The Black Dragon

The Black Dragon
"Tugasku"


__ADS_3

"Putri" ucap Shen Long bahagia.


Pelan pelan Fang Lian membuka matanya dan menatap Shen Long dan orang orang yang berada di tempat itu.


Fang Lian lama menatap Shen Long karena merasa asing dengan Shen Long tetapi rasa nyaman disamping Shen Long membuat Fang Lian sadar bahwa yang didepannya adalah tunangannya sendiri.


.


Shi Fang terlihat antusias atas sadarnya Fang Lian.


"Lian'er, kau tidak apa apa, Bagaimana keadaanmu?" ucap Shi Fang bahagia.


"Aku tidak apa apa kakek" ucap Fang Lian dan menatap Shen Long.


.


Melihat Shen Long yang malu karena dipandang Fang Lian membuat seluruh orang yang berada disana tersenyum.


"Pasti kau yang menyembuhkanku kakak" ucap Fang Lian tersenyum walaupun Shen Long masih menggunakan topeng hitam.


"Ah...bukan aku, Guru Fang yang menyembuhkanmu Putri" ucap Shen Long malu malu.


"Sudahlah Long'er, akui saja kau yang menyembuhkan Lian'er" ucap Fang An membuat Shen Long makin malu.


"Terima kasih kakak" ucap Fang Lian manja.


"Sama sama Putri" ucap Shen Long memerah wajahnya.


.


Ketika Fang Lian tersadar dan berbicara bersama semua orang, Fang An menyuruh seluruh orang keluar untuk memberi waktu Fang Lian beristirahat. Akhirnya semua orang termasuk Shen Long keluar dari kamar Fang Lian.


.


"Shen Long beristirahatlah, nanti malam datanglah ke Aula Istana" ucap Fang An kepada Shen Long.


"Baik Guru" ucap Shen Long.


Akhirnya Shen Long berjalan ke arah kamar yang telah disiapkan, disaat Shen Long berjalan sendiri ke arah kamarnya, Naga Hitam. tiba tiba berbicara.


"Bocah, Sebaiknya kau mempersiapkan diri" ucap Naga Hitam.


"Ada apa Senior" ucap Shen Long santai sambil berjalan


"Ahhh... kau tidak pernah waspada bocah, Sebentar lagi kau akan masuk ke Medan Peperangan" ucap Naga Hitam. Sontak Shen Long kaget mendengar ucapan Naga Hitam.


"Medan Peperangan??" ucap Shen Long terkejut.


"Labih jelasnya Kau akan mengetahuinya dari Gurumu sendiri" ucap Naga Hitam.


Shen Long akhirnya buru buru ke kamarnya untuk bersih bersih dan kembali ke ruang Pertemuan.


.......


Di Kerajaan Lee.


Terlihat di atas Benteng kerajaan Lee, Shui Long dan Raja Lee sedang menyiapkan strategi tempur.

__ADS_1


"Bagaimana Senior?" Tanya Raja Lee kepada Shui Long.


"Kau telah melakukan kesalahan, Dengan menunjuk Panglima bodoh itu menjadi kepala pasukanmu" ucap Shui Long menggelengkan kepalanya. Raja Lee akhirnya terdiam karena keputusannya.


.


Di sisi lain Raja Zhao sedang menikmati makan malam bersama jendral jenderalnya.


"Bagaimana Ini Yang Mulia, Di pihak musuh ada Shui Long salah satu Legenda Dunia Persilatan" Ucap jendral Timur.


"Hahahahah, tak perlu kau risaukan orang tua itu, kita masih mempunyai kekuatan yang lebih hebat di atas sana" ucap Raja Zhao menunjuk atas Langit.


.


Ya memang Di atas Langit terdapat sebuah pasukan tak kasat mata yang sedang mengintai peperangan, mereka adalah salah satu pasukan kecil Dewa Iblis.


........


Di kekaisaran Shi


Terlihat Shen Long terburu buru berjalan ke arah Aula Istana, dan sudag ditunggu oleh kedua Gurunya dan Shi Fang sang kaisar Shi.


"Hamba menghadap Yang Mulia" ucap Shen Long menunduk.


"Jangan Begitu Long'er kau sekarang adalah penerusku nantinya" ucap Shi Fang tersenyum.


Shen Long hanya membalas dengan senyum sambil garukan kepala.


"Long'er, Sebenarnya Ada hal penting yang harus kita bicarakan" ucap Fang An sambil menatap Shen Diyu.


