Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yg Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yg Kejam
BAB 47


__ADS_3

setelah keluar dari lift riko berlari secepat mungkin menuju pos patpam


para karyawan yang melihat hanya terbengong melihat bos mereka berlari lari dan disusul oleh sekretaris dimas yang juga ikut berlari mengejar riko yang sudah duluan.


🌿vote🌿 like🌿favorit 🌿


setelah sampai di tempat pos satpam riko melihat rania duduk dengan wajah di tekuk.


"sayang..... sayang kamu kenapa" tanya riko dengan wajah khwatir


pak rahmat yang ada disana hanya tercengang melihat suara lembut riko kepada rania dan nada kwatir nya


pak rahmat pun sempat berfikir kalau nona rania ini istri nya trus apa hubungannya dengan resepsionis dini yang sombong dan galak itu.


lalu rania mengangkat wajah nya "gak papa"


"gak papa gimana lihat wajah mu pucat sekali, kita ke rumah sakit yaa sayang" bujuk riko kepada rania.


lalu riko memegang dagu rania yang bengkak.


"siapa yang buat kamu seperti ini, dan kenapa pipi mu bengkak ada darah dibaju dan pipi mu, siapa....... siapa yng buat kama seperti ini" geram riko melihat pujaan hatinya terluka


"kekasih mu yang bernama dini yang buat ku begini" adu rania kepada riko

__ADS_1


"ya udah kalau gak mau ke rumah sakit kita ke atas yuk" kata riko yang tanpa persetujuan dari rania langsung menggendong ala Bridal style menuju ruangan riko


saat dalam perjalanan riko bertanya "emang siapa yang ngaku ngaku jadi kekasih ku hmmm"


"itu resepsionis dini yang bilang dan dia juga yang bikin aku kayak gini" adu rania dengan suara yang makin kecil karena kepalanya bertambah pusing.


setelah sampai di meja resepsionis riko melihat tajam kepada dini


"sayang apa yang kamu ingin kan akan aku kabulkan "


"tidak ada.... tapi tadi aku berjanji kalau dia akan di pecat dan tidak diterima di perusahaan lain" kata rania dan setelah itu rania langsung pingsan di gendongan riko


"aku akan mengabulkan permintaan mu sayang....... ... dimas kau pecat dia dan jangan buat dia di Terima di perusahaan lain, setelah itu kau panggil dokter arland secepatnya" kata riko cemas dengan keadaan rania dan geram dengan kelakuan resepsionis nya.


"baik tuan"kata dimas menuruti kemauan tuan muda nya


"sayang bangun sayang..... sayang please bangun aku gak suka kamu kayak gini"


kata riko yang menepuk pelan pipi rania.


tak lama setelah itu dokter tiba di ruangan riko" ada apa lagi ini riko"


"tak perlu banyak tanya cepat kau obati dia"

__ADS_1


setelah dokter arland memeriksa rania "kenapa dia"


"dia hanya kelelahan dan butuh istrahat total dan seperti nya dia baru melakukan transfusi darah karena di bagian tangannya bengkak akibat jarum yang menembus dalam kulitnya"


"apa.... kapan dia sadar"


"mungkin sebentar lagi"


"ya sudah pergi kau sana "


"dasar tukang usir" kesel arland kepada riko


"apa mau saya pecat" dengan muka judes


"tidak..... tidak ..... hehehehehhheh" balasnya cengegesan.


setelah semua nya pergi lalu riko menatap wajah rania dan mengusap kepalanya


"kapan kau akan bangun sayang, aku merindukan cerewet mu, manja mu dan senyummu


maaf aku tak bisa nepatin janjiku untuk menjagamu, maaf kalau aku tak sempurna untukmu"


bersambung............

__ADS_1


maaf ya reader lama up nya


novel ini author buat cuman mengisi waktu luang aja jadi belum bisa dipastikan kapan up nya


__ADS_2