
Di dalam ruangan itu sudah ada 6 org yg sedang berkenalan dan sedikit berbincang-bincang "Nama ku Kian Liao aku akan menjadi salah satu murid baru yg akan masuk ke Akademi Daun Salju" Kata Yuna memperkenalkan diri nya
"Aku Ryuji, salah satu murid baru yg akan masuk ke dalam Akademi Daun Salju" Kata seorang laki-laki yg mengenakan hanfu laki-laki berwarna hitam dengan sulaman Phoenix emas di bagian bawah nya dan syal hitam kecoklatan yg menutupi wajah nya dari leher sampai hidung
"Aku Ximian, aku juga salah satu murid baru yg akan masuk ke Akademi Daun Salju" Laki-laki ini mengenakan hanfu laki-laki berwarna hijau rumput dengan sulaman serigala hitam yg sedang tidur nyenyak di belakang punggungnya terdapat dua sarung pedang yg menyilang, Yuna bisa menduga kalau laki-laki ini menggunakan Pedang Kembar
"Aku Yuji aku saudara kembar Ryuji" Penampilannya sama seperti Ryuji mengenakan syal yg sama tapi tidak menutup wajah nya hanya sampai lehernya saja (pakaiannya juga sama ya!)
Kini semua mata tertuju pada laki-laki yg menyilangkan kaki nya sambil melipat tangan di dada dan menutup mata nya rambut nya pendek tapi poni kanannya menutupi mata kanannya entah itu di sengaja atau memang sudah ciri khas nya
Laki-laki itu membuka mata nya "Aku Huolin" Kata nya singkat. Laki-laki itu menggunakan hanfu laki-laki berwarna merah darah dan di padukan dengan hitam di bawah nya terdapat sulaman Naga Emas yg membuka mulut nya lebar-lebar seperti mengaum
"Singkat amat mas" Batin Yuna jengah
"Karena semua nya sudah berkenalan aku ingin kalian semua mengikuti ku ke ruang kepala Akademi untuk melakukan tes elemen" Jelas Yau
Semua nya keluar dari ruangan tersebut Yu setia menunggu di luar sampai pandangan mata nya bertemu dengan Yau lalu beralih menatap mata Yuna "Ano kalian duluan saja aku akan disini sebentar" Yau berbicara "Aku akan menunggu agak jauh dari kalian" Kata Yau lalu meninggalkan Yu dan Yuna Liao berdua
__ADS_1
"Yu aku ingin kau masuk ke Teratai Semesta. Aku tidak mungkin membawa kesana paham kan?" Tanya Yuna lembut mengelus kepala Yu. Yu hanya mengangguk dan masuk ke dalam Teratai Semesta
Setelah itu Yuna Liao alias Kian Liao pergi dari sana menyusul. Dalam perjalanan ke ruang kepala Akademi hanya ada keheningan bersama Yau, sesekali Yau melirik ke arah Yuna seperti ingin menanyakan sesuatu tapi sedang menunggu waktu yg tepat Yuna Liao yg sedari tadi sadar kalau Yau curi-curi pandang pada nya pun angkat bicara
"Aku perhatikan dari tadi kau selalu curi-curi pandang padaku! Apa mau mu sebenarnya!?" Tegas Yuna Liao sambil menunjuk hidung Yau
Yau tersenyum lalu berkata "Karena kau.... Mirip dengan Kakak Seperguruan ku nama nya juga sama seperti mu, sikap, sifat, karakteristik, sangat sangat mirip. Saat menyuruh 'Yu' keluar aku ingin menanyakan (mendekat ke telinga Yuna) Apakah kau Kakak seperguruan Kian?" Bisik Yau serius
Yuna Liao alias Kian Liao tersentak mata nya melebar mendengar bisikan Yau "A-Apa maksud Tuan Yau? Mungkin hanya kebetulan saja hahahahah" Yuna Liao tertawa tapi dalam hati nya sedang disko karena takut