.


Fang An akhirnya menceritakan bahwa telah terjadi peperangan antara Kekaisaran Bing yang dipimpin Feng In dengan kerajaan Lee, Dan Shui Long yang tidak hadir di pertemuan ini sedang berada di kerajaan Lee untuk membantu Raja Lee.


.


"Apa???" ucap Shen Long kaget.


"Kami akan mengirimmu ke Medan peperangan Long'er, Apakah kau siap?" tanya Shen Diyu serius.


"Aku selalu siap Guru" ucap Shen Long semangat.


.


Akhirnya diputuskan bahwa Shen Long akan dikirim ke Medan peperangan dan membantu shui Long.


Keberangkatan Shen Long akan di antar langsung oleh kaisar Shi dan kedua Gurunya di pagi hari.


Shen Long meminta Tidak ada yang Ikut dalam perjalanannya kali ini, walaupun tidak disetujui oleh Shi Fang, Shen Long tetap bersikeras akan pergi sendiri.


Akhirnya mau tidak mau Shi Fang harus mengizinkan Shen Long pergi ke Medan perang sendiri.


.


Sebuah percakapan alot terjadi di aula Istana akhirnya selesai dan Shen Long menuju ke kamar Fang Lian untuk melihat kondisinya.


Saat Shen Long membuka kamar Fang Lian terlihat Fang Lian tidak ada dikamarnya dan pelayan mengatakan bahwa Fang Lian sedang menunggu Shen Long di taman Istana.

__ADS_1


.


Shen Long akhirnya bergegas ke taman Istana.


Dibawah rembulan, Terlihat Fang Lian tampak cantik dengan pakaian sederhana dan kulit putih bersih sedangkan Shen Long datang dengan pakaian hitam dan masih menggunakan topeng hitam nya.


"Kakak, akhirnya kau datang, aku telah menunggumu" ucap Fang Lian tersenyum kepada Shen Long.


"Ada apa Putri?" tanya Shen Long.


"Aku tahu kau akan pergi besok kakak, Sebelum kau pergi temani aku malam ini" ucap Fang Lian bersedih dan menyandarkan kepalanya di bahu Shen Long.


.


Shen Long tiba tiba berkeringat saat Shen Long dapat merasakan dekapan tubuh Fang Lian.


'Haisss..... tolong jangan sekarang' batin Shen Long.


"Kakak, kenapa kau masih menggunakan topengmu" ucap Fang Lian.


"Haiss.... Wajahku dapat membuat bencana Putri" ucap Shen Long.


"Bukalah kakak, aku hanya ingin melihat wajahmu" pinta Fang Lian.


Shen Long tidak dapat menolak permintaan dari Fang Lian dan akhirnya membuka topeng hitamnya.


.


Melihat wajah Shen Long yang berubah dan makin tampan, Fang Lian salah tingkah dan wajahnya berubah jadi merah, sekarang Fang Lian tahu maksud dari perkataan Shen Long sebelumnya, bahwa wajahnya akan menjadi sebuah bencana bagi wanita-wanita yang melihatnya.


"Kakak, wajah ini hanya boleh kau tunjukkan kepadaku" ucap Fang Lian membelai pipi Shen Long.


Wajah Shen Long terlihat makin memerah.


"Aku janji Putri" ucap Shen Long.


"Tapi kakak, apa kau tidak bisa disini lebih lama" Ucap Fang Lian kembali.


"Adik Ini adalah tugasku yang harus kuemban" ucap Shen Long sambil mengelus kepala Fang Lian.


Fang Lian hanya terdiam dan menatap kembali Shen Long.


"Baiklah kakak, tapi ingat sebelum itu Kembalilah setelah tugasmu selesai" ucap Fang Lian.


"Tenang Putri, Aku akan kembali Untukmu" ucap Shen Long tersenyum yang membuat Fang Lian malu.


.


Kedua muda mudi tersebut akhirnya terduduk lama di sebuah Kursi taman, dan Fang Lian terus saja menyenderkan kepalanya ke bahu Shen Long sambil memeluk pinggang Shen Long. Hubungan kedua orang ini akhirnya semakin dekat.


.


Naga Putih pun memutuskan untuk ikut bersama Shen Long dan akan menempel di lengan kiri Shen Long.


Shen Long pun menyetujui usulan Naga Putih.


......

__ADS_1


__ADS_2