
Terlihat Shen Long mematung berhadapan dengan tubuh Dewa Perang,Shen Long terus menyalurkan sebuah Energi misterius dari tubuhnya dan mengalirkannya ke dalam tubuh Dewa Perang yang masih tersegel. Tampak juga Naga Bayangan terus membantu menyalurkan Tenaga Dalamnya agar Shen Long tetap sadar.
.
"Anakku apa yang kau lakukan?" tanya Naga Hitam.
"Tenang Ayah, Shen Long sedang berusaha membuka segel yang ada di tubuh Dewa Perang" balas Naga bayangan. Naga Hitam terlihat khawatir terhadap Shen Long, karena lama kelamaan hawa kehidupan Shen Long Seperti berkurang.
.
Setelah proses yang cukup lama, Shen Long akhirnya pingsan dan jatuh tak sadarkan diri. Tubuh Dewa Perang juga terlihat tidak lagi pucat seperti sebelumnya. Shen Long terkapar di samping peti Dewa Perang.
"Bocah.." panggil Naga Hitam membangunkan Shen Long.
.
"Tenang saja, Dia akan baik baik saja" ucap sebuah suara yang menggetarkan hati Naga Hitam. Naga Hitam langsung menoleh ke arah Peti dan dapat melihat sesosok Dewa yang sedang berdiri dan menatap dirinya. Tampak wajah Naga Hitam memucat dan Langsung berlutut bersama Naga Bayangan.
"Hormat Hamba Yang Mulia Dewa Perang" ucap Naga Hitam dan Naga bayangan serentak.
"Hahahahaha, kalian Masih mengenalku hahahahah" ucap Dewa Perang konyol.
"Ayo kita keluar dari tempat ini, Aku rindu yang namanya Arak hahahahaha" ucap Dewa Perang tersenyum.
disaat Naga Hitam memapah Shen Long, Dewa Perang tiba tiba menghentikan langkah Naga Hitam.
"Sudah biarkan, Aku yang akan menggendong Bocah ini" ucap Dewa Perang menatap Shen Long dengan haru.
.
Dewa Perang langsung terbang ke arah Langit dan menghancurkan atap lorong Gua.
"Aku hampir saja menghancurkan Alam ini" ucap Dewa perang yang langsung menekan Praktik kultivitasnya. Seorang Dewa yang yang mempunyai praktik kultivitas di atas Pendekar Dewa Naga Suci dapat menghancurkan Alam manusia jika tidak menekan Praktik kultivitasnya.
.
Dewa Perang mendarat di sebuah alun alun di tengah keramaian Klan Naga dan mendaratkan Shen Long dengan hati-hati.
"Haiii.... Apa kabar?" ucap Dewa Perang dengan Kekanak-kanakan.
Semua orang melongo melihat kelakuan Dewa Perang yang sangat berbeda dengan Sifatnya di Medan Perang.
Semua orang akhirnya tersadar siapa yang mereka lihat, dan semua Klan Naga langsung berlutut dihadapan Dewa Perang sebagai tanda hormat.
"Heiii kalian jangan berlutut, kalian itu temanku, jangan berlutut di depanku" ucap Dewa Perang dengan ramah.
Sungguh kepribadian yang sangat dicintai oleh semua penduduk khayangan karena sifat Dewa perang, tetapi jika didalam sebuah perang, Dewa Perang akan bersifat seperti pembunuh berdarah dingin.
.
Naga Hitam dan Naga bayangan akhirnya dapat menyusul Dewa perang.
"Ahhh... jangan terlalu bersemangat Yang Mulia." ucap Naga Hitam.
__ADS_1
"Hahahahaha maaf Hitam, aku lupa jika kau sudah tua hahahah" ucap Dewa Perang mengejek Naga Hitam.
Naga Hitam hanya menatap sinis Dewa Perang.
'Haisss.. Dia lupa diri, Dia lebih Tua dari padaku' batin Naga Hitam.
.
"Kau jagalah Sebentar anak ini, Aku akan kembali secepatnya, aku harus menyapa seluruh teman temanku" ucap Naga Hitam dengan cepat menghilang.
.........
Di Khayangan
Tampak Kaisar Langit yang tersenyum dan menatap Pintu masuk Aula Istana Langit.
"Dia akan datang Yang Mulia" ucap Dewa Raja Naga Hitam.
tiba tiba dari atas langit langit istana terjadi sebuah Gemuruh, tanda tanda atap Istana langit akan hancur.
"Haissss... Dia tidak pernah berubah" ucap Dewa Obat.
boommm.... Dewa Perang mendarat dengan keras didepan semua orang dan menghancurkan atap Istana langit.
"Hai.. Kakak, Bagaimana Kabarmu??, Hai Dewa Naga Jelek?? Bagaimana kabarmu Tukang Obat?" ucap Dewa Perang menyapa semua orang di Istana dengan julukan buruk.
