
"hallo hancur kan sehancur hancur nya perusahaan setia compeny karena nyonya awan telah menghina istri saya dan jebloskan ke penjara karena telah mencemarkan nama baik istri saya."
riko mematikan panggilan nya tanpa menunggu jawaban nya
🌿vote🌿 like🌿favorit 🌿
rania lalu menghampiri riko dan memegang tangannya.
"mas gak usah berlebihan kasihan mereka biar kan saja "
lalu riko menghadap rania dan memegang kedua pipi nya.
" hey kamu lihat nih pipi kalau biru bekas tamparannya dan lihat nih bibir mu berdarah, kamu ingat yaa sedikit saja goresan ditubuh mu akan aku balas dengan berkali kali lipat karena apa karena aku sayang sama kamu"
"karena malu diperhatikan oleh orang orang rania langsung memeluk riko"jangan begitu aku malu"
"ayo kita pergi biarkan saja bawahan ku yang mengurusnya"
__ADS_1
"baiklah"
karena acara jalan jalan ke mall nya gagal jadi mereka jalan jalan ke taman aja sakalian refresing.
ya mereka ke taman tapi taman pribadi rania yang ada di tengah hutan, riko hanya menyetir sedangkan rania menunjukan jalannya.
setelah sampai lalu rania dan riko turun.
"sayang ini indah sekali tapi seperti nya tak terasa urus"
"iya ini sangat indah sekali dulu aku yang buat bersama teman teman ku yang ada di panti asuhan tapi sekarang mereka sudah pergi" kata rania sedih mengingat masa lalu nya.
"iya" kata rania
"apa kau mau cerita dengan ku sayang agar aku tau cerita mu dan masa lalu mu"
"dulu di dekat sini di tepi hutan ada panti asuhan bernama mutiara titipan, dulu kata bu santi ibu dan ayah menitip kan aku disana dan akan menjemputku disaat aku berumur 10 tahun tapi saat ku berumur 8 tahun terjadi kebakaran di panti mutiara titipan hanya aku dan bu santi yang selamat dari kebakaran tersebut jadi kami berdua pindah ke panti asuhan kasih bunda disaat umurku 9 tahun setengah bu santi meninggalkan ku untuk selama lamanya, dan sebelum buk santi meninggal beliau berpesan kepada kak nana bakal ada yang menjemputku disaat umurku 10 tahun tapi bu santi tidak menyebutkan nama ayah ibu ku dan aku tak tau siapa ayah ibu ku yang aku tau hanya dia akan menjemputku disaat umurku sudah cukup, saat itu aku jarang kesini lagi karena aku akan sibuk mengurus rumah ibuku"
__ADS_1
rania menceritakan sambil menangis dalam pelukan riko
"sudahlah semua sudah berlalu disini masih ada aku untuk mu"
"benarkah apa aku boleh minta satu permintaan" kata rania sambil mendongakkan kepala nya keatas melihat wajah riko
"boleh apa itu"
"aku ingin membangun taman ini seperti semula tapi aku tak bisa sendiri membangunnya"
"oke aku akan mengurus nya nanti dimas yang mengurus kau bisa tinggal bersih saja"
"dulu saat bersama ibu tapi aku selalu merasa kesepian jadi aku kesini dan sejak menikah dengan mu aku tak pernah kesini lagi "
"ya sudah aku akan membangun taman dan gubuk disini seperti permintaan mu, jadi sebaiknya kita pulang ini sudah sore apalagi kita belum makan kan "
"iya aku juga lapar, setelah mana kita kepasar malam yuk"
__ADS_1
***bersambung..........
jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaa***