THE NEW ERA IS BEGIN : Secret Organization (Bahasa Indonesia)

THE NEW ERA IS BEGIN : Secret Organization (Bahasa Indonesia)
Chapter 15 - Perasaan Kai


__ADS_3

Cahaya terang pagi hari menembus ke dalam kamar tidur dari jendela yang terbuka. Tepat di atas kasur, Kai tengah terbaring sambil mengerakan tanganya ke angkasa. Lalu mengempal kemudian membukanya kembali.


Tekstur keras dari Liontin di tangan, membuat tangan Kai sedikit memerah akibat tekanan yang di paksakan.


Mata ungunya kini menatap sinis ke Liontin.


"Wanita itu terlalu berani. Dia jelas menginginkanku berada di pihaknya. Bukan sebagai anggota biasa, tapi lebih seperti anggota yang di persiapkan agar bisa menjadi personel sesunguhnya. "


Pantulan cahaya matahari dari jendela, kemudian memantul dari tulisan kecil melingkar di belakang Liontin. Di tambah warna perak yang sangat jerni, menyilaukan mata kanan Kai.


Pada saat itu, Kai menyadari pesan rahasia yang dimaksud oleh si pemberi Liontin.


Hanya dengan memberi, sudah cukup untuk Kai memahami makna terselubung di baliknya. Liontin tersebut bukan sekedar tanda bukti ke anggotaan semata, tetapi juga hal lain—


"Dia bahkan, memberikanku Liontin dengan tujuan mendapat kepercayaanku. Sunguh licik. Dia tahu, aku tidak bisa menolak tawaran untuk bergabung sejak awal, tapi dia juga memberikanku tanda bahwa dia tidak bisa mengalahkanku namun bisa mengalahkan musuhku. "


Kurang lebih, itulah pesan dari ukiran Liontin di tangan Kai. Suatu pesan dimana si pemberi seperti mengatakan "Aku tidak bisa mengalahkanmu, namun aku bisa membantumu."


Suatu ikatan kerjasama dua arah, dimana pihak pertama yaitu Kai, tidak usah memikirkan kehawatiran konyol tentang potensi penghianatan dari si pemberi Liontin. Tetapi juga secara jelas, menyadari bahwa Kai tidak akan pernah berani untuk menghianati karena Kai pasti membutuhkannya.


"Sangat jelas wanita bernama Rose itu mencoba menempatkanku kedalam posisi dimana aku tidak bisa berhianat dan tidak akan pernah mau berhianat. Cara yang cukup cerdik, sampai membuatku ingin muntah. "


Memandang terus dan memandang terus Liontin, kemudian memutarnya lalu mengengam erat dan memasukannya ke saku. Kai lalu bangun dari tempat tidur untuk kemudian memandang sesuatu di luar jendela. Di saat dia melakukan itu, pikiran mencoba menganalisa siapa saja yang tahu tentang organisasi dari dua sumber yang berbeda.


Informasi samar-samar tentang cara kerja organisasi, masuk kedalam rongga-rongga saraf di kepala.


Untuk beberapa saat Kai hanya terdiam, namun kemudian dia mencapai suatu kesimpulan.


"Keterampilan untuk memanipulasi seseorang dengan mengunakan persepsi mereka sebagai pengerak. Aku pikir, aku yang paling ahli di akademi soal keterampilan itu. Namun, wanita itu jelas jauh lebih terampil— tidak, para pendiri organisasi sendiri yang mungkin sangat terampil. "


Perkataan manis tentang keadilan yang di ucapkan Sonia, jelas merupakan kebohongan semata. Bukan berarti Sonia berbohong, lebih seperti dia adalah korban dari kebohongan. Sangat mungkin, organisasi membuat sekema untuk menarik simpatik orang-orang agar mau bergabung untuk menjadi pion yang bisa di buang kapan saja.


Entah apa tujuannya, yang jelas organisasi memainkan narasi pejuang keadilan untuk membuat orang-orang polos minim pendidikan agar mau di gerakan.

__ADS_1


Atau apa yang di sebut dalam buku di Akademi Fire Dragon Lord, sebagai propaganda. Dan yang lebih buruknya lagi, propaganda yang dilakukan organisasi adalah propaganda yang paling ideal.


Tidaklah cukup sulit untuk mengarahkan presepsi orang-orang tanpa pendidikan, agar mereka mencapai kesimpulan dimana mereka percaya bahwa itu adalah murni hasil pemikiran mereka. Tanpa menyadari, situasi dan apa yang mereka bisa lihat, semata-mata agar mereka mencapai kesimpulan tersebut.


Semuanya telah di atur, itu intinya.


Selanjutnya, Kai berdiri lalu berjalan ke arah jendela untuk kemudian melihat keluar.


Seragam hitam dengan setelan kemeja putih berserta dasi hitam dan beberapa ukiran pada bagian bahu seragam, membuatnya cukup mencolok untuk di lihat.


Rambut putih beserta mata ungu seorang pria tengah memasang topi aneh dengan ukiran elang, telah membuat Kai dapat merasakan apa itu keindahan busana berseni tinggi yang coba di sampai Organisasi.