"Kau tidak berubah setelah jutaan tahun Zheng'er" ucap Kaisar Langit memanggil Dewa Perang dengan nama aslinya.
.
"Hahahahahah, aku hanya bercanda kakak, Aku sudah belajar mengiklaskan selama jutaan tahun" ucap Dewa Perang sambil menarik auranya. Bersamaan dengan ditariknya Aura Dewa Perang, semua orang terlihat berkeringat karena mengingat kejadian Jutaan tahun yang lalu.
"Zheng'er, Aku memberi tugas kepadamu" ucap Kaisar Langit.
"Aku sudah tahu tugasnya, Aku akan membimbingnya" ucap Dewa Perang menatap Dewa Raja Naga Hitam.
"Dan kau Dewa Er Lang, Bisa kau pinjamkan Kitab Teknik tombakmu" ucap Dewa Perang. Dewa Er Lang menatap kaisar Langit dan dibalas anggukan kepala dari Kaisar Langit.
"Bimbinglah anak itu, Jadikan dia Sebagai Dewa Perang Selanjutnya" ucap Dewa Er Lang sambil menyodorkan Kitab Pusakanya.
Dewa Perang hanya menggangguk atas ucapan Dewa Er Lang.
"Kakak, Aku akan memberikan sebuah sinyal kepada pasukanku yang telah kusebar di Alam manusia dan aku akan sedikit memberikan peringatan kepada Dewa wajah buruk itu" ucap Dewa Perang kembali menghilang.
Dewa Perang mendarat di sebuah Gunung yang ada di Puncak Khayangan.
"Teman teman, Saatnya berpesta" teriak Dewa Perang dan mengalirkan Tenaga Dalamnya ke Sumber suaranya.
Tak lupa Dewa Perang mengirimkan Aura intimidasi ke Penjara Neraka.
.......
Di Neraka
__ADS_1
"Brengsek, sejak kapan dia terbebas" ucap seorang Dewa yang terkurung di sebuah sel dan diikat dengan rantai besar dan kuat yang merasakan Aura Intimidasi dari Dewa Perang. Dia adalah Dewa Iblis.
"Tunggu Aku, akan Kuhancurkan Dunia ini" teriak Dewa Iblis meronta ronta.
.......
Benua Hitam keKaisaran Shi.
Fang An yang sedang mengajarkan Ilmu pengobatan kepada Fang Lian terkejut merasakan sebuah Aura yang sangat kuat tetapi Fang An tidak mengetahui asal dari Aura tersebut.
Naga Putih yang merasakan Aura Dewa Perang terkejut dan muncul di samping Fang Lian.
"Putri."panggil Naga Putih.
"Kau menyadari aura ini?" tanya Fang An.
"Ini adalah Aura dari seorang Dewa terkuat" ucap Naga Putih. Fang An terkejut atas pernyataan Naga Putih.
"Siapa dia?" tanya Fang An penasaran.
"Aku tidak mempunyai hak untuk membicarakan identitasnya tetapi, Dia akan menjadi pembimbing Tuan Muda" ucap Naga Putih menjelaskan.
Fang An tidak melanjutkan pembicaraan dan berpikir keras tentang Kemunculan Dewa terkuat tersebut.
'Siapa dia? bahkan Naga Putih tidak berani menyebutkan identitasnya' batin Fang An.
..........
Dewa Perang akhirnya kembali ke tempat Penyegelannya.
Dan muncul di tengah tengah kerumunan.
.
"Aku kembali" ucap Dewa Perang yang mengejutkan semua orang karena hawa keberadaannya tidak dapat dirasakan Naga Hitam dan Naga bayangan. Dewa Perang berjalan ke arah Shen Long yang sedang tertidur di sebuah Kasur, Dewa Perang berhenti disebuah cermin Besar yang menunjukkan sosoknya.
"Hitam... Siapa Pria Tua jelek yang disana" ucap Dewa Perang menunjuk Bayangan dirinya di cermin.
"Haaaaa??? itu kau Dewa" ucap Naga Hitam yang kesal.
"Hahahahaha, rupanya aku sudah Tua" ucap Dewa Perang tertawa.
"Sebaiknya aku memakai wujud Asliku saja" ucap Dewa perang yang melompat dan berubah menjadi seorang Pemuda yang sangat gagah dan tampan. Dengan rambut yang panjang dan pakaian Emas bercorak Harimau merah.
"Ini lebih Baik" ucap Dewa Perang sambil merapikan pakaiannya.
.
Sebenarnya sosok Dewa perang adalah Pemuda yang tampan dan Gagah sama seperti sosok yang sekarang ini.
Hanya saja Dewa Perang mengubah sosoknya sebelum disegel agar, orang yang menemukan Petinya akan tertipu dengan wajah tipuannya.
.........
__ADS_1