
lalu riko melihat semua yang dikirim supir rania tadi
saat melihat semua nya riko tersenyum tipis
"kenapa dimas tidak bisa mencari data data rania, apa ada orang yang melindungi dia, siapa orang itu, lelaki atau perempuan" kata riko dalam hati nya.
🌿vote🌿 like🌿favorit 🌿
"gimana tuan apa tuan setuju"
"ya" kata riko
"baiklah, nona bisa datang ke kantor pusat Wijaya grup untuk menanda tangani surat kontrak kerja.
"tidak perlu" potong riko
"kenapa tuan" kata nona tasya dan sekretaris dimas dengan serentak
"apa saja jadwal saya hari ini sekretaris dimas"
"saat makan siang nanti ada meeting membahas soal kerja sama dengan perusahaan asing, jam 2 nanti ada rapat dewan direksi jam 3 nanti tuan menanda tangani berkas berkas"
"undur semua jadwal saya karena saya mau memberi hukuman kepada istri nakal saya dulu dan kau boleh kembali ke kantor" kata riko yang menatap tajam nona tasya
"maaf tuan apa maksud anda menatap saya seperti itu"
"sayang kau tak perlu berpura pura lagi aku sudah tau kalau kau rania "
"apa bagai mana kau bisa tau, sedangkan aku sudah mengubah sifat ku"
"sayang aku ini suami sudah hampir setahun kita menikah, aku tau siapa istri ku sayang"
__ADS_1
"iiiisssshhhh nyebelin kalau tau aku kamu ceo dari perusahaan Wijaya grup gak akan aku Terima tuh kerja sama nya"
"hahahhahahahhahaha..... kenapa gak diliti dulu"
"ini semua karna sekretaris mu yang menggunakan akun pribadi nya"
"boleh aku bertanya"
"boleh apa yang mau kau tanyakan"
"sejak kapan kau jadi desainer"
"sejak kau mengizinkan ku bekerja"
"trus kenapa kau memakai topeng kalau bertemu klien"
"agar tidak ketahuan oleh mu"
"itu karena aku mengunci data data tentang tasya"
"kok bisa begitu"
"ya bisa lah kan aku istri mu, masak suaminya pintar istri nya bodoh kan gak sebanding"
"ngomong ngomong aku mau hukum kamu karena nih bibir seenaknya nyium orang lain, kamu tu milik aku"
"kapan aku nyium orang"
"jangan pura-pura bodoh nih bukti nya" kata riko menunjukan foto yang dikirim oleh supir rania
"itu kan cuman adikku arya"
__ADS_1
"pokok nya gak boleh"
"ya deh" kata rania mengalah"
"o iya sebenarnya baju yang kamu rancang itu sebenarnya butik itu untuk mu "
"lah kok bisa"
"ya bisa lah, kan dulu kamu izin ingin kerja jadi aku buatkan butik itu, seperti nya cocok untuk mu" kata riko lagi
"benarkah, bolehkah aku melihat nya"
"tentu, setelah makan setelah itu kita ke sana"
"baiklah"
riko tidak mengingat kalau dia mau menghukum rania lagi karena melihat wajah lucu dan imut rania kalau dia akan ada butik.
setelah mereka makan siang lalu rania dan riko menuju menuju butik yang akan riko buka untuk rania, di dalam mobil hanya ada keheningan.
setelah sampai disana rania terpana melihat butik yang dibangun riko untuk nya,
"mas apakah ini nyata"
"gimna apa kamu suka dengan butik nya"
"iya mas"
mereka berdua keliling keliling melihat tempat dan mereka menuju tempat ruang kerja rania yang ada di lantai 2
setelah puas berkeliling melihat butik itu rania dan riko pergi ke belakang butik melihat lahan yang masih kosong.
__ADS_1
bersambung..............