The Black Dragon

The Black Dragon
Kakak dan Adik


__ADS_3

Shen Long selama pingsan di pindahkan ke Kediaman Klan Naga yang tersembunyi di suatu tempat, Bersama Dewa perang.


.


Shen Long terlihat belum juga menampakkan tanda tanda akan siuman dari pingsannya. Naga Hitam semakin panik dan mencoba menghubungi Dewa Raja Naga Hitam dan Dewa Obat. Melihat kepanikan Naga Hitam, Dewa Perang berjalan ke arah Shen Long dan menyalurkan sedikit energi murni kepada Shen Long.


"Tenang Hitam, dia akan siuman sebentar lagi" ucap Dewa Perang menenangkan Naga Hitam. Dewa Perang mengeluarkan sebuah mustika yang amat terang dan meletakkannya di atas dahi Shen Long.


"Sebagai Bentuk terimakasih ku Bocah, akan kuberikan Hal yang paling berharga Bagi Dewa" ucap Shen Long.


.


Mustika yang diberikan Dewa Perang adalah Mustika Salju, yang berfungsi untuk meningkatkan kultivitas para Dewa dan juga sebagai penambah Penyambung Hidup disaat seorang Dewa yang sedang sekarat sekalipun.


........


Di kekaisaran Shi.


Terlihat Fang Lian sedang berada di Perpustakaan Kaisar, dan mencari keberadaan sebuah Kitab tentang ilmu Kehidupan. Sejam lamanya Fang Lian mencari Kitab tersebut tetapi tak juga menemukannya.


"Haiss...dimana Kakek menyimpan Kitab itu?" ucap Fang Lian berpikir.


"Putri.... Ada Kitab yang lebih berharga disini" ucap Naga Putih.


"Kitab Apa itu??Dan dimana Letaknya?" ucap Fang Lian penasaran. Naga putih muncul dengan menggunakan sosok manusia. Dan mengarah ke Sebuah Meja yang cukup berdebu.


"Putri ini dia" ucap Naga Putih menunjukkan sebuah kitab Usang.


"Kitab Apa itu?" tanyak Fang Lian.


"Ini adalah Kitab Pengendali Darah, salah satu Kitab Dewa yang dimiliki Dewa Iblis" ucap Naga Putih menjelaskan.


"Bagaimana bisa kitab ini berada disini" ucap Fang Lian.


"Kitab ini sepertinya telah lama disini, tetapi Hawa keberadaan Kitab ini telah lama hilang" ucap Naga Putih yang merasa aneh.


Fang Lian memutuskan untuk membawa kitab tersebut dan menyimpannya atas usul dari Naga Putih.


.


Ditengah perjalanan Fang Lian melihat Bing Haocun sedang terduduk di sebuah bangku Taman.


"Adik, Dimana penjagamu?? Mengapa kau berada disini sendiri?" tanya Fang Lian.


"Aku bosan kakak, Aku ingin berlatih tetapi kakek dan Bibi belum mengizinkanku kembali berlatih" ucap Bing Haocun yang sedih karena Fang An dan Shen Diyu melarangnya untuk berlatih sementara. Karena efek dari Corak tanda Kutukan di lehernya.


"Sudahlah adik, itu demi kabaikanmu" ucap Fang Lian.

__ADS_1


Bing Haocun hanya mengangguk pelan.


.


Melihat Bing Haocun yang bersedih, Fang Lian memutuskan untuk membawa Bing Haocun untuk menemui ibundanya dengan Izin terlebih dahulu dengan Kaisar Shi.


.......


Di Klan Naga


Tampak wajah Shen Long semakin cerah dan Mustika Salju yang diberikan Dewa Perang telah diserap habis oleh Shen Long. Shen Long terbangun dari Pingsannya.


"Seniorr" ucap Shen Long sambil berusaha duduk.


"Bocah, beristirahatlah dulu, badanmu masih sangat lemah" ucap Naga Hitam khawatir.


"Senior, Bagaimana dengan Dewa Perang, Aku hanya mengingat sebuah Aura yang mengikatku dan aku kehilangan kesadaran" ucap Shen Long.


"Hahahah, maaf bocah aku terlalu kasar kepadamu" ucap Dewa Perang yang muncul dari belakang Naga Hitam.


.


Shen Long mengerutkan keningnya, Sepertinya dia belum pernah berjumpa dengan pria didepannya, apa lagi berbuat salah.


"Maaf kakak, aku tidak mengerti ucapan kakak" ucap Shen Long yang memanggil Dewa Perang dengan sebutan kakak karena, Shen Long merasa umur mereka tidak terlalu jauh.


"Kakak" ucao Dewa Perang dingin.


Suasana semakin mencekam.


