
“Bagaimana keadaan anakku?” tanya Irish kepada petugas yang menjaga Juno di sana.
Irish mendapat kabar bahwa anaknya ada di rumah sakit pihak Leo langsung membawa Juno ke rumah sakit agar segera di tangani tim medis. Walaupun mereka merahasiakan apa yang terjadi kepada semua orang kejadian yang sesungguhnya.
Irish datang setelah mendapat kabar bahwa Juno berada di rumah sakit, ia begitu syok karena kali pertama ia melihat putranya berada di rumah sakit dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
“Sayang, kau tidak kenapa-napa?” tanya Irish kepada putranya duduk menatap sayu lalu memeluknya dengan penuh kasih sayang.
Juno telah sadar setelah di tangani pihak media ia langsung di rawat, tidak semudah yang Juno pikirkan ternyata Leo menyuruh anak buahnya untuk mengikuti dirinya agar tidak ada cerita mengarah kepada Leo.
“Ternyata Leo, pria itu sangat berbahaya, Mega kau salah mengenal pria itu,” gumam Juno sambil duduk diam meratapi rasa sakit pada wajah dan tubuhnya akibat hantaman keras yang Leo berikan.
__ADS_1
“Siapa yang memukul kamu hingga sampai babak belur begini sayang?” tanya Irish kaget.
“Lupakan hanya kesalahpahaman doang kok, Mih!” ucap Juno.
Irish tidak mau banyak bertanya mungkin anaknya ikut tauran atau apa hingga dia di larikan ke rumah sakit akan tetapi Irish juga tidak akan tinggal diam. Ia harus mencari tahu kenapa putranya bisa sampai babak belur seperti ini, untuk sekarang Irish tidak mau melukai hati dan perasaan Juno saat dirinya mendesak atau marah padanya. Ia tidak mau merusak mood putranya yang tengah menenangkan diri.
Juno mengepal geram ia akan menyelamatkan Mega, sebelum mereka berhubungan terlalu jauh ia akan lebih dulu menyadarkan Mega dari pria jahat.
Sementara Corla ia langsung mendekati Mega yang tengah asyik tukar chat dengan Leo sang kekasih sambil tersenyum penuh cinta.
“Kau tidak tahu Juno masuk rumah sakit,” ucap Corla duduk di samping putrinya.
__ADS_1
“Sudahlah, Mih! Mega malas membahas dia lagi,” tukas Mega beranjak dari tempat duduknya kemudian ia langsung pergi dari hadapan Corla.
“Dia di pukul orang hingga tidak bisa berjalan!” tegas Corla.
Mega menghentikan langkah kakinya saat hendak menaiki anak tangga. Mega diam membisu Juno sekarang masih sakit dan ia sama sekali tidak perduli, Mega sudah cukup kecewa kepadanya karena Juno sangat menyebalkan dia memecah belah hubungannya dengan Leo.
“Dia hanya pura-pura kemarin dia ada kok di sekolah.”
“Tapi hari ini dia tidak sekolah, bukan begitu! Kau tahu dia sahabat kamu dari masih kecil hubungan kita sudah seperti sodara tapi kenapa kamu begitu menyebalkan sekali! Dia membutuhkan kamu Mega,” tegas Corla menatap sadis ke arah putrinya kemudian Corla beranjak pergi.
Mega hanya diam membisu ia sudah berjanji kepada Leo bahwa ia tidak akan dekat lagi dengan Juno karena sahabatnya ini tidak suka akan kebahagiaan yang Mega rasakan.
__ADS_1
“Aku tahu semua ini hanya akal bulusmu, kau tidak bisa membohongiku lagi, Juno.” Gumam Mega kemudian ia segera menaiki anak tangga untuk istirahat dan mengabaikan kabar palsu dari sang mamih. Sampai saat ini Mega masih marah dan kecewa akan tindakan Juno dia menipu semua orang agar ia bisa kembali bersahabat dengannya lagi bahkan Mega berpikir Juno hanya berpura-pura masuk rumah sakit untuk mencuri perhatian darinya.