The Trouble Maker

The Trouble Maker
11. Dira yang patah hati


__ADS_3

Semenjak pernyataan cintanya di tolak , Dira jadi lebih pendiam . Dira juga tidak pernah menyapa dan tersenyum kepada siswa lain seperti biasanya . Dira juga jarang berkumpul dengan Safa dan Rara . Dia lebih sering menyendiri di dalam kelas sambil menatap surat yg pernah ia coba berikan kepada dodi kemarin.


Kenapa sih dod kamu jahat ke aku , apa salah aku sampe-sampe buat baca surat dari aku pun kamu gak mau .


Dira kembali menutup wajah nya dan menangis . Hatinya merasa sakit setiap mengingat kata-kata yg Dodi ucapkan kemarin. Cara Dodi yg menekan kan Dira agar tidak pernah menyukainya . kata-kata itu seakan menusuk ke dalam hatinya .


Triiiiiiiinngghhh !!


Bel masuk berbunyi , semua siswa masuk kedalam kelas dan duduk ke bangku masing-masing . Safa dan Rara yg melihat Dira masih terlihat murung langsung menghampiri nya.


Dir kamu gak apa-apa kan ? ucap Safa cemas .


Iya dir kamu gak apa-apa kan ? muka kamu pucet banget tau "ucap Rara cemas" .


Aku gak apa-apa kok , cuma sedikit pusing aja mungkin karena kurang tidur ucap Dira menyembunyikan kesedihannya .


Ayo aku anter k UKS Rara bangkit dari duduknya dan menarik tangan Dira pelan.


Gak usah Ra gak apa-apa , aku udah minum obat kok tolak Dira dengan lembut .


Kamu yakin dir ucap Safa yg keliatan cemas .


heemm ,


aku gak apa-apa makasih ya buat perhatian kalian .


Akhirnya Rara dan Safa tidak memaksa Dira untuk pergi ke UKS . mereka kembali duduk ke bangku masing-masing. Sejak Dira mengutarakan isi hatinya kepada Dodi , sejak itu pula dodi memutus kan untuk berpindah tempat duduk .dia memilih duduk di bangku yg jauh dari Dira dan juga Rara .


Dira yg masih berharap pada dodi tak bisa mengalihkan pandangan nya . Dira tetap menatap Dodi walaupun dari jauh.


Udah dir gak usah ngeliatin tuh cowok sinting trus , emang kamu gak sakit ati sama dia .


jelas-jelas dia udah nyakitin kamu , lupain dia mulai sekarang .kamu pantes dapet cowok yg lebih baik dari dia , ucap Rara berharap teman nya itu mengerti.


Kamu sih enak Ra bisa Deket sama dia trus . walaupun kalian sering ribut tapi aku ngerasa sikap dia ke kamu itu beda . dia bisa ketawa lepas cuma karena kamu ngomelin dia. Dari semalem aku berpikir apa mungkin dia nolak aku karena dia suka sama kamu ya Ra .


Rara yg mendengar ucapan Dira tertawa terbahak-bahak .


Hahaha ,


Kayanya kamu kena sindrom gila nya sih Dodi deh dir . gak mungkin lah dia suka sama aku , jelas-jelas tiap ketemu aja dia selalu nyolot sama aku. lagian mana mungkin dia suka sama aku , kan menurut dia aku itu cewek jadi-jadian .


Lagian ya dir aku tuh benci banget sama dia dari SMP , udah sampe ubun-ubun kali tuh benci . Kalo aku boleh milih mending aku gak sekolah disini kalo ujung-ujungnya ketemu tuh makhluk astral "jelas Rara dengan sewot" .


Dira masih tak percaya dengan penjelasan Rara , dia masih yakin kalo apa yg dia rasakan itu benar .


Sorry Ra aku masih gak percaya sama kamu . aku yakin Dodi suka sama kamu , tapi mungkin kamu nya aja yg gak sadar . atau jangan-jangan kamu tau dia suka kamu tapi kamu pura-pura gak tau "batin Dira" .

__ADS_1


Dir kamu masih ngerasa patah hati ?


tanya Safa yg mengejutkan Dira dan Rara .


Dengan cepat Rara menyikut Safa karena melihat ekspresi Dira yg mulai berubah sedih.


Aduh fa kamu kenapa tanya kaya gitu sih , liat tuh Dira jadi murung lagi kan .


Safa yg melihat pun langsung merasa bersalah .


Maapin aku ya dir , aku kelepasan ucap safa menutup mulutnya sambil tersenyum .


Tak lama berselang guru pun masuk ke dalam kelas , pelajaran pertama adalah olah raga .Pak Muksin sang guru olah raga pun meminta para siswa untuk berganti pakaian dan segera berkumpul di lapangan basket .


Ayo fa , dir kira ganti baju sekarang .


