
"Jadi apa rencanamu? " Kata Johan tak sabar.
"Setiap jam 6 pagi, seorang penjaga akan memberi para tahanan sarapan. Pada waktu itu aku akan mengalihkan perhatian penjaga dan kau bertugas mengambil kunci di sakunya. "
"Apa kau yakin ini akan berhasil? "
"Tak terlalu soalnya aku juga belum pernah melakukannya. "
[ Pukul 06:00]
Seorang penjaga datang mendekati sel tahanan sambil membawa sarapan pagi.
"Hei penjaga! Kemari aku ingin berbicara dengan mu. " Ucap orang misterius.
"Kini kesempatanku untuk mengambil kunci itu! " Kata Johan didalam hati.
Tanpa sengaja aksi Johan diketahui sang penajaga. Penjaga tersebut langsung menarik tangan Johan sehingga tangannya terjepit diantara jeruji.
"Ah.. sakit! Lepaskan! " Teriak Johan kesakitan.
"Melepaskan tanganmu? Ternyata kau pintar ya! Sekarang kembalikan kunci sel! " Ucap penjaga.
"Aku tidak mengambilnya! Kunci nya tidak ada di aku! " Ucap Johan.
Penjaga tersebut lantas mengeledah Johan dengan maksud untuk menemukan kunci sel namun hasilnya nihil. Penjaga tersebut akhirnya meninggalkan Johan.
__ADS_1
"Sssttt.. anak muda. Apa kau mendapatkan kuncinya? " Tanya orang misterius.
"Tentu saja!"
Bagaiman bisa? Dimana kau menyebunyikan kunci itu? " Tanya orang misterius dengan penasaran.
"Penjaga bodoh, ia tidak memeriksa dibagian sepatuku. Ha.. ha.. ha! " Ucap Johan dengan bangga.
"Bagus segera cepat keluarkan aku dari sini juga! "
Johan menggunakan kunci tersebut untuk membuka sel penjaranya namun ketika ia mencoba membuka sel disebelahnya. Johan sangat terkejut karena mendapati bahwa sel itu kosong.
"Jadi selama ini aku hanya sendiri disini? Lalu selama ini aku berbicara dengan siapa? " Ucap Johan penuh heran.
"Ahhh aku sangat lapar! Aku sudah tidak ada tenaga untuk berjalan lagi! " Ucap Johan sambil memegang perutnya yang sakit.
Setelah menelusuri gang kecil. Johan melihat banyak orang yang melihat papan penguguman. Karena penasaran ia pergi mendekati mereka.
"Mereka sedang melihat penguguman apa?" Ucap Johan penasaran.
"Kalau benar apa yang diramalkan Peramal Quang benar - benar terjadi bisa gawat nih! "
"Kau benar! Kalau sampai anak iblis itu datang! Tamat lah riwayat kita! "
"Oh.. mereka sedang membicarakan tentang ramalan Peramal bodoh itu ya? Lebih baik aku mengindari masalah! " Ucap Johan didalam hati sambil pergi menjauh.
__ADS_1
Tiba - tiba terdengar suara penguguman.
"PERHATIAN... PERHATIAN... KEPADA SEMUA RAKYAT CELESTIAL KINGDOM. MEMBERITAHUKAN BAHWA TAHANAN DENGAN CIRI - CIRI ANAK KECIL DAN MEMAKAI PAKAIAN ANEH TELAH KABUR! BAGI SIAPA YANG BERHASIL MENANGKAP DAN MEMBAWANYA KEPADA BAGINDA RAJA MAKA AKAN MENDAPAT HADIAH DARI BELIAU! "
"Celestial Kingdom? Rasanya pernah dengar. Hah.. Jangan - jangan! Tidak mungkin! ini sangat mustahil! Apa aku terjebak kedalam cerita yang tak memiliki akhir itu! " Ucap Johan dengan terkejut.
Johan masih tidak dapat menerima kebenaran tentang apa yang terjadi pada dirinya.
"Hei bukannya dia yang ada dipenguguman itu ya? "
"Kau benar! Anak itu memang yang sedang dicari - cari baginda raja! "
"Kalau begitu tunggu apa lagi? Ayo kita dapatkan hadiah dari baginda raja! "
Dua orang yang menyadari kehadiran Johan langsung memutuskan untuk mengejar dan menangkapnya. Johan yang segera sadar bahawa dirinya sedang dikejar lantas berlari secepat mungkin.
"Brengsek kecil jangan lari! Cepat hadang dia!"
Johan yang kelelahan berlari pun mulai kehilangan kesadaran. Tanpa dia sadari ia berlari lurus ke arah saluran air.
"Ahh.. dia terjun ke saluran air! Lebih baik kita berhenti mengejarnya untuk saat ini! "
BYUUURRRR...
johan pun terjatuh ke dalam saluran air dan kehilangan kesadaran karena terlalu kelelahan berlari. Tubuh Johan pun terbawa oleh arus air.
__ADS_1