Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yg Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yg Kejam
BAB 55


__ADS_3

"makasih sayang, i love you" kata rania tanpa sadar dan memeluk riko dengan erat"


"apa apa ulang lagi mas gak denger"


"issshhhh mas mah gitu bikin kesel"


"hahahhahahahahahah" tawa lepas riko


"makin ganteng deh kalau ketawa gitu"


"suamii mu ini emang udah ganteng dari dulu sayang"


🌿vote🌿 like🌿favorit 🌿


"narsis banget sih kamu mas"


mareka serapan bersama setelah itu riko berangkat sebelum berangkat riko menghampiri supir yang mengantar rania dulu.


"kamu laporkan semua kegiatan istri ku jaga dia,


kalau lecet dikit aja awas kau" kata riko


"baik tuan" kata amir dengan tegas


riko berangkat ke kantor sama sekretaris dimas yang menjemput nya.


tak lama setelah itu rania keluar dengan memakai celana warna hitam dan kaos polos warna putih kesan seperti itu membuat rania bertambah imut


"kemana kita sekarang nona"


"ke kampus xxxxx"

__ADS_1


"baik nona"


rania di perjalanan menghabiskan waktu satu jam karena macet apalagi pagi hari banyak yang mau berangkat kerja.


"tut...... tu...... tut... "


"hallo dimana dek"


"didepan fakultas manajemen dan bisnis"


"baiklah kakak akan kesana"


"iya kak"


rania berjalan menuju fakultas manajemen dan bisnis karena di depan sana ada ada taman.


"wiss ada cewek cantik tuh" kata mahasiswa 1


"fakultas mana ya dia" kata mahasiswa 3


"oplas (operasi plastik) aja sombong" kata mahasiswi 1


"halah ****** di dibilang cantik" kata mahasiswi 2


"iri bilang gak usah jelekin orang lain" kata ketiga mahasiswa itu.


rania yang melihat hanya geleng geleng kepala dan menikmati perjalanan nya karena rania merasa seperti seperti mahasiswi karena rania ingin sekali kuliah


saat rania sampai di taman fakultas management dan bisnis, rania melihat Arya bersama teman temannya.


saat sampai rania langsung memeluk Arya karena rindu dengan adik nya.

__ADS_1


"hah kakak kenapa sih langsung peluk peluk aya malu dilihat teman teman aya" kata Arya dengan memasang muka malu,


ya Arya begitulah kalau bersama rania maka sifat asli Arya muncul walaupun Arya sudah besar tapi dia tetap selalu manja kepada rania karena hanya rania yang menyanyangi arya dengan tulus.


"bwwaaahahahaahaha" teman Arya yang berada disana melihat kelakuan Arya langsung ketawa terbahak bahak karena Arya yang mereka kenal dingin dan tak mau berdekatan dengan wanita lainnya selain rania.


"kalian kenapa" kata Arya datar dan menatap tajam teman temannya


"gak " kata teman arya yang melihat tatapan Arya.


"kak mendingan kita pergi aja, dari pada kita diganggu oleh para cicunguk ini" kata Arya melirik teman temannya.


"gak perlu aya, kakak cuman sebentar karena kakak ada acara metting sebentar lagi"


"metting?? kakak kerja apa?? apa suami kakak gak nafkahin kakak" kata Arya heran sekaligus kesal dengan kakak iparnya yang tidak menafkahi kakak nya.


"bukan begitu aya, mas riko gak ada kasih kakak uang tapi cuman kartu ini, apalagi kakak bosan di rumah gak boleh ngapa ngapain" kata rania menunjukan kartu yang di berikan riko yaitu kartu kredit gold



......(contoh kartu, sumber google)......


semua teman riko menganga melihat kartu gold itu karena tidak semua orang kaya yang bisa memilikinya.


arya yang melihat kartu itu juga tepuk jidat karena melihat kebodohan kakak nya itu.


***bersambung...................


maaf readers lama up nya


author buat novel nya ini hanya disaat waktu senggang aja🙏🙏***

__ADS_1


__ADS_2