
Shen Long yang menangis tanpa henti membuat Xiao Ling tersenyum. Shen Long bercerita tentang semua penyiksaan yang dia dapatkan kepada ayahnya, Shen Long terus bercerita hingga Shen Long kelelahan bercerita.
"Hahaha, sudang Long'er, kau anak yang kuat" ucap Xiao Ling menenangkan Shen Long.
"Tidak Ayah, hanya untuk mengalahkan seorang saja aku hampir tewas" ucap Shen Long bersedih.
"Hahahaha, Mentalmu belum terlalu kuat Long'er, kau masih muda anakku, jalanmu masih panjang, jangan terlalu bersedih" ucap Xiao Ling.
"Ayah, apakah kau tidak kecewa dengan Ibu?" tanya Shen Long serius.
"Anakku, Sebenarnya perselingkuhan mereka sudah kuketahui sejak lama hanya saja aku mengetahuinya disaat kau berada di kandungan ibumu, aku bisa saja pergi meninggalkannya tetapi bagaimana dengan nasibmu, walaupun pada akhirnya Aku diracun dan kematian ku dikaitkan dengan kelahiran cacatmu anakku" ucap Xiao Ling tenang.
"Biarkan kebebasan mereka menjadi sebuah bencana untuk mereka juga Anakku" lanjut Xiao Ling.
.
Mereka terus bercerita dan melupakan masalah yang mereka hadapi. Sebuah pemandangan yang mengharukan dari seorang Ayah dan Anak.
"Ayah, ngomong ngomong mengapa Ayah bisa menemui ku" ucap Shen Long bertanya.
"Apakah kau lupa aku seorang Pendekar Naga sama seperti Ketiga Gurumu" ucap Xiao Ling sombong.
"hmmm" ucap sinis Shen Long.
"Jadi anakku, lupakan semua kesedihan mu dan kuatkan hatimu, Dunia ini sebenarnya indah, hanya saja Manusia yang tinggal di dunia ini yang membuat Dunia ini terlihat kejam" ucap Xiao Ling.
"jangan lupa satu hal anakku" ucap Xiao Ling yang berubah serius.
"Apa itu Ayah?"tanya Shen Long penasaran.
"Wanita, wanita adalah sebuah keindahan Dunia, Maka rasakan dan nikmati" ucap Xiao Ling mesum
gedebukkk...... Shen Long terjatuh ke bawah tempat duduk mendengar ucapan ayahnya.
'Haisss.... rupanya buah jatuh tidak jauh dari pohonnya' batin Shen Long menatap Xiao Ling.
.......
Di pinggiran sungai
Terlihat raut wajah Shen Long saat tertidur begitu bahagia seperti merona rona. Melihat perubahan raut wajah Shen Long, Naga Hitam tersenyum karena Shen Long bisa melupakan kesedihannya sekaligus heran, hal apa yang bisa membuat Shen Long bahagia.
'Mengapa anak ini tersenyum, sudah lh yang penting ku tidak melihat wajah yang menyedihkan itu' batin Naga Hitam.
"Long'er pergilah ke arah Selatan Benua Hitam, Terdapat sebuah Hutan yang ditutupi kabut beracun, masuk lh kedalam Hutan tersebut, dan temukan sebuah Gua" ucap Xiao Ling sambil berdiri.
"Tempat apa itu Ayah?" tanya Shen Long.
"Di sana kau akan berkembang menjadi kuat, Berlatih lh di Gua tersebut, jika kau beruntung, kau akan menemukan suatu yang berharga" ucap Xiao Longwang.
__ADS_1
"Berharga?? Benda apa itu" tanya Shen Long kembali.
"Kau akan menemukan jawabannya disana" balas Xiao Ling. Shen Long hanya memikirkan ucapan dari Xiao Ling
"Long'er sudah saatnya kita berpisah, Jangan kembali bersedih, kuatkan Hatimu, Dunia ini bukan Duniamu, kau akan mengetahuinya sebentar lagi" ucap Xiao Ling menghilang dan menyadarkan Shen Long dari tidurnya.
Shen Long terbangun dari tidurnya dan mendapati Naga Hitam yang tertidur pulas dibawahnya.
'Maafkan aku Senior, dan terimakasih telah menjagaku' batin Shen Long sambil tersenyum.
.........
Di Istana kekaisaran Shi.
Terlihat Fang Lian sedang berlatih tanding bersama Bing Haocun menggunakan sebuah pedang kayu biasa dan terlihat juga Ketiga Legenda sedang mengawasi latihan Kedua Muridnya tersebut.
.
"Berhenti dulu adik" ucap Fang Lian menghentikan langkah Bing Haocun.
