
Shen Long mendarat Di tempat evakuasi penduduk dan langsung ditangani oleh ketiga Gurunya. Tak lama setelah ditangani Shen Long bangun dari pingsannya.
"Long'er bagaimana Keadaanmu" ucap Shen Diyu khawatir.
"Aku baik baik saja Guru, Aku hanya kelelahan" ucap Shen Long masih terlemas.
"Istirahat lh Long'er, dan pulihkan Tenaga Dalammu" ucap Shui Long.
Shen Long hanya mengangguk sambil menatap seorang Gadis yang pernah ditemuinya di kota Xuhan. Fang Lian sadar akan tatapan dari Shen Long yang membuatnya tersipu malu.
.
Melihat gerak gerik dari Fang Lian, Shi Fang tersenyum sekaligus keheranan.
"Cucuku, apakah kau mengenali Pemuda itu??" tanya Shi Fang kepada gang Lian.
"Aku pernah bertemu dengannya Kakek, tetapi aku tidak tahu identitas dari Pemuda itu" ucap fang Lian.
Tiba tiba Fang An muncul di antara Shi Fang dan Fang Lian yang menggendong seorang anak kecil.
"Dia adalah Shen Long, Murid kami bertiga" ucap Fang An.
"Hahahahahaha, Tak kusangka Pemuda yang menjadi Pahlawan Kekaisaran Shi adalah Tunangan cucuku sendiri". ucap Shi Fang yang tertawa bahagia.
"Tunangan????" ucap serentak Shen Long dan Fang Lian yang mendengar ucapan dari Shi Fang. Bahkan penduduk yang berada di tempat tersebut terkejut atas pertanyaan Shi Fang.
"Bahkan untuk berbicara mereka serentak" ucap Shi Fang yang sangat berbahagia Bahkan Seperti melupakan tragedi di Istana Kekaisarannya. Shen Long dan Fang Lian sama sama saling melirik, ketika tatapan mata mereka berjumpa tampak kebahagian yang ada di hati kedua Muda Mudi ini.
.
'Jadi Pemuda itu adalah Tunangan ku sendiri' batin Fang Lian yang berbunga bunga.
'Ah... Dewa kau memang adil' batin Shen Long sambil tersenyum.
Kedua Muda Mudi tersebut terbawa khayalan mereka sendiri, Bagaimana tidak Shen Long dan Fang Lian sama sama telah mempunyai perasaan yang sama semenjak bertemu dikota Xuhan dan memimpikan akan bertemu lagi, dan betul saja Dewa menjawab impian mereka.
"Hmmmm hmmm" suara batuk Shen Diyu menyadarkan dari khayalan Shen Long dan Fang Lian.
"Sepertinya kita hanya merusak suasana" ucap Shui Long yang mengacak acak rambut dari Shen Long.
disaat Shen Long terduduk di samping Shui Long Shen Long menyadari seorang anak kecil yang sedang menatapnya.
"Guru, siapakah adik kecil ini?" Tanya Shen Long.
"Ahhh... aku hampir lupa, Perkenalkan dirimu sayang" ucap Shen Diyu lembut.
"Perkenalkan kakak, Namaku Bing Haocun, adik seperguruan Kakak" ucap Bing Haocun sambil memberi hormat.
Shui Long menceritakan seluruh kejadian yang yang terjadi kepada Bing Haocun.
.
__ADS_1
Disaat mereka sedang tertawa karena rasa bahagia, Punggung Fang Lian tiba tiba bersinar. Yang membuat kerumunan menjadi waspada.
"Aduh.... Selamatkan lh aku dewa" ucap Naga Hitam memohon yang berada di samping Shen Long.
Tiba tiba Muncul seorang Wanita Cantik dari arah punggung Fang Lian. Seluruh orang merasa takjub atas kecantikan dari Wanita tersebut. Wanita tersebut berjalan menuju arah Naga Hitam yang ketakutan.
Shen Long pun bingung dengan situasi yang ada dihadapannya.
"Sayang apakah kau merindukanku??" ucap wanita tersebut dengan tatapan membunuh, yang tak lain adalah wujud manusia dari Naga Putih.
"Aku sungguh merindukanmu sayang" ucap Naga Hitam dengan cepat.
"Berubah lah ke wujud manusiamu aku ingin memelukmu" ucap Naga Putih dengan kesal.
Naga Hitam mengubah wujud menjadi Seorang Manusia yang terlihat gagah seperti umur 25 tahun.
"Peluklah aku sayang" ucap Naga Putih dingin.
Naga Hitam langsung mendekap tubuh Naga Putih, sebelum tangan Naga Hitam sampai ketubuh Naga Putih.
Brukkkk....... Sebuah pukulan mendarat di perut Naga Hitam
"Aduuuh aduhh" ucap Naga Hitam yang berguling guling diatas tanah.
"Dimana kau selama ini Naga brengsek" ucap Naga Hitam.