'Haiss.... Apakah ini ajalku' batin Naga Hitam yang saling berpandangan dengan Naga Bayangan.


.


"Hahahahahahaha, kau memang pintar Adik" ucap Dewa Perang ikut ikut memanggil Shen Long dengan sebutan Adik.


"Perkenalkan Aku adalah Dewa Perang yang kau Bangunkan" ucap Dewa Perang. Shen Long yang mendengar ucapan Dewa Perang merasa Bodoh karena memanggil Dewa Perang dengan sebutan kakak.


"Aku suka Panggilanmu, Keluarkan Pedang Hitam yang ada di cincinmu'" ucap Naga Hitam. Shen Long terkejut Dewa Perang mengetahui Pedang Hitam Berada pada dirinya dan langsung mengeluarkan Pedang tersebut.


"Sratttt...." Dewa Perang mengiris telapak tangannya dan "Srattt....." mengiris telapak tangan Shen Long.


Shen Long terkejut tindakan yang dilakukan oleh Dewa Perang,


"Adik, Berjabat tanganlah Denganku" ucap Dewa perang menyodorkan tangannya yang teriris Pedang. Shen Long langsung menerima dan bersalaman dengan Dewa Perang.


Criiiiiiing... Sebuah cahaya terang yang menghiasi kedua tangan Mereka yang bersatu.

__ADS_1


"Sumpah Darah Saudara" ucap Naga Hitam yang terkejut.


.


Setelah cahaya tersebut redup, tampak tangan Dewa Perang dan Shen Long tidak mempunyai sebuah goresan luka, begitu juga dengan darah yang yang tidak terlihat lagi.


"Kakak, apa yang terjadi?" ucap Shen Long yang merasa aneh ketika melihat tangannya yang tidak terluka lagi dan Shen Long merasakan ada perubahan yang ada pada dirinya tetapi karena kondisi Shen Long, dia mengurungkan niatnya untuk melihat tubuhnya.


"Hahahaha tenang adik, kita telah membuat sumpah darah Saudara, Kau sekarang telah resmi menjadi seorang adik dari Dewa Perang yang melegenda dan Kau akan berada di bawah perlindungan ku" ucap Dewa Perang sambil membusungkan dadanya.


Shen Long hanya tersenyum Haru, Karena selain Ketiga Gurunya Tidak ada yang bisa menghargai hubungannya dengan Shen Long. Kini seorang Dewa bersedia menjadi Kakak Shen Long.


Melihat hal yang dilakukan Dewa perang, Nampak rasa jijik dari Naga Hitam dan Naga bayangan. Naga Hitam juga tidak memberitahu perubahan Tubuh Shen Long, Naga Hitam hanya tersenyum bangga.


.


Shen Long berjalan keluar dari sebuah kediaman yang ada di Klan Naga yang dibantu oleh Dewa perang untuk berjalan. Seorang Naga betina yang lewat di depan Shen Long mendadak berhenti dan mematung,Melihat Shen Long.


"Ada apa Nyonya?" ucap Shen Long lembut.


Brukkkkk..... Wanita tersebut tiba tiba jatuh pingsan dan mengeluarkan darah melalui hidungnya. Tak berhenti disana Setiap Wanita Naga yang melihat Shen Long pasti mematung dan Pingsan ditempat. Melihat hal itu Shen Long merasa ada yang aneh pada dirinya. Naga Hitam dan Naga Putih hanya tersenyum kepada Shen Long.


"Kaka.." sebelum Shen Long selesai memanggil Dewa Perang. Dewa Perang membawa Shen Long terbang diikuti Kedua Naga setianya.


.


Shen Long diturunkan disebuah pinggiran Sungai yang cukup jernih.


"Kakak Ada apa dengan Wanita wanita Naga tersebut?" tanya Shen Long penasaran.


"Kau belum menyadari nya,Lihatlah Ke Arah aliran sungai Adik" ucap Dewa Perang.


Shen Long lantas melihat ke arah Aliran Sungai tersebut.


Karena terlalu Polos, Shen Long Fokus untuk melihat Air sungai bukan pantulan cermin tubuhnya.


"Kakak, apa yang aneh?" ucap Shen Long polos.


Semua orang yang mendengar ucapan Shen Long melongo tidak percaya atas kepolosan Shen Long.


"Hei bodoh kau berkaca lh di Sungai tersebut!!!!!" Teriak Naga Hitam marah. Shen Long langsung menoleh sekali lagi ke aliran sungai.


"Apaaa Yaang teeerrrjjaaddiiii?" uacp Shen Long Gemetar.


...........


Apa yang terjadi????

__ADS_1


Tunggu kelanjutannya....


__ADS_2