
"ya gak papa" balas rania
"huuuufffhhh....."
"kenapa sayang"
"gak papa mas tadi cuman Arya adikku gak jadi ketemuannya sekarang besok jadinya"
"owh kirain apaan"
"ya udah aku mau ambil baju mas dulu"
"iyaa"
🌿vote🌿 like🌿favorit 🌿
setelah mereka bersiap siap rania dan riko pergi serapan. setelah serapan barulah mereka pergi jalan jalan.
saat dalam perjalanan hanya ada hening yang terasa karena tidak ada ygang memulai obrolan dulu.
riko memilih menyetir sendiri karena ingin menikmati jalan jalan bersama orang yang dia cintai.
"hmmm.... mas kita mau kemana"
"kau akan tau nanti"
__ADS_1
"baiklah" setelah itu tak ada lagi pembicaraan, riko yang fokus mengemudi dan rania hanya melihat jalanan.
setelah sampai disana mereka tiba di mall yang sangat mewah dan dan paling besar karena mall tersebut masih dibawah naungan Wijaya grup.
saat itu riko mengajak rania ke tempat pakaian .
"pilih lah pakaian yang kamu suka biar aku yang bayar tapi aku keluar sebentar angkat telfon dari sekretaris dimas"
"baiklah mas"
rania masuk kedalam pakaian yang khusus wanita, orang orang di sana melihat rania dengan tatapan sinis karena pakaian sederhana ranai.
saat rania memegang pakaian dan melihat harga nya rania langsung terkejut.
"astaga apa ini harga yang sebenarnya nya di pasar tradisional gak semahal ini paling cuman 40 ribu atau 50 ribuan aja " gumam rania karena kaget dengan jumlah harga nya sendiri.
"ada apa ini ibu"kata pelayan butik yang dalam mall itu
"dia mau mencuri" tunjuk ibu ibu itu yang tak lain ibu Retno
"sa.... yaa tid...ak me... ncuri" gagap rania karena takut dikata mencuri
"udah ngaku aja, mana ada maling yang ngaku kalau ngaku nanti penjara penuh" kata bu Retno itu.
"benar tuh dasar maling " kata pelayan
__ADS_1
orang orang yang ada disekitar sana yang mendengar keributan mengerumuni nya.
rania yang sudah mulai emosi berani menatap wajah orang yang menghina nya karena rania tidak merasa takut lagi mungkin karena sudah mulai tersulut emosi.
"maaf yaa tantedan nenek bukan saya mau mencuri tapi saya mau membeli baju dan saya datang kesini bersama suami saya"
"tante tante enak aja kamu bilang tante, sejak kapan saya nikah om kamu"kata pelayan tersebut.
"saya gak sudi punya cucu pencuri dan ja***ng seperti kamau dan saya masih muda belum tua."kata bu retno itu
"bukannya tante dan nenek ini yang kelihatan seperti jal***ng dan lo**e ya lihat aja dari pakaian kalian yang kurang bahan atau mungkin kalain mah merayu pelanggan kalian"
"plaaak
plaaak
dua tamparan mendarat di pipi rania hingga meninggalkan bekas merah kebiruan dan bibir rania pecah hingga mengeluarkan darah.
dan saat yang bertepatan pula riko datang, orang orang tak mengenalinya karena riko pakai masker dan kaca mata hitam.
"ada apa ini" kata riko dengan menahan amarah karena melihat pujaan hati nya terluka.
"maaf, ini tuan wanita mur**an ini mau mencuri pakaian yang ada di toko kami" kata pelayan dengan gugup kerena aura dingin keluar dari riko yang sangat pekat.
***bersambung.................
__ADS_1
Terima kasih atas semua partisipasi dan dukungannya buat pembaca setia novel pertama ku
aku ucapkan Terima kasih banyak 😊***