
Di pagi hari Kekaisaran Shi terlihat Shen Long tanpa topeng hitamnya akan berangkat ke Medan peperangan, terlihat juga Shen Long dilepas langsung oleh Shi Fang dan kedua Gurunya tapi, Fang Lian tidak terlihat di sana.
"Yang Mulia, dimanakah Putri" ucap Shen Long sopan
"Aku juga tidak tahu Long'er, Tunggu lah sebentar lagi" ucap Shi Fang yang gelisah karena tidak melihat cucu kesayangannya Tersebut.
.
Tiba tiba disaat Shen Long ingin pergi, Fang Lian akhirnya tiba bersama Naga Putih.
"Kakak, Jangan kau lupakan aku ya kakak" ucap Fang Lian memeluk Shen Long.
Begitu juga Naga Putih langsung menghilang dan menempel di lengan kiri Shen Long.
"Tenang Putri, aku akan selalu mengingatmu" ucap Shen Long mengelap Air mata Fang Lian.
.
Akhirnya Shen Long meninggalkan Kekaisaran Shi bersama Naga Putih dan Naga Hitam.
"Hais....... Sungguh aneh, mengapa setiap aku meninggalkan Kekaisaran ini, aku seperti pergi dari rasa nyaman" ucap Shen Long.
"itu artinya, Kekaisaran Shi adalah rumah bagimu" balas Naga Putih.
Shen Long terdiam "Kau betul Senior" ucap Shen Long sambil tersenyum.
........
Di kerajaan Shi.
Shui Long yang mendapat kabar dari kedua rekannya bahwa Shen Long akan membantunya, membuat Shui Long dan seluruh orang di kerajaan Lee sangat senang.
Siapa yang tidak mengenal Shen Long, Sang pahlawan Kekaisaran Shi.
.
Di atas Benteng kerajaan Lee terlihat Shui Long dan Raja Lee sedang mengamati sesuatu didatangi oleh seorang Pemuda.
"Yang Mulia, berikan aku kewewenangan untuk memimpin pasukanmu" ucap Panglima Lee San. Panglima Lee San adalah panglima kedua di Keras Lee, Hanya saja Panglima Lee San mempunyai hati yang lebih lembut dibandingkan Panglima Lee yang suka mengorbankan pasukannya untuk kemenangan.
Raja Lee terkejut atas ucapan Panglima Lee San.
"Aku percaya padamu" ucap Shui Long kepada Panglima Lee San.
"Tapi.... Senior" ucap Raja Lee ragu.
"Apa kau tidak percaya denganku?" ucap Shui Long.
"Bukan Begitu Senior, tapi Panglima Lee San adalah Panglima termuda yang kumiliki, pengalaman dan ilmu yang dia miliki belum bisa menyamai Panglima lain"
Ucap raja Lee kepada Shui Long.
"Kau takut ya, Jika kau Takut berikan saja Kerajaanmu untuk pasukan Iblis itu" ucap Shui Long mengejek.
Lama Raja Lee berfikir akhirnya mengizinkan Lee San untuk memimpin pasukan cahaya dan Untuk Panglima Lee akan memimpin pasukan Elit Tombak.
.......
__ADS_1
Di Barak Prajurit pasukan Setan, tampak Raja Zhao akan memberangkatkan pasukannya untuk kembali berperang, kali ini Raja Zhao akan turun tangan sendiri untuk menghadapi Shui Long sang legenda Persilatan.
"Jenderal barat dan jendral Timur, kali ini kalian akan menjadi tim penyergapan. Jangan sampai misi ini gagal" ucap Raja Zhao.
"Siap Yang Mulia" ucap kedua Jendral Tersebut.
.
Tampak pasukan cahaya telah menunggu kedatangan pasukan Setan, kali ini pasukan cahaya akan bertarung langsung dengan pasukan setan. Berbeda dengan pertarungan pertama, mereka hanya bertahan di atas di Benteng.
Lee San juga tampak sudah berada di posisi paling depan dengan menunggangi kuda Putih.
"Pasukan Cahaya Pasukan terkuat di kekaisaran ini, Bahkan Kekaisaran Shi mengakui Pasukan Cahaya kerajaan kita" teriak Lee San yang memompa semangat pasukan cahaya, seketika semangat pasukan cahaya mengembara.
"Yaaaaaaaaa" teriak seluruh pasukan cahaya.
.
Di atas Benteng, terlihat Shui Long tersenyum dan menatap Raja Lee.
"Apa kau masih meragukan Panglima Mudamu itu" ucap Shui Long.
Raja Lee hanya terdiam malu.
........
Di Markas Pasukan elit tombak, terlihat Panglima Lee kecewa atas keputusan dari Raja Lee.
"Sebelum aku memberi perhitungan kepada Lee San, sebaiknya kita menyusun rencana untuk mengambil hati Raja Lee kembali" ucap Panglima Lee kepada bawahannya.
Mereka menyusun rencana untuk membuat pasukan elite tombak yang dipimpinnya akan menjadi pahlawan di peperangan ini.
