
mereka berdua keliling keliling melihat tempat dan mereka menuju tempat ruang kerja rania yang ada di lantai 2
setelah puas berkeliling melihat butik itu rania dan riko pergi ke belakang butik melihat lahan yang masih kosong.
🌿vote🌿 like🌿favorit 🌿
"mas boleh gak lahan ini aku buat taman, kan jarang jarang di butik itu ada taman bunga"
"boleh"
"tapi aku yang ngatur sendiri yaa mas"
"tak masalah kamu tinggal bilang biaya nya berapa nanti aku transfer"
drrrrrtt...... drrrrrtt...... drrttt.....
"bantar ya sayang mas mau angkat telfon dari dimas dulu"
"iya mas"
"hallo dimas ada apa" kata riko setelah mengangkat telfon dari dimas dan menjauh dari rania.
"maaf tuan perusahaan asing dari Singapura mempercepat pertemuan nya karena mereka akan segera kembali nanti malam dan jadi jadwal nya tidak bisa di undur" jelas sekretaris dimas
"baik lah kau atur saja dan saya akan segera ke kantor"
riko lalu pergi ke tempat rania di belakang butik
"maaf sayang aku harus segera kembali ke kantor jadi tak bisa mengantarkan kamu pulang"
"tidaka apa apa mas, aku bisa pulang naik bus atau ojek"
__ADS_1
"no, tidak boleh kamu tidak boleh naik bus apalagi ojek nanti kamu pegang dia, aku akan kirimkan supir untuk mu kamu tunggu aja disini"
"baiklah" pasrah rania.
lalu riko pergi ke kantor dan meninggalkan rania di butik yang akan segera di buka.
saat rania menunggu ada pencopet yang ingin mengambil tas nya
"tolong....... tolong........ tolong...... " teriak rania tapi tak ada yang peduli orang sekitar nya hanya melihat saja tanpa ada niatan untuk membantu.
"lepaskan dia.... "teriak seseorang yang baru keluar dari mobil.
"wah wah wah ada pahlawan kesiangan nih" kata preman 2
"iya mungkin cari mati, ya gak boss" kata preman 3
"hahahahhahahhahahha" ktawa semua preman itu.
lalu preman itu mengeroyok lelaki tersebut
bruuk
bruuk
"aakkkkkhhhhh" rintih kesemua preman itu lalu mereka kabur lari terbirit birit seperti di kejar an***ng.
"itu tas mu nona" kata lelaki itu
"makasih tuan, dan maaf " kata rania sopan sambil tersenyum.
lelaki tersebut terpesona dengan melihat senyum rania.
__ADS_1
"tuan ..... tuan" kata rania melambaikan tangannya.
"ah ya kenapa,? "
"tuan kenapa bengong, apa ada yang salah"
"tidak papa, dan kenapa yaa anda minta maaf sama saya"
"o itu maaf karena saya tidak menemani tuan saat kecelakaan itu di rumah sakit karena saya mau mengantar makanan untuk suami saya"
"yaa tidak papa, boleh kah saya tau siapa nama anda karena kita belum kenalan."
"nama saya rania anatasya tuan, kalau tuan siapa? "
"owh nama saya arga saputra dirgantara"
"o iya tuan mau kemana"
"tidak usah panggil tuan nona panggil saja arga "
"baik lah kalau begitu tuan jangan panggil saya nona panggil saja nia atau ani, dan seperti nya tidak sopan kalau saya panggil nama tuan langsung gimana kalau abang, gimana?? "
"ani.....??? ok baik lah, o iya saya mau ke rumah sakit jadi kebetulan lewat aja"
"apa tuan eh abang maksud saya masih ada yang sakit"
"tidak saya mau mencari orang yang nolong saya waktu itu, eh malah ketemu disini"
"buat apa abang cari saya"
"sebenarnya saya mau mastiin aja apa kamu adik saya yang hilang waktu kecil karena darah yang saya punya darah langka dan kenapa kamu bisa mendonorkan darah buat saya"
__ADS_1
***bersambung.............
maaf selalu lama up nya😊☺😊***