
sedangkan di tempat lain yaitu di rumah sakit.
rania memaksa kan diri untuk pulang karena dia tidak mengabari riko dari kemarin dan pasti riko cemas menantikan kepulangan nya.
"ayah bunda bg arga, biarin rania pulang yaa kasihan suami rania pasti kwatir sama rania karena rania gak pulang"
"iya tapi biarkan arga antar kan kamu pulang yaa" kata dirga
"baik lah ayah" kata rania pasrah
setalah beres beres barang rania pergi pulang diantar oleh dirga, saat di perjalanan rania merasa kan cemas karena takut riko memarahinya, dirga yang merasakan kecemasan adik nya pun berusahalah menenangkan nya
"rania jika suami mu memarahimu kamu pulang lah ke rumah, kami akan menerima mu dengan pintu terbuka kapan perlu kami adakan penyambutan kembalinya kamu ke keluarga kandung mu"
"iya kak"
"kalau ada apa apa hubungi kakak yaa"
__ADS_1
"baik lah" kata rania
setelah itu terasa hening dalam perjalanan, tak lama setelah itu mereka sampai di rumah tepat pukul 10 pagi, lalu rania keluar dari mobil dengan pintu yang dibukan oleh arga
"kamu istirahat yang banyak yaa, jaga kandungan mu" kata arga sambil mengacak acak rambut rania dan rania terlihat kesel dengan mengembungkan pipinya, arga yang melihat itu gemes dan langsung mencubit pipi rania
"sakit bang"
"iya deh" kata arga sambil ngelus pipi yang dicubit nya tadi, "ya udah abg pergi dulu yaa kamu hati hati di rumah"
riko yang melihat video itu rasa mendidih darah nya lalu riko langsung pulang ke rumah setelah sebelum makan siang.
saat sampai di rumah riko langsung menuju kamar mencari rania, dan melihat rania sedang tidur.
lalu riko langsung saja membangunkan rania yang sedang tidur dengan air yang ada di gelas dekat nakas.
"heh bangun... enak banget yaa dirimu sudah gak pulang semalaman tanpa kabar dan berduan sama selingkuhan mu dan di antar pulang dengan mesra mesraan lagi, tanpa mau tau kalau suamimu capek capek kerja dari pagi sampai malam"
__ADS_1
"mas kamu sudah pulang kok cepat pulang nya "
"owh... jadi kamu berharap aku lama pulang biar bisa pergi lagi berduan dengan selingkuhan mu itu" kata riko yang sudah naik darah.
"bukan gitu mas, aku gak pulang semalam karena aku nginap di.. " kata rania yang belum selesai langsung di potong riko.
"apa...kamu menginap di rumah selingkuhan mu itu, lalu dimana saja dia menyentuh mu"kata riko geram dan langsung saja menerkam rania dengan kasar.
"kau menyakiti aku dan anak kita mas" kata rania menangis
"aku gak percaya itu anak ku, mungkin itu anak mu dan selingkuhan mu "kata riko kejam
bagai tersambar di siang bolong mendengar perkataan riko yang tak mau menganggap anak ini anak nya, tak terasa hati rania begitu hancur mendengar perkataan riko, setelah mengucapkan itu riko pergi ke mini bar khusus yang ada di dalam rumah nya
***bersambung.............
maaf yaa gays lama update nya***
__ADS_1