"Maafkan aku Sayang" ucap Naga Hitam yang meringis kesakitan.
"Senior, Apakah dia istrimu?" tanya Shen Long melalui telepati.
"kau masih bertanya bocah" ucap Naga Hitam yang kesal.
Naga Putih terlihat melangkah menuju Shen Long.
"Salam Tuan, Aku adalah Istri dari Naga brengsek itu, Aku akan melayani sepenuh hati" ucap Naga Putih yang berlutut didepan Shen Long.
"Sudah jangan berlutut Senior, Aku akan menerimamu menjadi seorang teman bukan seorang Tuan dan Peliharaan" ucap Shen Long bijaksana. Mendengar tanggapan Shen Long, Naga Hitam tekagum mendengar ucapan dari seorang Pemuda yang masih berumur 10 tahun.
"Oo iya Senior, Nikmati Waktu Berkumpulmu dengan Naga Hitam" ucap Shen Long.
'Haissss... kau bocah, Apa kau ingin istriku menghajarku lagi?' Batin Naga Hitam.
Naga Hitam hanya menggangguk dan duduk di depan suaminya yang masih mengerang kesakitan.
.......
.......
Di kegekapan malam Semua orang sedang berbincang bincang satu dengan yang lain, bahkan seorang Kaisar Shi tidak canggung tertawa dan minum arak bersama Rakyatnya.
"Long'er, Ceritakanlah pertemuan pertama dengan Lian'er" ucap Shen Diyu.
__ADS_1
"Ahhh itu Guru, Kami pernah bertemu di kota Xuhan tepatnya di sebuah Toko perhiasan, ketika aku membeli sebuah ikat rambut......." Shen Long menceritakan seluruh kejadian yang terjadi disaat pertemuannya dengan Fang Lian, Fang Lian hanya tersipu malu mendengar cerita Shen Long.
"Hahahahaha, Kau Long'er sangat mirip denganku diwaktu muda" ucap Shui Long tertawa.
"Diam kauu.... Apa kau lupa berapa wanita yang pernah kau beri harapan, Jangan samakan dirimu yang Kotor itu dengan Long'er" ucap Shen Diyu mengeluarkan aura pembunuhnya. Shui Long hanya terdiam kaku karena mendengar perkataan Shen Diyu.
"Kau Nenek Tua, hanya kalimat menyakitkan hati yang bisa kau ucapkan" ucap Shui Long merajuk.
"Hahahahahah" semua orang tertawa melihat keluguan dari Shui Long yang mempunyai umur lebih dari 200 tahun.
.......
Disebuah Bukit yang diterangi sinar rembulan yang tak jauh dari tempat pengevakuasian penduduk, Naga Hitam dan Naga Putih saling bercerita tentang kejadian yang menimpa mereka.
"Kenapa kau tidak mencari ku selama ini" ucap Naga Putih marah.
"Maafkan aku sayang, Dewa Raja Naga Hitam menyuruhku untuk menunggu bocah itu ratusan tahun lamanya" ucap Naga Hitam.
"Bohong.., Kau lupa denganku, sehingga kau mendekati Naga Naga betina lainnya" ucap Naga Putih yang membelakangi Naga hitam sambil melipat kedua tangannya.
"Uluh uluh babyku sayang" Goda Naga Hitam.
"Baby???Siapa lagi Baby Baby itu, Naga dari mana itu" ucap Naga Putih marah.
'Haiissss.... Sungguh mnyebalkan. Bahkan jika ada Kitab Pusaka yang berisi petunjuk cara membaca hati wanita, Pendekar terkuat di alam semesta ini pun tidak dapat menguasainya' batin Naga Hitam.
"Haaa... kan diam, Kau sungguh mencari penggantiku" ucap Naga Putih kesal.
"Tidak sayang, Baby itu sebuah panggilan sayang untuk orang tercinta" ucap Naga Hitam menjelaskan.
"Ooooo" singkat Naga Putih sambil menyandarkan kepalanya ke bahu Naga Hitam. Naga Hitam tersenyum karena hati istrinya akhirnya luluh kembali.
"Jangan pergi lagi, atau Kupotong Benda kesayanganmu" ucap Naga Putih melirik bagian badan Naga Hitam.
"Gllekkkk, tidak sayang, Aku akan bersamamu selamanya" ucap Naga Hitam yang ketakutan.
"Janji" sambil menyodorkan jari kelingking ke arah Naga Hitam.
"Janji sayangku" balas Naga Hitam dan meraih jari kelingking Istrinya menggunakan jari kelingkingnya.
.
Sebuah pemandangan yang mengharukan dari sepasang suami istri tersebut dibawah sinar rembulan malam.
Terimakasih atas dukungan pembaca 🙏🙏🙏🙏
Jangan lupa untuk Like setiap Capter ya.
terus dukung Novel karya Author.
Thank you 🙏🙏🙏❤️❤️
__ADS_1