Dari sana dia merasakan sebuah semangat, yang tidak dia mengerti sama sekali. Sampai dititik Kai mulai curiga, apakah seragam hitam yang dia kenakan saat ini, dirancang untuk seseorang mau melakukan apa yang dinginkan organisasi? Propaganda dari sebuah seragam, atau itulah tujuan utama seragam tersebut di buat sangat modis.


Lalu Kai mengambil sebuah sarung tangan dari saku, kemudian memasangnya ke jari-jari kecil secara perlahan sampai ke pergelangan tangan. Warna hitam polos dan tekstur lembut darinya, membuat tangan Kai merasakan kehangatan begitu meresap saat sinar matahari mencapai sarung tangan yang dia kenakan.


Kemudian, Kai meletakan tangan ke jendela dan mengumamkan sesuatu.


Mata ungunya mulai menajam, saat dia melihat ke arah langit ketika memikirkan apa yang harus dia lakukan.


"Organisasi, ya? Aku ingin tahu apa itu organisasi sebenarnya, dan apa yang mereka lakukan. Apakah, mereka akan memberikanku hiburan yang layak? Aku menantikannya, " Kai mengatakan itu dengan senyum lebar di mulutnya.


Matanya mulai menyipit lalu menunjukan ekspresi jahat, seolah mata ungunya kini bersinar di barengi senyuman yang membentuk bulan sabit.


Dia kemudian menutupi senyumannya itu sambil mengatakan sesuatu.


"Liona, maafkan aku. Kakakmu ini mungkin akan sedikit lama untuk membalas dendam terhadap orang-orang bodoh yang berani membunuhmu. Namun, Akan aku pastikan pada mereka, apa itu neraka sesunguhnya. "


Tujuan akhir telah di bentuk.


Ingatan-ingatan tentang perasaan menyenangkan ketika membantai orang-orang dan menjadikan mereka pion pengorbanan, telah mempengaruhi kesadaran Kai.


Keinginan yang sudah dia lupakan sejak lama, tidak bisa di tahan lagi.

__ADS_1


Mengendalikan mereka, orang-orang bodoh untuk di pasang benang tipis pada bagian kaki sampai pegelangan tangan. Tidak ada hiburan yang jauh lebih menarik dari pada hal itu.


Mengerakan mereka sesuai keinginan, hanya akan membuat Kai tertawa.


Ini merupakan hasrat terpendam dari seorang pengikut Fire Dragon Lord yang jatuh terlalu dalam. Pengikut sejati dan bukan kepalsuan, itu adalah orang-orang seperti Kai.


Dan organisasi, sepertinya adalah tempat yang cocok untuk bermain.


Senyuman bulan sambit Kai, kini berhenti. Lalu dia melepaskan gengaman tanganya dan meraih saku untuk kemudian memasang Liontin di leher.


Setelah melakukan itu, dia kemudian kembali tersenyum kecil. Lalu tawa kecil penuh kegembiraan tidak bisa Kai tahan lagi.


"Fufufuf... Fuahahah. Aku menantikan, bagaimana kalian organisasi dapat memenuhi apa yang aku butuhkan. Sialan, menjadi lembek di masa lalu dan menjilat orang-orang dengan senyuman manis tanpa rencana sedikitpun. Telah membuatku muak sampai titik terdalam."


Rasa kelegaan memenuhi dada Kai. Insting yang terkekang begitu lama, akan membuat siapapun menderita.


"Aku lebih suka, tersenyum dengan rencana hiburan dari pada tidak melakukannya. "


Kepalsuan tanpa tujuan, tidak ada artinya sama sekali.


Meskipun itu mampu merubah pemikiran seseorang, tapi itu tidak akan pernah mengekang selamanya akal pikiran yang sudah terbentuk dari kecil.


"Hidup manusia tidaklah lama. Hanya orang menyedihkan saja yang menghiasi hidupnya dengan penuh penderitaan tanpa ada kebahagiaan. Dan hiburan paling sempurna bagi diriku, adalah melihat sekumpulan orang bodoh yang di gerakan seperti pion catur dalam papan permainan. Sangat menghibur dan membuat penasaran. "


Kai kemudian membungkuk, urat nada di sekitar wajah dan tangan kini berdenyut. Adrenalin di dalam raga tidak bisa di hentikan lagi.


Detak jantung yang semakin cepat, telah memompa darah ke seluruh tubuh sampai celah-celah urat saraf pada bagian kulit.


Dari sana, Kai memasang wajah gembira yang tidak dia rasakan selama hampir bertahun-tahun. Kemudian, dengan nada bicara pelan, dia mengatakan kata-kata penuh kebahagiaan.


"Oohh. Orang-orang baik sekalian, aku akan bergabung ke dalam organisasi keadilan yang kalian puja, lalu ikut bermain di permainan yang di rancang oleh para pendiri organisasi. Fuahahaha... "


Tawa kecil Kai memenuhi ruangan. sebelum keberangkatannya menuju misi yang akan di lakukan, akan sangat nyaman untuk berekspetasi terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2