
Di Klan Naga
Dewa Perang yang telah terbangun dan menatap haru istrinya yang terus bersedih.
"Istriku tenanglah, Long'er baik baik saja" ucap Dewa Perang tersenyum.
"Ha??" ucap istri Dewa Perang terkejut.
"Betul, Long'er baik baik saja, Long'er belum meninggal, Jika kau tidak percaya, Bukalah petinya" ucap Dewa Perang.
Istri Dewa Perang akhirnya berdiri dan membuka peti Shen Long, istri Dewa Perang terkejut melihat lengan kanan Shen Long yang hancur semakin lama semakin membaik dan mulai tumbuh.
.
"Apa yang terjadi dengan Long'er?" tanya istri Dewa Perang.
"Sebenarnya roh Shen Long, dibawa oleh sosok misterius. Tetapi aku yakin sosok tersebut mempunyai niatan baik, dan satu lagi Long'er sedang dilatih" ucap Dewa Perang menjelaskan dan menutupi tentang petinggi Langit.
"Benarkah???" tanya istri Dewa Perang bahagia, Dewa Perang hanya mengangguk dan tersenyum. Sebuah kebahagiaan yang dirasakan oleh Dewa Perang dan istrinya.
.
"Long'er, Sebentar lagi jalan panjang mu akan dimulai" ucap Dewa Perang pelan sambil tersenyum menatap peti Shen Long.
......
Di kekaisaran Shi
Terlihat di jalanan menuju Istana Kekaisaran dua gadis muda dan beberapa rombongan kereta kudanya sedang berjalan ke arah gerbang Istana, tetapi keadaan kota begitu sepi dan setiap rumah penduduk di kibarkan sebuah bendera putih untuk menandakan sedang berduka dan anehnya lagi bendera putih tersebut mempunya sebuah corak Naga, mereka tidak terlalu memperdulikan keadaan tersebut ketika sampai di kota Fang hanya saja di Benteng Kekaisaran juga terdapat bendera yang sama bahkan lebih besar. Karena mereka mempunyai tujuan untuk bertemu sang kaisar Shi, mereka melanjutkan perjalanan dan berhenti di depan gerbang Istana dan meminta izin untuk memasuki istana kepada Pengawal Gerbang Istana Kekaisaran.
"Tuan, Izinkan kami menemui Kaisar Shi" ucap salah satu gadis dengan sopan, yang tak lain adalah Qing Yuan yang turun dari kereta kudanya.
"Maaf Nona, Jika boleh tahu siapa kedua nona ini?" tanya pengawal tersebut ramah.
"Perkenalkan nama saya Qing Yuan dan ini adik saya Qing Xin, sayang adalah putri dari walikota Yin" ucap Qing Yuan dengan ramah.
"Maaf jika tidak sopan nona, saya akan terlebih dahulu melaporkan kedatangan kedua nona besar, karena Keluarga Kekaisaran sedang berduka" ucap pengawal tersebut.
"Silahkan tuan, kami akan menunggu" ucap Qing Yuan.
Pengawal tersebut berlari kedalam istana dan menemui Panglima Bao Yu dan melaporkan kedatangan Qing Yuan dan Qing Xin.
.
"Biarkan mereka masuk" ucap Bao Yu.
__ADS_1
"Baik Panglima" balas pengawal tersebut.
Akhirnya Qing Yuan dan Qing Xin beserta pengawalnya dalam perjalanan diizinkan untuk menemui sang kaisar Shi.
.
Mereka berjalan ke arah tempat kaisar Shi berada yang diantar langsung oleh panglima Bao Yu.
"Lapor Yang Mulia, Putri dari walikota Yin, dari kota netral menghadap" ucap Bao Yu memberi hormat, dan diikuti oleh Qing Yuan dan Qing Xin.
"Silahkan duduk nona, dan terimakasih telah mengantarkan kedua nona ini Panglima" ucap Shi Fang ramah.
.
"Ada apa gerangan, hingga kedua Putri walikota Yin datang jauh jauh ke ibukota kekaisaran?" tanya Shi Fang sambil tersenyum.
"Sebenarnya kami ingin bertemu seseorang yang bernama tuan muda Shen Long" ucap Qing Yuan tersenyum.
