marah kepada riko
"maaf tuan"
"putar kaca dekat kau ke depan agar kau tak dapat melirik istri ku"
dimas yang malas berdebat dengan tuan nya akhirnya menuruti saja, tak lama kemudian mereka sampai di depan mansion
__ADS_1
lalu riko menggendong rania menuju kamar mereka.
keesokan hari nya rania terbangun dari tidur nya terlebih dahulu.
"kenapa aku bisa tidur disini kalau tuan tau bisa marah dia kalau aku tidur di ranjang nya, sebaiknya aku bersih bersih dulu deh" gumam rania yang heran pas bangun tidur
lalu rania mandi dan bersih bersih
setelah selesai mandi rania menyiapkan pakaian kerja riko di atas sofa kalau di taruh di kasur nanti lusut lagi.
setelah itu rania pergi ke dapur untuk memasak.
saat memasak bik jum datang, "maaf nona ada ngapain di sini"
"tapi nona tuan semalam tak boleh mengizinkan nona ke dapur lagi"
"gak apa apa bik kan nia udah biasa di dapur bantuin bibik bibik masak"
"baik lah" kata bik jum pasrah
"bik boleh saya bertanya"
"tanyakan kan saja nona, kalau mampu saya menjawab nya"
__ADS_1
"kenapa tuan riko waktu saya di rumah sakit tangan dan dahi nya luka ya bik padahal pagi hari nya masih sehat sehat aja" tanya rania yang penasaran dengan kejadian itu
"o itu nona waktu nona di bawa tuan ganteng ke rumah sakit saya sempat nelfon tuti untuk memberi tahu tuan kalau nona di bawa ke rumah sakit dan seperti nya tuan kecelakaan karena kata bik tuti tuan langsung pergi setelah nona masuk rumah sakit tapi tuan sampai di rumah sakit waktu nona operasi" jawab bik jum panjang lebar menjelaskan
"jadi aku tak salah ambil dalam memilih untuk memulai semuanya dari awal dan kelihatan tuan sangat sedih dan menyesal" bathin rania
"nona.... nona tidak apa apa, kenapa nona melamun"
"ah tidak bik saya baik baik saja"
makanan yang mereka buat telah selesai dan disajika di meja makan
"bik saya akan memanggil tuan dulu untuk serapan bibik tolong siapkan saja di atas meja"
"baik nona, saya permisi dulu"
bersambung.............
Terima kasih telah memberi masukan dan koreksi pada novel yang author buat.
jangan lupa tinggal kan jejak kalian yaa
seperti vote, favorit dan like
__ADS_1
Terima kasih banyak, dan salam hangat dari author.