The Black Dragon

The Black Dragon
"Pesona Shen Long"


__ADS_3

"Aku..." Jawab seorang Pemuda bertopeng.


Semua mata menoleh ke arah Shen Long.


Mata Qing Yuan menatap Shen Long dengan haru dan penuh pasrah.


Shen Long membantu Qing Yuan berdiri dan menutup bagian punggung Qing Yuan yang telah terbuka menggunakan kain hitam.


.


Pelanggan yang ada di dalam Restoran tersebut berhamburan keluar, karena takut akan dampak pertarungan yang akan terjadi.


""Kau sungguh bodoh anak muda, berani mencari urusan dengan kelompokku" ucap Ming Yu yang memegang wajahnya.


"Manusia seperti kalian pantas untuk dibunuh" ucap Shen Long menatap tajam Ming Yu.


Tatapan yang di arahkan Shen Long membuat bulu kuduk Ming Yu berdiri. Tetapi rasa takutnya di lupakan begitu saja dari pada harus meminta maaf di depan banyak orang.


.


Ming Yu mengeluarkan pedang kembar untuk menyerang Shen Long.


"Hari ini akan kubunuh kau" ucap Ming Yu.


Shen Long hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Ming Yu.


Ming Yu lantas menyerang Shen Long dengan gerakan yang acak tetapi terlatih. Shen Long hanya menghindar sabetan pedang Ming Yu.


"Haisss... Sungguh sombong" ucap Shen Long sinis.


Shen Long meraih sebuah sumpit yang berada di sebuah meja kosong.


Jleeebbbb...... Shen Long meluncurkan sumpit tersebut tepat di punggung kaki Ming Yu hingga tembus.


"Aaaaaaaaahhhhh" teriak Ming yu kesakitan.


Anak buah Ming Yu tidak tinggal diam dan membantu menyerang Shen Long.


Shen Long hanya melesatkan sumpit sumpit yang diraihnya. Satu persatu anak buah Ming Yu terkena lesatan sumpit Shen Long.


.


Dilain sisi Dewa Perang hanya menonton sambil meminum araknya.


"Jangan gusar nona, adikku tidak akan terluka" ucap Dewa Perang memerhatikan Qing Xin ketakutan.


.


Shen Long tidak henti membidik dan melesatkan sumpit sumpit ke arah kaki kaki anak buah Ming Yu. Satu persatu anak buah Ming Yu terjatuh karena luka dibagian kaki mereka.


.


"Haisss... Sungguh malang nasib kalian" ucap Shen Long dingin.


Shen Long mengeluarkan beberapa jarum beracun dan mengarahkannya ke kepala Ming Yu beserta anak buahnya.


Jlebb.... Semua jarum mendarat di jidat Ming Yu dan anak buahnya.


Sontak mereka terdiam karena efek dari jarum beracun tersebut.


.


"Lepaskan aku *******" teriak Ming Yu.


"Maaf Senior, aku tidak bisa membiarkan kalian hidup" ucap Shen Long sambil tersenyum.


Shen Long berjalan ke arah salah satu anak buah Ming Yu dan mengambil pedang yang mereka gunakan.

__ADS_1


.


"Senior, tolong jelaskan bagaimana sakitnya?" Ucap Shen Long mengejek.


Shen mematahkan kaki dan tangan pemburu yang didatanginya.


""Ampuuuuun" teriak anak buah Ming Yu yang meronta kesakitan.


Shen Long memegang kepala pemburu tersebut dan menggorok leher pemburu tersebut dengan pelan pelan hingga kepala mereka terlepas.


Semua orang menatap ngeri melihat perlakuan Shen Long.


.


"Hahahahahah, aku suka gayamu adik" teriak Dewa Perang kegirangan.


Qing Xin yang menatap aneh Dewa Perang karena ucapan Dewa perang.


.


Shen Long kembali ke arah perampok lainnya dan melakukan aksinya Seperti sebelumnya.


Teriakan histeris satu persatu perampok menggema di seluruh kota Yin yang membuat para penduduk mendatangi Restoran tersebut.


..........


Di kantor Walikota Yin


Terlihat seorang prajurit kota berlari ke arah sebuah ruangan dengan tergesa-gesa.


"Lapor Tuan, telah terjadi pembantaian di restoran yang sering dikunjungi nona Qing" ucap prajurit tersebut kepada seorang pria separuh baya.


"Apaa?" Pria paruh baya tersebut lantas kaget mendengar laporan prajuritnya.


"Kumpulkan prajurit dan periksa restoran itu, kedua anakku sedang berada disana" perinta pria paruh baya tersebut yang tak lain adalah walikota Yin.


Kini hanya tinggal Ming Yu yang belum dieksekusi oleh Shen Long. Shen Long menatap Ming Yu dengan tatapan membunuh.


