
Tampak Shen Long berdiri di sebuah Hutan yang cukup mengerikan, sekeliling pinggiran Hutan terdapat kabut kabut racun yang sangat pekat berwarna hijau.
"Seingatku Dewa Obat pernah mengatakan, jika kabut berwarna hijau bukan kabut racun biasa tapi kabut racun segel" ucap Shen Long.
"Kau benar bocah, Hutan ini telah disegel jutaan tahun lamanya" balas Naga Hitam yang muncul Sebagai sosok manusia.
"Maksudmu Senior, apa kau mengetahui Tentang Hutan ini?" tanya Shen Long penasaran.
"Jawaban dari pertanyaan mu ada di dalam Hutan tersebut" ucap Naga Hitam menatap Hutan tersebut seperti bernostalgia.
Shen Long semakin dibuat penasaran dengan setiap perkataan dari Naga Hitam.
.
Shen Long berpikir sejenak untuk bisa menembus kabut yang mengelilingi Hutan tersebut.
'Tubuhku memang tahan racun tetapi, Jika terkena kabut racun sekuat kabut segel ini, sampai kapan aku bisa bertahan di dalam' pikir Shen Long.
"Bocah lihatlah, Bagaimana mungkin pohon itu bisa tumbuh didalam kabut tersebut" ucap Naga Hitam menunjuk pohon terdekat.
"jangan jangan" Shen Long lantas bergerak dengan cepat ke arah pohon tersebut.
Crasssss..... tak butuh waktu lama Shen Long kembali dengan kecepatan tinggi.
"Huffffttt sungguh mengerikan kabut tersebut senior, bahkan Tenaga Dalam ku terkuras dengan cepat" ucap Shen Long yang dengan nafas yang memburu. Untungnya Shen Long mendapat sepucuk daun Pohon tersebut.
.
Shen Long langsung menguji daun tersebut dengan cara menghaluskannya dan membuat serbuk. Naga Hitam menatap Shen Long penasaran karena, dia tidak tahu apa yang akan dilakukan Shen Long.
'Apa yang dilakukan bocah ini?' batin Naga Hitam penasaran.
"Selesai" ucap Shen Long menunjukkan racikan obatnya.
"Taburkan serbuk ini di bagian Panca Indra Senior" ucap Shen Long memberikan serbuk tersebut.
Shen Long langsung menaburkan serbuk-serbuk tersebut ke daerah mata, telinga dan bagian Panca Indra lainnya.
.
Setelah Shen Long selesai menaburkan serbuk-serbuk yang diraciknya Shen Long berjalan pelan ke arah Hutan yang diselimuti oleh kabut beracun tersebut.
Ketika Shen Long memasuki Kabut tersebut, terlihat Shen Long telah kebal terhadap kabut beracun. Racikan yang dibuat Shen Long adalah racikan daun yang dibuat untuk membiaskan bagian Panca Indra Shen Long dengan efek racun tersebut.
.
Shen Long berjalan cukup jauh ke dalam Hutan tersebut. Naga Hitam hanya mengikuti arah jalan Shen Long tanpa berbicara .
'Mengapa dari tadi Senior, Seperti memendam sesuatu' pikir Shen Long.
"Kau akan mengetahuinya sebentar lagi bocah" ucap Naga Hitam menjawab pertanyaan Shen Long. Shen Long lupa jika Naga Hitam bisa membaca pikirannya.
__ADS_1
"Maaf Senior" ucap Shen Long sambil cengengesan.
.
Tak terasa Shen Long dan Naga Hitam telah berjalan selama 2 jam lamanya.
"Senior, Sebaiknya kita beristirahat Senior" ucap Shen Long.
"Jangan disini, Kau tidak tahu makhluk apa yang sedang mengintai kita" ucap Naga Hitam.
"Makhluk??, bagaimana mungkin ada hewan yang bisa hidup di hutan seperti ini" ucap Shen Long.
"Kau akan mengetahuinya bocah" balas Naga Hitam.
"Senior kau sangat mirip seperti ABG yang menyembunyikan rahasia, sikit sikit kau akan mengetahuinya bocah" ucap Shen Long sambil menirukan suara Naga Hitam.
"bukkk....." kepala Shen Long dipukul oleh Naga Hitam.
"Jangan bercanda bodoh" ucap Naga Hitam marah.
.
Akhirnya Shen Long dan Naga Hitam menemukan sebuah Gua yang cukup aneh, Gua tersebut seperti mulut ular yang terbuka dan memiliki taring di samping kanan dan kiri.
"Senior" ucap Shen Long serius.