.....
Semenjak Xiao Pe tewas disaat bertarung melawan Shen Long, Xiao Ting depresi berat, Anak paling muda yang dimilikinya harus tewas ditangan seorang sampah di keluarga Xiao. Hari hari di keluarga Xiao Sangat mencekam, bahkan Xiao Ting tidak akan segan membunuh anggota keluarganya yang menyebut nama Shen Long atau Xiao Longwang di depannya.
.
Dikamar Bing he Hua, Xiao Ting sedang tertidur di pelukan Bing he Hua.
"Sayang, berhentilah bersedih" ucap Bing he Hua.
"Aku akan membunuh anak itu" ucap Xiao Ting.
"Walaupun aku ibu kandungnya, aku akan membantu untuk membunuhnya" ucap Bing he Hua membisikkan cara untuk membunuh Shen Long.
........
Di Medan Peperangan.
Peperangan telah berkecamuk, terlihat Lee dengan gagah membantai pasukan Setan yang sangat susah untuk dibunuh oleh Panglima Lee. Bahkan pasukan cahaya semakin kuat beberapa hari ini.
"Apa bagaimana Bisa mereka sekuat ini" ucap Raja Zhao terkejut.
.
"Raja Zhao jangan bersembunyi di belakang pasukanmu, kemarilah bertarung denganku" teriak Lee San yang telah berlumuran darah tetapi bukan darahnya, darah musuh yang telah dibantainya.
__ADS_1
"Hei cecunguk, kau bukan kawanku, sebaiknya kau melawan yang satu ini" ucap Raja Zhao melambaikan tangannya dan muncul Seorang raksasa yang berdiri menghadap Lee San.
"Dasar Iblis" teriak Lee San.
"Hahahahahah" tawa terbahak bahak dari Raja Zhao.
.
Lee San terlihat kelelahan melawan raksasa tersebut karena sangat sulit untuk melukainya.
'Bagaimana ini' batin Lee San kebingungan.
Lee San mencoba untuk menyerang raksasa tersebut tepat di leher raksasa tersebut dan akhirnya raksasa tersebut tumbang walaupun terluka ringan.
'hahahaha, pantas setiap aku menyerang, dia selalu melindungi lehernya' batin Lee San.
.
Disaat Raksasa Tersebut berdiri untuk melawan, sebuah cahaya hitam melewati lehernya.
Crass........ Leher Raksasa Tersebut putus. Semua mata membelalak karena sebuah kepala yang sangat besar terputus dari badannya.
Ternyata Lee San yang mengetahui kelemahan Raksasa tersebut terus menerus menunggu momen untuk menyerang raksasa tersebut agar bagian lehernya tersebut kesulitan untuk dilindungi.
"Hahhhh haaahhhhh" Lee San yang kelelahan karena melawan raksasa tersebut terjatuh terduduk dan langsung dikelilingi oleh pasukan cahaya yang berada di sampingnya.
"Panglima Anda tidak apa apa" ucap salah satu prajurit.
"Aku tidak apa apa, Sebaiknya Kita terus menekan mereka" ucap Lee San kembali berdiri walaupun sulit baginya.
.
Di atas Benteng, terlihat Raja Lee sangat terkejut akan kemampuan Lee San yang sangat hebat.
"Hahahahaha, itu lah sebuah kekuatan kepercayaan" ucap Shui Long. Yang dikatakan Shui Long adalah sebuah hal yang benar, Lee San sebenarnya Jendral yang sangat kuat dan mempunyai identitas yang menakutkan dan misterius, hanya saja Raja Lee selalu membanggakan dan menugaskan Panglima Lee.
.......
2 hari lamanya Pasukan cahaya dapat menekan pasukan Setan, yang membuat Raja Zhao juga harus turun langsung berperang dengan pasukan cahaya, jumlah korban dari kedua pasukan terhitung sangat banyak, bahkan kini pasukan cahaya yang semula berjumlah 50 ribu tersisa 30 ribu.
.
Tetapi disaat Pasukan Cahaya terus menerus menyerang tiba tiba Langit menjadi sangat Gelap, dan muncul seorang manusia berkepala burung yang mempunyai sayap sedang terbang di atas mereka. Di adalah Salah Satu jendral Dewa Iblis. Jenderal Elang Neraka.
"Raja Zhao, Kau mengecawakanku" ucap Jendral Elang.
Tampak wajah Raja Zhao memucat.
"Sebaiknya Kau mundur" ucap Jendral Elang Neraka.
.
"Kalian Para Manusia, Aku akan melenyapkan kalian sekarang juga" ucap Jendral Elang tersebut marah.
Tiba tiba awan yang menutupi langit terbuka dan terlihat jutaan pasukan Iblis sedang melayang diatas mereka.
"Apaaa Ini??, Siapa Mereka?" ucap Shui Long merinding melihat Jumlah dan tingkatan praktik pasukan tersebut.
__ADS_1
.....