Mendengar nama Shen Long,raut wajah Shi Fang tiba tiba berubah sedih, dan membuat kedua tamunya terheran.
"Ada apa Yang Mulia?" tanya Qing Xin.
"Sebenarnya orang yang kalian cari adalah Tunangan dari cucuku dan akan menjadi penerus Kekaisaran Shi ini, tetapi 3 hari yang lalu Long'er ditugaskan oleh ketiga Gurunya yang dikenal sebagai Legenda Dunia Persilatan untuk berperang di kerajaan Shi" ucap Shen Long bersedih.
"Haa???Tiga Legenda Dunia Persilatan Guru Tuan Muda Shen Long?? Sungguh hebat" puji Qing Xin yang tidak bisa menutupi keterkejutannya.
.
Mendengar ucapan kaisar Shi Qing Yuan langsung menangis dan bersujud didepan kaisar Shi karena pahlawannya telah tewas. Sebuah kesedihan mendalam bagi semua orang yang ditinggalkan Shen Long.
Qing Xin berusaha untuk menenangkan kakaknya Tersebut dan Kaisar Shi mengetahui bahwa Qing Yuan mempunya hubungan yang baik dengan Shen Long, memerintahkan pelayan istana untuk mengantarkan kedua Putri walikota Yin ke kamar yang disediakan kepada tamu kaisar.
......
Di kamar Fang Lian
Disisi lain Fang Lian yang telah mendengar kabar kematian Shen Long terus menerus menangis dan menolak untuk makan.
"Putri makanlah sedikit" bujuk Shen Diyu.
"Tidak bibi Guru, sebelum melihat jasad Kakak Shen aku tidak akan percaya dia telah tiada" ucap Fang Lian menangis.
"Itu tidak mungkin Putri, Tubuh Long'er telah dibawa oleh Guru Dewanya dan Disemayamkan di tempat khusus bagi para Naga" ucap Shen menjelaskan.
.
__ADS_1
Mendengar ucapan Shen Diyu tiba tiba Naga Putih dan Naga Hitam muncul dihadapan mereka dengan wujud manusia.
"Aku akan membawamu ke tempat Klan kami Putri" ucap Naga Putih menghibur Fang Lian.
"Tidak mungkin, Manusia biasa tidak mungkin bisa memasuki tempat itu, Hanya kita bangsa Naga dan Ketiga Guru Long'er yang bisa memasuki tempat itu" ucap Naga Hitam menolak.
"Bagaimana jika Dewa Perang yang membawa kita kesana" ucap Naga Putih. Naga hitam hanya menggelengkan kepalanya karena tahu Dewa Perang pasti menolak.
"Baiklah Tapi jika Dewa Perang menolak, kita harus kembali. Aku tidak mau membuat Dewa Perang murka" ucap Naga Hitam. Mereka akhirnya memutuskan untuk membawa Fang Lian untuk melihat jenazah Shen Long.
.
Mendengar perkataan dari Naga Putih dan Naga Hitam, Shui Long dan Fang An yang dari tadi berdiri di depan pintu kamar Fang Lian masuk kedalam.
"Apakah kami Boleh ikut?" tanya Shui Long.
Naga hitam hanya menatap istrinya.
"Kalian pasti diizinkan untuk ikut karena kalian adalah Orang yang selalu membimbing tuan Muda Shen Long" ucap Naga Putih.
.
Tetapi sebuah aura aneh yang dirasakan oleh semua orang.
"Phoenix.." ucap Shui Long dan Fang An bersamaan.
"Apa Guru dan Kakak Fang akan pergi tanpa mengajakku" ucap Bing Haocun yang tiba tiba muncul dengan aura Phoenixnya yang bocor.
"Hahaha kau juga ikut Con'er" ucap Shui Long memaksa tawanya agar Bing Haocun tenang.
"Janji ya kakek" ucao Bing Haocun dengan gemas.
"Janji" balas Shen Diyu dan menggendong Bing Haocun.
.
'Haiss....Untung saja Con'er tidak mengamuk, jika sampai mengamuk habis sudah.' batin Fang An bergidik ngeri.
Akhirnya mereka akan berangkat ke Klan Naga bersama sama dan akan meminta izin kepada Shi Fang.
.......
2 capter dulu ya kakak
jangan lupa terus dukung novelnya ya
__ADS_1
Thank you 🙏🙏