"Ada apa kakak?" tanya Bing Haocun, bukan hanya Bing Haocun yang bertanya tanya tetapi ketiga Gurunya juga bertanya.
"Ada apa Lian'er" ucap Shen Diyu.
Fang Lian hanya tersenyum dan berjalan ke arah salah satu prajurit.
"Paman berikan pedang Paman" ucap Fang Lian.
"Tuan Putri, pedang ini terlalu tajam untuk berlatih" ucap Prajurit tersebut membujuk Fang Lian.
.
tiba tiba Shi Fang masuk ke tempat pelatihan Fang Lian
"Berikan saja prajurit" ucap Shi Fang tersenyum.
prajurit tersebut memberikan 2 bilah pedang asli kepada Fang Lian dan memberikannya kepada Bing Haocun.
"Seperti ini lebih menantang" ucap Fang Lian.
"Kau betul kakak, aku lebih bersemangat menggunakan pedang sungguhan" ucap Bing Haocun menatap kagum pedang yang di berikan Fang Lian.
.
Latih tanding Bing Haocun dan Fang Lian terus berlanjut hingga sore hari, untuk hari ini latih tanding Bing Haocun dan Fang Lian berbeda dari biasanya karena menggunakan Pedang asli. Dan banyak luka yang diderita oleh kedua orang tersebut.
.
"Haisss kalian sungguh memaksakan diri" ucap Shen Diyu melihat luka yang diderita Fang Lian dan Bing Haocun.
__ADS_1
"Aku tidak apa apa bibi, lihatlah aku masih bisa berdiri" ucap Bing Haocun polos walaupun bagian pipi Bing Haocun terdapat bekas sayatan melintang.
"Sudah sudah, Kakek akan mengobati kalian berdua" ucap Fang An datang membawakan obat obatan.
"Jika kalian sudah bisa menguasai Teknik Naga Menentang Surga kalian akan kakek bawa ke hutan Kematian hahahah" ucap Shui Long tertawa bangga.
"Buukkkkk.....Hei bodoh, apa kau lupa mereka belum mempunyai Tenaga Dalam" ucap Shen Diyu memukul kepala Shui Long.
"Hahahaha" semua orang terlihat tertawa dengan bahagia melihat kelakuan dari Shui Long yang terus saja membuat Shen Diyu marah.
..........
Di istana kekaisaran Bing
Terlihat di Istana Kekaisaran Bing muncul banyak makhluk yang mengerikan, bentuk makhluk tersebut menyerupai manusia berkepala **** dan mempunyai taringnya yang cukup panjang, makhluk makhluk tersebut sering terlihat oleh penduduk ketika sedang berjaga dan berpatroli di daerah Kekaisaran Bing. Makhluk-makhluk tersebut adalah pasukan Dewa Iblis yang dikirim untuk membantu Feng In, Hanya saja pasukan yang dikirim Dewa Iblis adalah pasukan terlemahnya, tetapi untuk kekuatannya dapat menghancurkan Benua Emas sekalipun.
.
"Paman, Apakah kita akan terus berdiam diri?" tanya Feng Sui.
"Tenang Sui'er, kita akan menyerang mereka ketika Dewa Iblis telah terlepas dari segelnya" ucap Feng In.
.
Kekuatan Feng Sui kini telah setara dengan Shen Long, praktik dari Feng Sui juga meningkat pesat dengan berada pada Pendekar Dewa Abadi. Feng Sui juga menguasai Teknik yang diajarkan Kitab Naga Iblis. Sebuah Monster yang akan menjadi lawan dari seorang monster juga, Shen Long Vs Feng Sui.
........
Di atas Langit
Semenjak terbangun dari tidurnya Shen Long memutuskan untuk mengikuti petunjuk dari ayahnya untuk masuk ke dalam Hutan Berkabut.
"Senior, dimana letak Hutan tersebut" tanya Shen Long.
"Hutan tersebut adalah hutan Tersegel, hanya segelintir orang yang dapat memasukinya" ucap Naga Hitam.
Mendengar perkataan Naga Hitam, Shen semakin antusias untuk memasuki tempat tersebut. Karena semakin Hutan tersebut susah dimasuki maka semakin berharga Hutan tersebut.
'Aku akan menjadi lebih kuat...' batin Shen Long.
tetapi di lain pikiran, Naga Hitam yang pucat pasi menuju Hutan tersebut.
'Haisss... bahkan Dewa Raja Naga Hitam sekalipun akan ketakutan memasuki Hutan tersebut' batin Naga Hitam
.
Hutan apakah itu???? mengapa Hutan tersebut ditakuti oleh Naga Hitam??" tunggu kelanjutannya di capter selanjutnya.
Jangan lupa like setiap capter ya dan dukung terus novel author.
__ADS_1
Thank you