"Apa dia tau? Ah mana mungkin dia juga mirip dengan Adik seperguruan Yau mungkin ini hanya kebetulan" Batin Yuna menyangkal pemikirannya kalau Yau adalah Adik seperguruan nya di dunia modern
"Kena kau" Batin Yau yg melihat ekspresi Yuna yg menunduk seperti bingung ada apa? Apakah mungkin? Bukankah mereka masih hidup di dunia modern? Pertanyaan-pertanyaan itu muncul di benak Yuna Liao
"Ah sudah lah maaf aku menuduh tanpa bukti sekarang ayo kita ke ruang Kepala Akademi" Kata Yau membuat Yuna salah tingkah
"A-ah iya... "
__ADS_1
***
Setelah sampai di depan ruang Kepala Akademi dimana 4 org laki-laki tadi sudah menunggu mereka sedari tadi. Setelah itu mereka pun masuk
"Kepala Akademi saya sudah membawa 5 calon murid baru Akademi Daun Salju"
Kepala Akademi alias Cian Yi hanya diam menyelesaikan lembar terakhir pekerjaannya
Setelah selesai ia mendongak kepala nya lalu menatap tajam pada ke 5 calon murid itu tapi ada 1 yg masih tenang dan itu adalah Yuna Liao nampaknya ia merasa kenal dengan tatapan Cinta Yi
"Tatapannya benar-benar mirip dengan Guru Cian Yi" Batin Yuna kagum dengan mata yg berbinar
"Ekhem saya adalah Kepala Akademi sekaligus pemilik Akademi Daun Salju. Sebenarnya Akademi Daun Salju tidak bergabung dalam Kekaisaran manapun lantas bagaimana cara murid² disini bisa tetap makan tanpa pasokan dari Kekaisaran? Kami memanfaatkan hasil hutan yg ada di sekeliling Akademi. Saya hanya menebak isi pikiran kalian karena itu saya berkata seperti itu"Jelas Cian Yi
"Bukan hanya mirip tapi sangat mirip. Guru Cian Yi juga org seperti ini..... aku kagum pada Kepala Akademi yg memiliki kemiripan dengan Guru" Batin Yuna Liao masih dengan tatapan kagum dan berbinar
"Yau jelaskan rintangan yg akan di lalui oleh calon murid Akademi Daun Salju" Titah Cian Yi
__ADS_1
"Hari ini kalian akan langsung dikirim ke hutan yg dekat dengan Akademi, kalian akan masuk ke 5 hutan yg berbeda hutan tersebut adalah Hutan Cahaya, Hutan Elf, Hutan Bayangan, dan yg terakhir Hutan Kematian. Di sana kalian akan disuruh untuk berburu hewan setidaknya itu adalah hewan yg 'Istimewa, dan Langka' setidaknya 2 hewan lah. Setelah melewati ke 5 hutan tersebut kalian akan kembali ke Akademi untuk beristirahat keesokan pagi nya. Esok kalian akan di beri bekal oleh pihak kantin untuk pergi ke Danau Es dan bertapa di tengah-tengah Danau yg membeku itu lalu kalian kembali lagi kesini saat malam hari saat Jam Malam Akademi. Lalu hari ke 3 adalah babak akhir kalian akan bertarung secara acak di Hutan Aurora hutan yg sangat indah itu akan menjadi saksi bisu pertarungan kalian untuk bisa masuk ke Akademi. Hari ke 4? itu adalah hari pertama kalian di Akademi ini. Jika hasil pertandingan seri maka semua peserta di nyata kan sebagai murid Akademi Daun Salju dan ruangan tempat kita berkenalan tadi itu akan menjadi kamar kalian"Jelas Yau panjang lebar
"Oh ****!! Tenggorokan ku kering mulut ku pegal ohok ohok.. " Batin Yau terbatuk-batuk