
Sebuah ledakan terjadi di pinggiran kota Xuhan, Pertarungan antara Shen Long dan Gong Li membuat efek yang mengerikan, banyak pemukiman warga dan hutan sekitar sekte hancur lebur. Shen Long yang sudah berada pada tingkatan Pendekar Dewa Naga Abadi Awal mudah untuk mengalahkan bahkan membunuh Gong Li, hanya saja Shen Long ingin bermain-main terlebih dahulu.
.
"Hei Bocah, apakah kemampuanmu tak sebesar mulutmu" ucap Gong Li.
"Aku hanya meregangkan otot-ototku Pak Tua" ucap Shen Long mengejek.
"Sudah cukup bermain-mainya, Mati kau keparat" ucap Gong Li yang menyerang badan Shen Long menggunakan kapak Pusakanya, tetapi Shen Long hanya menghindar dan tidak terlalu gegabah untuk menyerang Gong Li.
Gong Li terus saja menyerang Shen Long tanpa henti.
"Kapak Pembelah Gunung!!!!" teriak Gong Li menyalurkan Tenaga Dalamnya ke Kapak Pusakanya dan mengarahkannya ke arah Shen Long.
buusssss........ Shen Long hanya menampar serangan Tenaga Dalam Gong Li.
"Haisss.... kau terlalu serius pak Tua, hingga lupa azalmu semakin dekat " ejek Shen Long kembali memprovokasi.
"Kau..." geram Gong Li.
"Baik lh aku juga akan sedikit serius" ucap Shen Long yang mengibaskan tangannya dan mengeluarkan sebuah pedang berwana hitam dari cincin ruang tanpa batas. Aura yang dikeluarkan dari pedang tersebut sangat mengerikan, bahkan Gong Li harus bertahan menggunakan Tenaga Dalamnya untuk berdiri Kokok. Shen Long terbang ke atas Langit dan membuat Gong Li terkejut, karena hanya Pendekar tingkatan Pendekar Dewa Yanga bisa melayang diatas udara.
'Apaa???? praktiknya berada pada tingkatan Pendekar Dewa????Sungguh monstres yang menakutkan' batin Gong Li.
"Pak Tua ucapkan kata kata terakhirmu" ucap Shen Long dingin. Tetapi Gong Li hanya diam mendengar ucapan Shen Long.
Shen Long mengarahkan pedangnya ke arah Gong Li dan menebaskan pedangnya lurus kepada Gong Li yang cukup jauh. tetapi sebuah aura yang sangat cepat membentuk seperti tebasan pedang mengarah ke Gong Li. Gong Li hanya terkesima dan tidak sempat bergerak menghindar.
crassssss...... seketika tempat pertarungan Shen Long dan Gong Li sunyi.
duaaarrrrr........ Area pemukiman dibelakang gong Li meledak dan hancur berkeping keping.
Tetapi Gong Li tetap diam kaku seperti patung.
"Selesai" ucap Shen Long.
Terlihat kepala Gong Li mempunyai sebuah garis yang membelah badan dan kepalanya menjadi dua bagian, betul saja Gong Li terjatuh dan terbelah menjadi dua bagian.
"Haisssss... Rupanya Aku terlalu bersemangat" ucap Shen Long yang memperhatikan tubuh Gong Li dan area Pertarungan. Shen Long turun dari langit dan berjalan ke arah kerumunan tempat pengungsian penduduk yang rumahnya hancur akibat pertarungannya.
.
Shen Long melihat seorang penduduk dan mendatanginya.
"Ampuni kami Tuan, jangan bunuh kami" ucap Penduduk tersebut ketakutan.
"Tenang saja paman, aku Hanya ingin bertanggung jawab atas kerugian kalian" ucap Shen Long ramah.
Shen Long melambaikan tangannya dan muncul setumpuk koin emas yang sangat banyak.
__ADS_1
"Terimalah ucapan maaf ku Paman" ucap Shen Long. Seluruh Penduduk yang bersembunyi karena kedatangan Shen Long tiba tiba keluar dan bersujud ke arah Shen Long.
"Terimakasih Tuan Pendekar, Terimakasih" ucap penduduk tersebut.
"Sudah sudah paman dan bibi, Aku hanya bertanggung jawab atas perbuatanku" ucap Shen Long yang menggendong seorang anak kecil yang berusia 4 tahun. Seluruh Penduduk mengantri mengambil bagian ganti rugi dan kembali ke arah tempat pengungsian. Shen Long tersenyum atas tindakan pertanggung jawabannya.
.
Beberapa saat kemudian Shen Long kembali ke arah Penginapannya dan berpamitan kepada kasir serta membayar tagihannya.