"Ampuun Tuan, hamba mempunyai mata tapi tidak dapat melihat kebesaran tuan" ucap Ming Yu ketakutan.


"Tenang saja paman, tidak sakit kok" ucap Shen Long sambil membersihkan pedang yang digunakannya.


.


"Adik berikan dia sebuah hadiah yang pantas untuk pria yang melecehkan seorang gadis" ucap Dewa perang kepada Shen Long.


"Baik kakak" jawab Shen Long tersenyum ngeri.


.


Shen Long mengeluarkan sebuah pisau kecil dari cincin penyimpanannya.


"Paman bagaimana cara menguliti hewan buruan?" Ucap Shen Long.


Mendengar ucapan Shen Long, Ming Yu terkejut dan Ketakutan, walaupun Ming Yu tidak bisa bergerak karena jarum beracun masih menempel di dahinya, Ming Yu masih bisa terlihat gemetaran.


.


"Nona apakah aku terlalu kejam?" Tanya Shen Long kepada Qing Yuan.


"Tidak Tuan, kau melakukan hal yang benar" ucap Qing Yuan yang marah kepada Ming Yu. Shen Long kembali menatap Ming Yu dan pelan pelan Shen Long menguliti bagian tangan Ming Yu.


"Aaaaaaaaaaaaaa" teriak Ming Yu kesakitan.


.


Setelah menguliti kulit tangan Ming Yu, Shen Long lantas menebas tangannya. Teriakan Ming Yu terus terdengar dan tidak berhenti.

__ADS_1


"Bunuh akuu, tolong bunuh aku" pinta Ming Yu berpasrah.


Shen Long kembali memegang kepala Ming Yu dan menebas kepalanya hingga darah keluar dengan deras.


.


Shen Long menatap ke arah semua orang yang melihat tindakannya.


"Tenang Tuan tuan, saya hanya akan membantai orang orang yang melakukan kejahatan" ucap Shen Long.


"Paman tolong bersihkan mayat Pemburu ini, dan ini bayaranmu" ucap Shen Long sambil menyodorkan bungkusan yang berisi ratusan koin emas.


.


"Adikk, aku suka cara kerjamu" ucap Dewa Perang.


Shen Long berjalan ke arah Qing Yuan.


"Nona, anda baik baik saja" ucap Shen Long lembut.


"Aku baik baik saja Tuan, jika boleh tahu, siapa nama Tuan" ucap Qing Yuan.


"Shen Long, panggil aku Shen Long" ucap Shen Long melemparkan senyuman kepada Qing Yuan.


"Tuan jika boleh, biarkan saya melihat wajah pemuda yang menyelamatkan saya" pinta Qing Yuan malu malu.


Shen Long membuka topeng hitamnya dan terlihat wajah yang tampan dengan pesona rambut hitam keperak perakan ditambah lagi tato Naga Hitam yang ada di bagian lengan kanannya yang telah terbuka.


Qing Yuan diam mematung karena melihat pesona Shen Long.


"Nona, nona , anda baik baik saja?" Tanya Shen Long cemas.


"ahh iya, aku baik baik saja Tuan" ucap Qing Yuan.


.


Dewa Perang lantas mengajak Shen Long pergi dari kota tersebut karena sudah waktunya untuk kembali ke Klan Naga.


"Semoga kita bertemu lagi nona" ucap Shen Long sambil kembali memakai topengnya.


Shen Long dan Dewa Perang tiba-tiba menghilang dari semua pandangan orang.


.


'Sungguh Pendekar yang sangat tampan' batin Qing Yuan.


"Hmmm hmmm" batuk Qing Xin menghancurkan khayalan dari Qing Yuan.


"issss kau mengagetkanku saja" ucap Qing Yuan yang tampak wajahnya merah merona.


"Ada yang lagi jatuh cinta nih hahah" ejek Qing Xin. Qing Yuan hanya diam karena malu atas ucapan Qing Xin


Tak lama setelah Shen Long pergi walikota Yin datang.


"Xin'er Yuan'er kalian baik baik saja?" Tanya walikota Yin cemas.


"Kami baik baik saja ayah" ucap Qing Yuan.


Walikota Yin adalah ayah dari Qing Xin dan Qing Yuan. Qing Xin lantas menceritakan semua detail kejadian dan mengatakan mereka diselamatkan oleh seorang Pendekar bertopeng Hitam.


.....


"Adik, bagaimana dengan wanita itu" ucap Dewa Perang menggoda Shen Long.


"ahhh kakak, aku sudah mempunyai tunangan" ujar Shen Long sambil tertawa.


"Hahahahah, seorang pendekar lazim mempunyai banyak istri" ucap Dewa Perang.

__ADS_1


"Hahahahah, biarkan Dewa jodoh mengaturkannya" ucap Shen Long sambil menatap langit.


__ADS_2