The Trouble Maker

The Trouble Maker
12. Iskandar Ika wijaya


__ADS_3

Saat Rara masih berusaha untuk mengambil sepatunya , tanpa sengaja ranting pohon yg Rara jadikan tumpuan patah.


Dira dan Safa yg melihat Rara hampir jatuh langsung berteriak histeris .


Raaaa ,


mereka mulai panik karena melihat Rara terjatuh .bahkan mereka berdua menutup mata karena takut untuk melihat. namun setelah menunggu lama Dira dan Safa tak juga mendengar jeritan Rara .


Loch kok Rara diem aja sih , ucap Dira penasaran .lalu Dira dan Safa membuka tangan mereka untuk memastikan keadaan Rara .tapi betapa terkejutnya mereka karena yg mereka liat bukan rara yg terjatuh di tanah , tapi sosok tampan yg kini sedang menangkap Rara . Tak hanya Dira dan Safa yg terkejut , bahkan Rara pun tak bisa memalingkan mata nya dari sosok pria yg super tampan itu.


Gila tuh cowok keren dan ganteng banget , ucap Safa yg keceplosan.


Heeh ,


Bukan ganteng fa , tapi super super ganteng balas Dira yg tak berkedip menatap sosok tampan itu .


Disaat mereka masih dalam pemikiran nya masing-masing dari belakang terdengar suara kencang yg menyadarkan mereka .


Woyy biang rusuh , mau sampe kapan Lo nemplok kaya tomket gitu di badan temen gw .suara wulan yg begitu cempreng membuyarkan semua khayalan Dira , Safa bahkan Rara juga .


Eh maap kak , Rara yg menyadari posisinya langsung meminta di turunkan .


makasih udah nolongin saya , ucap Rara gelagapan.


Iyah sama-sama , lain kali jangan naik-naik ke atas pohon. kamu kan perempuan , berbahaya kalo naik-naik gitu ucap Iskandar sambil menurunkan rara.


Wulan yg merasa kalo ketiga gadis itu masih menatap iskandar langsung menarik Iskandar menjauh .


Udah udah jangan deket-deket sama mereka , apalagi sama cewek yg tadi kamu tolongin .dia itu biang rusuh , liat aja masa iya cewek naik-naik ke atas pohon udah kaya monyet . Wulan berucap penuh penekanan sambil menunjuk ke arah Rara .


Iskandar hanya tersenyum melihat tingkah teman nya yg posesif itu.


Udah lah lan kamu jangan marah-marah .kasihan kan dia pasti kaget karena hampir jatuh dari pohon "ucap Iskandar yg terkesan membela Rara" .


Rara tersenyum senang melihat Iskandar membelanya . jantung Rara berdegup kencang tiap Iskandar menatap nya .


Aduh gw kenapa sih kok tiba-tiba deg-degan gini .lagian kenapa sih tuh senior senyum-senyum trus .gak tau apa kalo senyumnya itu bisa bikin gw meleleh batin Rara sambil memukul-mukul kepalanya.


Iskandar yg melihat tingkah Rara malah semakin tertarik dengan Rara .dia mendekati Rara dan menjulurkan tangan nya ke arah Rara.


Aku Iskandar , kalo boleh tau siapa nama kamu ? iskandar memperkenalkan dirinya sambil tersenyum .


Rara yg merasa sedang di tanya langsung menjawab nya dengan gelagapan .


Eh anu...

__ADS_1


itu..


aku Rara kak..


ucap Rara gugup yg melihat Iskandar trus tersenyum ke arahnya .


Bisa gila nih gw kalo deket-deket sama kak Iskandar batin Rara dalam hati .


Saking gugupnya Rara dia sampe tak menyadari kalo sejak dari tadi Wulan sudah memasang muka marahnya .


Ya udah ya kak aku mau ke lapangan dulu , gak enak di tungguin sama temen-temen aku ucap Rara sambil menunjuk ke arah Dira dan Safa . Rara dengan cepat mengambil sepatunya dan berlari ke arah Dira dan Safa . Ayo pergi..


Rara menarik tangan kedua teman nya itu .


Kini mereka sudah bergabung dengan teman-teman yg lain.


Lan , kamu kenapa sih kaya gak suka gitu sama Rara "tanya Iskandar penasaran" .


Masa Lo gak liat sih is kalo tu anak ngeselin .dia itu resek , biang masalah tau gak ucap wulan sewot.