"Sepertinya aku melupakan sesuatu" ucap Shen Long yang memikirkan sesuatu yang janggal
Di Markas Sekte Kapak Setan
"Sialan Bocah kampret, kenapa dia bisa melupakanku" ucap Naga Hitam yang kesal kepada Shen Long.
........
Penginapan
Shen Long masih terduduk di depan kasir Penginapan dan memikirkan sesuatu yang dia lupakan.
"Tuan apakah Tuan sedang memikirkan sesuatu?" ucap Pelayan yang pernah menggoda Shen Long yang tampak terkejut melihat perubahan pada Shen Long, bagaimana tidak Shen Long sewaktu datang ke penginapan dengan wajah yang tertutupi rambut yang menjuntai panjang, tetapi kin Shen Long mengikat rambutnya dan menambah ketampanannya.
"Tidak nyonya, Aku hanya kesepian" ucap Shen Long menggoda yang membuat pelayan tersebut malu. Shen Long mengibaskan tangannya dan mengeluarkan sekantong keping koin Emas.
"Mati Aku..." ucap Shen Long menepuk jidatnya dan langsung terbang menuju markas Sekte Kapak Setan.
.
.......
Markas Sekte Kapak Setan
"Bocah bodoh kenapa kau sampai melupakanku?" ucap Naga Hitam yang kesal.
"Maaf Senior, Aku terlalu Fokus diwaktu bertarung" ucap Shen Long cengengesan.
"Alasan" balas Naga Hitam.
..........
Di sebuah hutan terlihat sebuah kereta kuda yang ditunggangi Putri Kaisar, Fang Lian sedang melaju.
"Mengapa aku terus memikirkan pemuda tersebut" Batin Fang Lian yang sedang memainkan ikat rambut yang diberikan Shen Long. Fang Lian diam diam sedang memendam perasaan terhadap Shen Long, tetapi Fang Lian tidak tahu bahwa Shen Long adalah tunangannya di masa depan.
.
Terlihat Panglima Bao Yu mengamati gelagat aneh dari sang Putri.
__ADS_1
"Ada apa Putri, Kenapa pikiranmu sedang kacau?" tanya Bao Yu memberanikan diri.
"Tidak Paman, Aku baik baik saja" balas Fang Lian berbohong.
"Apakah Tuan Putri sedang memikirkan Pemuda yang memberikan ikat rambut itu" tebak Panglima sambil tersenyum.
"Ahhh.... Paman, jangan membuatku malu" ucap Fang Lian yang menutup wajahnya yang memerah.
"Hahahahahahaha, rupanya Tuan Putri sudah besar" ucap Bao Yu tertawa.
............
ditempat Shen Long
.
"Huuuaacimmm.. Sepertinya pelayan pelayan penginapan tersebut sedang membicarakan ketampanan ku" ucap Shen Long percaya diri.
"Hei bocah, Kau masih kecil. sudah berani bermain dengan asmara" ucap Naga Hitam melalu pikiran Shen Long yang sudah kembali menjadi tato dibagian lengan kanan Shen Long.
"Hahahahaha, Senior Jangan terlalu serius, aku hanya bercanda " balas Shen Long.
"Kau mengingatkanku kepada Dewa Raja Naga Hitam, yang Mempunya otak mesum sepertimu" ucap Naga Hitam bernostalgia.
Duaaarrr.... Sebuah Petir menyambar di Langit.
"HHHMMMMMM...." sebuah batuk yang terdengar dari atas Langit.
"Ampun Dewa, Maafkan Aku" ucap Naga Hitam ketakutan.
"Hahahahahahahhahahaha" Shen Long yang mentertawakan Naga Hitam.
'Kau lihat bocah, akan kubalas kau nanti' batin Naga hitam.
.
Shen Long bergegas berjalan ke arah Kekaisaran Shi, walaupun Shen Long bisa terbang dengan cepat atau menunggai Naga Hitam keKaisaran Shi, Shen Long tidak diizinkan Gurunya untuk melakukan hal tersebut, Agar Shen Long dapat melihat Dunia dengan Langsung.
'Aku penasaran dengan Gadis yang kutemui di toko perhiasan tersebut' batin Shen Long yang tiba tiba teringat Fang Lian.
'Semoga aku dapat bertemu lagi dengannya' batin Shen Long dan menatap ke arah Langit, seperti sedang berdoa.
.
Terimakasih atas dukungan pembaca 🙏🙏🙏
Jangan lupa terus like setiap Capter ya, Tunggu update setiap hari
Thank you.
__ADS_1