The Unifier

The Unifier
Bab 2


__ADS_3

12 tahun kemudian


"Hoam..." Ucap Nia dari atas. "Jam berapa ini?" Tanya Nia sambil turun ke bawah. "Ohh, Nia, kamu sudah bangun?" Tanya suara itu lembut. "Ibu, jam berapa ini?" Tanya Nia lagi. "Ini jam sembilan sayang." Senyum ibunya sambil menyiapkan makan. " HAH?! Jam sembilan?! kenapa ibu tidak membangunkanku dari tadi?!" Teriak Nia sambil berlari ke kamar mandi. "Aduh... ibu kok nggak bangunin aku sih? padahal sudah tahu alarmku lagi rusak." Omel nia dalam hati. "Nia, pelan pelan saja mandinya!" Teriak ibunya sambil geleng geleng. "Pelan pelan bagaimana? jam sembilan biasanya teman teman sudah istirahat." kata Nia terburu buru sikat gigi. "Nia ayo sarapan!" Teriak ibunya dari bawah. "Aku segera kesana!" Ucap Nia sambil berlari ke kamarnya. "Anak itu kenapa terburu buru, padahal inikan hari minggu? mungkin dia ada janji dengan teman sekelasnya." kata ibunya dalam hati sambil tersenyum. "Ehh.. Apakah Nia punya teman?" Tanya ibunya lagi kebingungan. "DRAP DRAP DRAP DRAP." Suara Nia berlari di tangga. "Nia, jangan lari lari di tangga, nanti jatuh." tegur ibunya. "maaf bu, tidak ada waktu untuk berjalan." Ucap Nia sambil mengambil sarapannya dan memakai sepatu. "Eh..? Kamu mau kemana pakai seragam begitu?" Tanya ibunya bingung. "Kesekolah, dadah bu!" Teriak Nia sambil berlari menjauh. "Nia, ini hari minggu, mau ngapain ke sekolah?" Teriak ibunya, tetapi Nia sudah terlalu jauh. "Aduh... Lagi lagi anak ini salah tanggal." Gumam ibunya sambil geleng geleng. "Harus cepat... Terlambat datang.." Ucap Nia sambil tersengal sengal. "Tinggal sedikit lagi.." Ucap Nia sambil berjalan ke kiri. "Loh? Kok sepi?" Tanyanya kebingungan sambil memasuki gerbang. "Hey, adik, ini hari libur, mau ngapain kesekolah?" Tanya pak satpam yang melihat Nia masuk gerbang. "Hari libur? Perasaan tadi ada yang bilang kalau hari ini hari minggu, tapi siapa?" Tanya Nia kebingungan. Nia segera berbalik menuju pintu gerbang dan mulai berlari ke rumah. "Hhh.. Capek..." Keluh Nia yang perutnya mulai sakit. "Auu.. Perutku... Sepertinya aku tahu sekarang alasan kenapa ibu melarang untuk tidak makan sambil jalan." Ucap Nia lagi sambil mengingat ingat ucapan ibunya. "Nia, kamu ngapain kesekolah? Inikan hari minggu." Ucap ibunya khawatir. "Ahh.. Aku cuma salah hari.." Jawab Nia sambil garuk garuk kepala. "Ohh ya, ibu kenapa ada di sini?" Tanya Nia kepada ibunya. "Apa maksudmu kenapa ibu ada disini? Inikan di depan rumah." jawab ibunya bingung. "Loh.. cepat sekali sampainya, padahal tadi lama sekali untuk sampai kesekolah." Ucap Nia kebingungan. "Ahh.. Sudahlah, ayo masuk. Ibu punya kejutan untukmu." Kata ibunya. "Kejutan, apakah alarmku sudah diperbaiki?" Tanya Nia penasaran dalam hati. sesampainya di dalam rumah, Nia melepas sepatu dan kaos kakinya dan mulai berjalan ke kamar mandi. "Kira kira kejutan apa ya? Ibu terlihat semangat untuk kejutannya." Ucap Nia penasaran keluar dari kamar mandi. "Ibu, aku masih.." Ucapan Nia terpotong. "Tada! Cantikkan?" Tanya ibunya sambil memberikan kalung dengan batu ditengah nya berwarna setengah biru setengah merah."Ini bagus sekali, tapi untuk apa?" tanya Nia kebingungan sekaligus senang. "Kamu lupa kalau hari ini hari ulang tahunmu yang ke 12?" Tanya ibunya lagi. "Ehh? Ulang tahunku?" Tanya Nia sambil berlari melihat kalender. "Wah, benar benar hari ulang tahunku!" Ucap Nia kegirangan. "Kamu ingat toast yang kamu makan untuk sarapan tadi pagi?" Tanya ibunya. "Iya." Jawab Nia. "Bagaimana rasanya?" Tanya ibunya semangat. "Rasanya enak sekali, aku sudah lama tidak makan toast." Jawab Nia senang. "Syukurlah.. Ohh ya, ibu ada satu lagi kejutan." Ucap ibunya semangat. "Kita akan pindah rumah besok." kata ibunya kegirangan. "Ehh? Pindah rumah?" Tanya Nia dalam hati tidak percaya.


__ADS_2