Tapi menurut gw dia itu lucu kok. apalagi tingkahnya itu gemesin banget. tadi kamu liat gak pas dia aku ajak kenalan , dia gelagapan gitu bikin makin gemesin "jelas Iskandar tersenyum membayangkan wajah merona Rara" .


Udah lah is ayo ke lapangan gabung sama Rendi Ama yg laen nya juga. Oya kalo gak salah pak Muksin bilang hari ini kita olah raga barengan sama anak kelas 1 , mending kita kesana sekarang sebelum pak Muksin ngamuk .


Ketika Iskandar sampe di tengah lapangan semua siswi kelas satu memandang nya dengan rasa kagum .semua murid baru itu begitu terpesona dengan ketampanan Iskandar termasuk Dira , Safa dan juga Rara .


Semua siswi baru pun bekasuk-kusuk membicarakan tentang siapa si pria tampan Itu .siapa sih kok kemarin gak liat dia pas kita MOS tanya seorang siswi bernama putri .


Oh itu , kalo gak salah nama nya kak Iskandar .dia wakil ketua OSIS kita , yg aku denger-denger kemarin dia gak ikut acara MOS karena lagi sakit "jawab seorang siswi lainnya.


Ganteng banget ya..


apalagi senyumnya , bikin klepek-klepek tau gak sih ucap siswi lain bernama Nisa.


Wulan yg mendengar kasak-kusuk itu pun menjadi jengkel. dengan berteriak wulan berkata seolah memberi peringatan .


"woy pada ngeliatin apa ? gak pernah liat cowok ganteng ya ?" . Jangan berpikir macem-macem kalian .


Seketika semua siswi baru itu pun menunduk takut . Iskandar dan Rendi hanya geleng-geleng melihat Wulan yg terkesan begitu galak.


Gila tuh kak Wulan udah kaya macan aja ya , celetuk Dira pelan.


Dia bukan macan tapi Mak lampir yg kelaparan , bisik Rara ke arah Safa dan Dira. seketika mereka bertiga tertawa terpingkal-pingkal .


Tanpa mereka sadari Iskandar menatap ke arah mereka sambil tersenyum .

__ADS_1


Gila tuh cewek imut banget , Baru kali ini gw liat cewek yg gemesin .


Rara..


namanya aja lucu , cocok sama wajahnya yg sederhana tapi gemesin "gumam Iskandar sambil tersenyum sendiri" .


Dodi yg dari tadi memperhatikan Iskandar yg terus menatap Rara merasa kesal dan juga cemburu . Dia merasa kalo Iskandar tertarik pada Rara .


Kok gw jadi takut tuh cowok deketin Rara ya , gimana kalo ternyata Rara juga suka sama tuh cowok. secara tuh cowok juga ganteng dan populer. Apalagi kayaknya Rara juga tertarik sama tuh cowok . ntar gak ada yg bisa gw gangguin lagi dong .


gak bisa...


gw gak rela , pokoknya cuma gw yg boleh deketin sama gangguin Rara "ucap Dodi dalam hatinya" .


Kini Dodi beralih menatap Rara yg sedang memainkan bola basket bersama Dira dan juga Safa .Rara tertawa begitu lepas hingga tanpa Dodi sadari jantung nya berdegup kencang .


Aduh kenapa jantung gw deg-degan gini ya ngelihat Rara senyum kaya gitu.


Aduh gimana kalo cowok yg lain pada liat juga ,ntar semua pada naksir sama Rara .


kalo kaya gitu saingan gw bisa tambah banyak dong.


Aaaaaaaaaa..


Dodi teriak frustasi membayangkan nya .


hingga tanpa ia sadari kini semua mata sedang menatapnya .


Dasar cowok sinting !!


ucap Rara yg membuat Dodi sadar sedang menjadi tontonan semua murid di lapangan .


Dodi yg merasa malu menutup wajahnya dengan topi dan berlari ke arah belakang agar tidak menjadi tontonan .


Dira yg melihat tingkah lucu Dodi hanya tersenyum gemas .


Ya ampun Dodi lucu banget sih Bahakan kak Iskandar pun masih kalah imutnya , bikin gemes pingin cium-cium pipinya "ucap Dira tanpa sadar .


Safa dan Rara yg mendengar nya hanya geleng-geleng sendiri melihat tingkah Dira .


Mereka heran karena ternyata Dira masih saja menyukai Dodi yg sudah jelas-jelas menolak nya .


Memang ya kalo yg udah cinta bahkan *** kucing pun berubah jadi coklat , ucap Rara spontan yg membuat semua orang yg mendengar tertawa terpingkal-pingkal .


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2