"Masuklah" ucap Naga Hitam dingin.
.
Gua tersebut sangat gelap Bahkan Shen Long tidak dapat melihat setitik cahaya pun, Shen Long berjalan berhati hati dan prakkkk... Shen Long menginjak sebuah ranting yang dan buusss bussssss bussss bussss busss....
satu persatu obor yang ada di dinding Gua menyala dan menunjukkan bagian dalam Gua. Shen Long terkejut melihat bagian dalam Gua yang sangat besar berbeda dengan Pintu masuk Gua.
"Tempat apa sebenarnya ini" ucap Shen Long mengeluh.
tiba tiba muncul sebuah Naga bayangan yang cukup besar dan menghadang Shen Long.
"Hei Manusia, Bagaiman bisa kau masuk ke tempat peristirahatan Tuan kami" ucap Naga bayangan tersebut.
"Maaf Senior, hamba hanya tersesat di dalam Gua ini" jawab Shen Long dengan sopan.
"Kau telah memasuki batas Terlarang, maka kau akan mati disini" ucap Naga bayangan mengeluarkan Aura Naga.
Shen Long juga mengeluarkan Aura Dewa.
bentrokan antar Aura terjadi batu yang ada di sekitar mereka pun meledak dan hancur akibat bentrokan aura tersebut.
.
'Siapa pemuda ini?? bukankah dia hanya seorang Manusia?, kenapa bisa memiliki Aura Dewa?' batin Naga bayangan.
__ADS_1
Naga Bayangan menarik Aura tersebut begitu juga Shen Long, Naga bayangan menatap Shen Long dengan tajam penuh teliti.
'Mengapa tingkatan praktiknya tidak bisa kubaca' batin Naga bayangan terkejut.
.
Tak berselang lama Lengan kanan Shen Long bercahaya dan lilitan kain di lengan kanannya juga terlepas. Naga bayangan terkejut melihat sebuah corak Naga Hitam berada pada Shen Long. Naga Hitam keluar dari lengan kanan Shen Long.
"Bagaimana kabarmu Anakku" ucap Naga Hitam.
Mendengar ucapan Naga Hitam, Shen Long terkejut bukan main.
"Apaa??, Sungguh keluarga terpecah belah" ucap Shen Long sambil menatap Naga Hitam.
"Ayah!!" teriak Naga Bayangan merubah bentuk menjadi sosok manusia dan memeluk Naga Hitam.
'Haisss.... Setiap kali berurusan dengan keluarga Naga, Pasti saja ada Drama' batin Shen Long menepuk jidat.
.
Ternyata selama ini Naga Hitam dan Naga Putih mempunyai seorang anak, semula mereka tinggal di daerah khayangan, karena insiden yang melibatkan Dewa Perang, Keluarga Kecil mereka terpisah. Naga Hitam terlempar ke Dunia Manusia karena Berusaha menahan amukan Dewa Perang ,sedangkan Naga Putih juga terlempar ke arah alam Manusia dan diselamatkan oleh seorang sepuh di kekaisaran Shi. Sedangkan Naga Bayangan Mendapat perintah dari Kaisar Langit Untuk menjaga tempat penyegelan Dewa Perang di Alam Manusia. Akan ada Masanya seorang Manusia akan membebaskan Dewa Perang.
.
Setelah melepas rindu antara Ayah dan Anak, Naga Hitam memperkenalkan Shen Long kepada Naga Bayangan.
"Terima Hormat hamba Tuan Muda" ucap Naga bayangan.
Shen Long mengangguk dan tersenyum ramah kepada Naga Bayangan.
"Dimana Yang lain?" ucap Naga Hitam pemasaran.
"Mereka ada di dalam Ayah" ucap Naga bayangan.
'Apa??? masih ada Naga lagi, sungguh mengerikan' batin Shen Long.
.
Shen Long di bawa ke dalam Sebuah ruangan yang cukup besar dan tampak sebuah Gerbang yang menghubungkan dengan ruangan Lain yang dijaga oleh dua sosok prajurit.
"Tuan Muda, disini adalah tempat peristirahatan Dewa Perang, sekaligus tempat Seluruh Klan Naga tinggal" ucap Naga bayangan membuka pintu gerbang, dan terlihat Shen Long terkagum kagum melihat sebuah kota yang sangat mengagumkan,. terlihat banyak Naga yang berterbangan di atas langit langit gua dan hampir tidak ada bedanya dengan kota Manusia.
.
.....
Jangan lupa like terus ya setiap capter
dan jangan lupa share and vote
thank you
__ADS_1