Jangan sampe nanti kita kena hukum , tau sendiri lah galak nya pak Muksin itu melebihi singa yg mau lahiran "ucap Rara sambil mengaung seperti singa".


Dira dan Safa yg melihatnya langsung tertawa terbahak-bahak .


Nah gitu dong dir senyum , jangan manyun mulu .Tau gak sih kalo kamu manyun trus nanti kulit muka kamu kisut "ucap rara menggoda Dira" .


hahahaha. , amit-amit Ra jangan sampe deh .


aku kan masih muda masa muka ku kisut , ntar aku dikira nenek-nenek .


Dodi yg dari jauh melihat Rara tertawa begitu lepas merasa sangat senang . Dia merasa Rara sangat cantik dan menggemaskan walaupun kadang suka marah-marah .Dodi tak menyadari kalo ternyata Dira melihat nya yg sedang menatap Rara sambil tersenyum .


Ternyata aku bener , Dodi memang suka sama Rara . tapi kenapa dia selalu membuat Rara marah ? kenapa juga dia selalu menjahili Rara. yg lebih aneh lagi kenapa dia selalu menyebut Rara perempuan jadi-jadian.


Banyak sekali yg Dira pikirkan tentang Dodi dan Rara saat ini.


Jelas-jelas aku lebih cantik dari Rara , kenapa Dodi bisa suka sama Rara sedangkan sama aku gak bisa. aku jauh lebih pintar dari Rara , lebih lembut dan yg lebih penting aku gak bar-bar kaya Rara. Tanpa sadar Dira mulai membanding-bandingkan dirinya dengan Rara .apa sih bagus nya Rara gumam Dira dalam hati .


Kini mereka semua sudah selesai berganti seragam sekolah. mereka pun berjalan menuju lapangan basket tempat dimana pak Muksin menunggu.


Tanpa sengaja mereka berpapasan dengan Dodi . Dira yg melihat Dodi hanya menundukkan wajahnya . antara malu dan juga sakit hati itulah yg Dira rasakan kini.


Rara yg melihat Dira menunduk langsung berbalik menatap geram ke arah Dodi.


Cowok sinting ngapain Lo disini ?


pergi sono !


pagi-pagi udah bikin mood orang rusak , ucap Rara yg melotot sambil berkacak pinggang .


Dodi yg melihat Rara marah justru semakin merasa gemas .dia berencana untuk membuat Rara semakin sewot .

__ADS_1


Woy cewek jadi-jadian !!


ini tuh jalan umum , siapa aja boleh lewat sini . kalo Lo gak mau orang laen lewat Lo bikin sono jalan sendiri " jawab Dodi sambil tersenyum".


Rara yg merasa Dodi meledeknya pun menjadi makin marah . dengan cepat dia melepas sepatunya dan melempar nya ke arah Dodi .


Namun Dodi yg seakan paham dengan sikap Rara dengan sigap menghindarinya .


Sial bagi Rara karena sepatu itu justru mengenai Wulan sang senior galak .


Wulan yg menyadari perbuatan Rara langsung berteriak ke arah rara .


Woy biang rusuh , ngapain Lo nyambit sepatu ke arah gw ?


Wulan yg geram langsung melempar sepatu itu ke atas pohon. dan alhasil sepatu Rara tersangkut di atas pohon.


Hahahaha sukurin Lo biang rusuh. ambil tuh sepatu di atas pohon. kalo gak ya Lo nyeker aja , Wulan berlalu pergi ke lapangan dengan tertawa puas.


Rara hanya melongo menatap sepatu nya yg tersangkut itu .


Sepatu gw .....


Aduh gimana nih , bentar lagi jam olah raga mulai. masa iya gw nyeker sih batin Rara dalam hati.


Eh cowok sinting !!


tanggung jawab Lo. ambil sepatu gw sekarang !! perintah rara dengan penuh penekanan.


Ogah amat !!


kan Lo yg ngelempar , lagian itu kan sepatu Lo bukan sepatu gw kenapa juga gw harus ambil .


Lo ambil aja sendiri kalo mau pake sepatu , kalo gak ya Lo nyeker aja "ucap Dodi santai" .


Dodi pun pergi begitu saja meninggalkan Rara . dia sengaja tak mau mengambil sepatu itu karena dia berharap Rara akan memohon dengan lembut padanya .


Ayo Ra panggil gw ,


kalo Lo minta dengan lembut gw pasti langsung naik buat ambilin sepatu Lo , batin Dodi dalam hati.


Denger ya cowok sinting !!


gw gak butuh bantuan Lo , gw bisa kok ambil sepatu gw sendiri triak Rara ke arah Dodi.


Dodi yg mendengar pun hanya bisa membuang nafasnya kasar.


Kapan sih Ra Lo bisa sadar kalo gw suka sama Lo , batin Dodi dalam hati sambil berlalu pergi .

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2