The Trouble Maker

The Trouble Maker
Menggigit Pipi


__ADS_3

Tringgghh


Bel tanda jam istirahat pun berbunyi .


kini rara , Dira dan Safa bersiap untuk menuju kantin .


Ayo ke kantin sekarang aku udah laper banget nih gak tahan udah mau pingsan " ajak Rara pada dua sahabatnya sambil tersenyum kuda" .


Lebay deh ya , ucap Dira singkat .


Tau nih emang kamu udah berapa abad gak makan sih Ra , tanya Safa pada sahabatnya itu .


Udah gak usah bawel sekarang ayo makan , Rara menyeret tangan Dira dan Safa agar mempercepat langkah kakinya .


Kini mereka pun telah sampai di kantin . Rara dengan cepat mendudukan pantatnya diatas kursi yg ada di paling pojok .


Bu bakso sama es jeruknya satu " teriak Rara pada ibu kantin ".


Iya neng bentar ya , ibu lagi buatin pesenam orang dulu " jawab ibu kantin " .


Bu buatin punya saya dulu ya ..


Saya udah kelaparan nih ..


bisa mati kalo harus nungguin lagi ..


ucap melas Rara sambil mengedipkan kedua matanya.


Dira dan Safa yg melihat tingkah konyol Rara hanya menggeleng-gelengkan kepalanya heran . mereka merasa bingung dengan tingkah sok imut rara itu.


Ra..


Tumben amat sih Lo sok imut gitu " tanya Dira heran" .


Gue gak sok imut , tapi gue emang imut celetuk Rara spontan yg membuat semua orang di kantin tertawa terbahak-bahak .


Tanpa Rara sadari disana juga ada Wulan , Rendi dan Iskandar yg sedang makan siang .


Sontak Wulan yg mendengar ucapan Rara langsung menimpalinya .


Woyy biang rusuh !!

__ADS_1


Pasti cuma emak Lo yg bilang kalo Lo imutt ..


"sindir Wulan sambil tertawa " .


Rara yg mendengar ucapan Wulan pun langsung bangkit dari duduknya dan mendekat ke arah Mulan .


" Kak Wulan gak percaya kalo aku imut ? tanya Rara sambil tersenyum meledek ke arah Wulan " .


Ya iyalah gak percaya " ucap Wulan sewot " .


Bagus deh kalo gitu , kan kalo kak Wulan percaya sama aku nama nya kak Wulan Musrik " celetuk Rara yg sontak membuat Wulan makin jengkel " .


Wulan yg merasa Rara sedang meledeknya pun menjadi geram . kini Wulan berdiri di depan Rara sambil berkacak pinggang dan menatap kesal ke arah Rara .


Kenapa ..


mau marah ya ..


jangan marah-marah Mulu ntar cepet tua .kan sayang udah maskeran tiap hari tapi tetep keriput karena sering ngomel-ngomel " tutur rara sambil nyengir tanpa dosa " .


Lo tuh ya ..


"tunjuk Wulan kesal ke arah Rara" .


Rendi menarik tangan Wulan , sedangkan Iskandar menarik tangan Rara .


Udah lah lan , kamu gak usah nanggepin si Rara . anggep aja dia itu angin lalu " ucap Rendi mencoba menenangkan Wulan " .


Maksud kak Rendi aku kentut gitu ..


"protes Rara yg tak terima di bilang angin" .


Bukan gitu Ra..


maksud aku..


Rendi langsung menghentikan kata-kata nya karena melihat tatapan marah Rara . Rendi merasa telah salah berkata hingga membuat Rara melotot seperti singa kelaparan yg ingin memakan nya .


Berbeda dengan Rendi yg merasa ketakutan , Iskandar justru merasa gemas melihat sikap Rara saat ini . Iskandar secara spontan mencubit kedua pipi Chabi Rara .


" Kamu gemesin banget sih " ucap Iskandar sambil mencubit dan menggoyang-goyangkan kedua pipi Rara " .

__ADS_1


Sontak tingkah Iskandar itu membuat semua orang yg ada di kantin menjadi bingung . begitu juga dengan Rara , dia yg merasa malu membuat pipinya menjadi merona .


Iskandar yg melihat pipi Rara merona menjadi semakin gemas. tanpa sadar Iskandar membuka mulutnya hendak menggigit pipi Rara .


Safa yg melihatnya sontak langsung menghentikannya .


Eh ..


kak Iskandar mau apa ?


Safa dengan sigap menutup mulut Iskandar dengan kerupuk yg tdi ia pegang .


Safa tak mau kalo sampe Iskandar benar-benar menggigit pipi Rara karena pasti akan membuat Rara makin di benci oleh Wulan .


Iskandar yg merasa malu dengan sikapnya langsung meminta maaf pada Rara dan Safa .


"Maaf ya Ra aku khilaf..


Abisnya aku gemes liat pipi kamu , ucap Iskandar sambil menggaruk lehernya yg tak gatal " .


Safa dan rara yg mendengar itu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya . mereka merasa Iskandar begitu konyol . mereka juga tak menyangka kalau seorang Iskandar Ika Wijaya bisa bersikap seperti itu .karena yg mereka tau selama ini kak Iskandar adalah tie cowok yg selalu bersikap cool .


Kini kantin sekolah pun menjadi sangat ramai .bukan karena pengunjung yg membludak untuk makan , tapi justru pengunjung yg berdatangan untuk melihat perdebatan Rara dan juga Wulan .


Gue bingung Ra sama Lo ..


Padahal Lo bukan artis ..


wajah lo juga gak cakep-cakep amat ..


trus kenapa kak Iskandar bisa segitu sukanya Ama elo sih ..


"batin Dira sambil terus menatap ke arah Rara dan Iskandar secara bergantian" ..


kadang cinta tak memandang rupa..


bahkan kadang kesederhanaan bisa membuat seseorang menyukai kita..


terkadang juga kekurangan yg kita miliki menjadi kelebihan kita Dimata orang lain..


tak perlu menjadi orang lain hanya untuk di cintai..

__ADS_1


bersyukurlah dengan apa yg kita punya ..


karena sejatinya cinta itu apa ada nya bukan ada apanya 😂😂😂


__ADS_2