Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yg Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yg Kejam
BAB 6


__ADS_3

setelah pertemuan nya dengan riko rania pergi dari restoran sambil membawa beberapa kantong plastik makanan untuk di berikan kepada orang orang yang tidak mampu.


saat sampai rania di sebuah gubuk tua rania di sambut hangat oleh anak anak.


"kak raniaaaa...... "teriak anak anak itu senang sambil berlari memeluk rania dangan hangat.


Hai anak anak apa kabar? apa kalian sehat


sehat kak, kakak bawa apa kata salah satu seorang anak yang di ketahui bernama dini yang berumur sekitar sepuluh tahun.


ini kakak bawa makanan untuk kalian semua.


horeee........... teriak anak anak itu girang.


ya udah sekarang kita makan yuk


baik kak kata anak anak itu tidak sabaran


ini tapi jangan berebut, akan dapat semuanya, ok


baik kak


kakak pergi dulu yaa takut kemalaman nanti orang tua kakak mencari kakak.


ok kak, hati hati di jalan ya kakak.

__ADS_1


lalu rania pulang menuju rumah dengan wajah yang bahagia, karena tempat itu lah yang rania temui ketika dia bersedih dan ada masalah.sesampai nya di rumah rania mendapat serbuan pertanyaan dari ayah ibu dan bella, berbeda dengan arya yang menyuruh rania untuk duduk dulu dan minum dulu.


kakak duduk dulu dan minum dulu yaa, kakak pasti capek kan. kata arya yang perhatian terhadap kakak nya.


rania gimana lancar kan, kamu gak buat masalah kan kepada tuan riko. kata ayah dan di angguki oleh ibu dan bella


mereka bertiga tidak peduli perasaan rania saat ini yang sedih kerena merasa di jual oleh keluarga nya.


iya ayah semua lancar jawab rania dengan wajah datar nya.


"horee aku tidak jadi miskin karena bangkrut" kata bella dengan bahagia nya karena bella merasa rania akan menikahi bapak bapak yang sudah tua dan peyot.


"rasain lu rania akan menikah dengan si tua bangka. dan lo gak akan lagi ada di rumah ini"


bathin bella tersenyum kemenangan.


setelah itu rania pergi kekamar nya dengan wajah yang lesu


"mengapa sih mereka selalu saja memamfaat kan aku, apa salah aku pada mereka, apa gak cukup mereka menyiksa ku setiap saat dan setiap hari, aku juga lelah, capek menjalani hidup seperti ini "bathin rania sambil duduk termenung di tapi ranjang nya dan tanpa dia sadari air mata jatuh begitu saja di pipi nya.


gak gak kamu harus kuat rania demi adik kamu arya agar dia bisa melanjut kan sekolah dan kuliah nya agar arya tidak seperti kamu yang hanya lulusan sekolah menengah atas. kata tania kepada diri sendiri sambil menghapus air mata nya dengan kasar.



setelah itu rania tidur di ranjang nya yang begitu sempit

__ADS_1


dua hari kemudian............


rania seperti biasa rania menyiapkan serapan pagi untuk keluarga nya makan.


tania memasak nasi goreng, ayam kecap dan menaruh buah buahan untuk di sajikan di atas meja





setelah serapan rania pergi bersiap siap untuk mem figthing baju pengantin yang akan dia pakai seminggu lagi.


di saat rania sedang ber siap siap dimas datang menjemput rania.


dimas di sambit begitu hangat oleh keluarga gunawan


maaf tuan sebentar lagi rania akan turun, tuan silahkan duduk dulu.


"hmm...... " kata dimas yang males melihat keluarga tersebut.


tak lama setelah itu rania keluar dengan pakaian dreess selutut saja untuk menuju rumah nya.


__ADS_1


seperti ini lah pakaian yang rania pakai


__ADS_2