
Rara langsung bergegas untuk turun setelah mendapat perintah dari sang kakek .
Kakek..
Maafin rara...
Rara terus memanggil-manggil kakek dengan perasaan takutnya .
Diam dan jangan bicara !!
Dengar ucapan kakek , sekarang kamu minta maaf pada bapak ini "ucap kakek dengan suara seraknya"
Maaf pak Rara gak akan ngambil buah jambu bapak lagi , Rara berucap sambil menundukkan kepalanya .dia merasa ngeri kalo harus menatap wajah si bapak pemilik pohon yg sedang marah .dan bahkan yg lebih mengerikan lagi harus menatap wajah kakek yg sedang marah .seperti singa yg ingin mencabik-cabik Rara saat ini , itulah istilah Rara untuk sang kakek .
Kali ini kamu saya maafkan , Rara begitu lega mendengar ucapan si bapak .
Tapi kamu tetap bertanggung jawab ..
Sontak kalimat itu langsung membuat senyum Rara hilang seketika .
Tentu..
Rara akan bertanggung jawab dengan kesalahannya , tegas sang kakek .
Kakek....
Rara...
Diam dan jangan bicara apapun ucap kakek yg membuat Rara langsung berhenti berkata .
Rara akan bertanggung jawab pak ,
Mulai besok Rara akan datang kesini 2x sehari untuk menyiram pohon jambu itu sampe dia berbuah lagi .Rara akan melakukan itu sampe buah jambu baru muncul sesuai jambu yg Rara petik .
Mendengar ucapan kakek yg rara tak masuk akal membuat Rara mengeluarkan protesnya .
Kakek ...
Tapi itu gak masuk akal..
__ADS_1
mana mungkin Rara bisa ..
Diam dan jangan membantah kakek , ultimatum kakek kepada Rara .
Harusnya kamu berfikir sebelum bertindak .
Apa kakek pernah mengajari kamu untuk mencuri ?
Apa semua yg kakek kasih ke kamu masih kurang ?
Sontak rara menjadi merasa bersalah mendengar penuturan sang kakek .Rara sadar kalo apa yg dia lakukan saat ini melukai hati kakeknya .
Maafin Rara kek...
Ucap Rara sambil menangis .
Iskandar yg melihat Rara menangis langsung merasa terkejut.
Apa gak salah yg aku liat ini ?
Rara si cewek galak nangis cuma karena ucapan kakeknya ?
Dia begitu kaget dengan apa yg dia lihat saat ini .
Baik kek Rara akan bertanggung jawab atas kesalahan Rara .
Rara akan datang kesini 2x sehari untuk merawat pohon jambu ini .Rara juga akan melakukan itu sampe pohon ini berbuah lagi sesuai dengan jumlah buah yg Rara ambil tadi .
Kakek yg mendengar ucapan Rara hanya diam saja tak merespon.
Kakek tau Ra , kamu gak mungkin ngecewain kakek . Kamu cucu kesayangan kakek , kakek akan pastikan untuk mendidik kamu jadi seseorang yg bertangungjawab jawab batin kakek dalam hati .
Setelah menyampaikan permintaan maap kepada si pemilik pohon kini Rara dan kakek pun pamit diri untuk pulang .
Makasih ya pak udah mau maapin Rara .
Iya nak sama-sama , bapak tau kamu anak yg baik buktinya kamu mau menuruti ucapan kakek mu .
Saya sayang kakek saya melebihi apapun pak , saya gak mau ngecewain kakek sedikitpun .
__ADS_1
Seketika si bapak pemilik pohon merasa kagum dengan Rara .
Sebelum pergi Rara menyempatkan diri untuk berbicara pada Iskandar .
Kak...
Maafin Rara ya ..
dan tolong jangan cerita ke siapapun tentang hari ini .
Rara akan tanggung jawab kok ,jadi tolong kak Iskandar rahasiakan ini semua .
Dari siapapun Ra ?
Termasuk Safa dan Dira ?
Iya kak ,
aku malu kalo orang lain sampe tau hobi aku yg satu ini .
Kini Rara memasang wajah melasnya , berharap Iskandar memenuhi permintaan nya itu .
Baik..
ucap Iskandar singkat yg membuat Rara merasa bahagia .
Makasih kak..
kini Rara tersenyum manis ke arah Iskandar ..
Ya Tuhan ..
kamu sadar gak sih Ra senyum kamu itu hampir bikin jantung aku copot .
ya jelas lah Ra aku gak bakal cerita siapapun .justru ini kesempatan aku biar bisa deketin kamu ...
Maapin aku juga ya Ra kalo punya niat lain ke kamu ..
Tapi aku rasa ini cara Tuhan mendekatkan kita , gumam Iskandar dalam hatinya yg sedang berbunga-bunga .
__ADS_1
bersambung...