
Setelah negosiasi mereka berjalan masuk ke dalam Akademi Daun Salju Yu yg tertidur membuat Yuna Liao harus menggendong nya. Lagi pula ia tak keberatan..... Lagi pula di kehidupannya dulu ia pernah menggendong adik seperguruannya
Mereka terus berjalan sampai Yuna Liao menjadi pusat perhatian semua murid seperguruan entah itu laki-laki atau perempuan ya..... Tentu nya kalian tau jika wanita yg melihat itu pasti ada yg mengejek mencemooh atau hanya sebatas kagum
"Ini dia.... Selama 4 hari ke depan dari sekarang kau akan tinggal disini di dalam ada 4 calon murid Akademi Daun Salju" Jelas kakek itu lalu pergi begitu saja bersama Yau tapi Yuna Liao mencegah mereka
"Ano..... Di dalam apa ada murid perempuan? Juga.... Siapa nama anda? Maaf jika saya lancang" Tanya Yuna Liao
"Ah di dalam semua nya laki-laki tak ada perempuan.... Dan.... Nama ku..... Cian Yi" Kata kakek itu lalu menghilang bersama Yau
Yuna terpaku ia merasa tak percaya "Namanya....." Ia tak ingin memikirkannya lagi jadi ia langsung mengetuk pintu lalu membuka pintu tersebut
"Ano.... Permisi.... "
Hening.
Tak ada siapa pun di sana sangat tenang "Tak ada siapa pun" Ia melirik 5 kasur yg ada di kanan dan kiri nya 4 kasur nya sangat bersih serta rapi dan masih sangat bagus tapi kasur yg ke-5 sedikit usang seperti tak ada yg menempati
Yuna Liao berjalan mendekati kasur yg di sebelah kanan sudut. Ya... Syukurlah di sudut aku senang. Pikir Yuna Liao
Yu? Untuk 1 malam ini ia akan tidur bersama Yuna Liao namun 3 hari ke depan mulai dari besok ia akan tidur bersama Yau dan Cian Yi. Yuna Liao membaringkan Yu secara perlahan di atas ranjang yg tak terlalu besar dan tak terlalu kecil itu
"Yosh! Tidur lah Yu aku akan menemanimu" Kata Yuna Liao lembut
Ia ikut berbaring di samping Yu sambil bersenandung indah nan lembut, ia bernyanyi, ia menyanyikan lagu Kokoronashi lagu favorit nya di saat bersedih maupun sedang galau
Di tempat Yau dan Cian Yi
__ADS_1
"Kakek izin kan aku untuk memata-matai nya biar aku yg pasti kan apakah dia benar Kakak seperguruan atau bukan" Ucap Yau pasti
Cian Yi tak menggubris ia fokus pada berkas yg ada di atas meja nya. Cian Yi adalah pemilik sekaligus kepala Akademi Daun Salju, Yau Yi adalah cucu sekaligus asisten kepercayaan Cian Yi. Mereka berdua beriengkarnasi kesini untuk menemukan murid sekaligus Kakak Seperguruan yg amat misterius tapi suatu hari mereka bertemu dengan Yuna Liao mengatakan namanya adalah Kian Liao
Cian Yi adalah guru dari Kian Liao hanya org itu yg sangat sangat sangat dekat dengan Kian Liao sedangkan Yau Yi adalah Adik Seperguruan Kian Liao dan sering bermanja pada Kian Liao
"Kakek!!! Mohon izin kan aku!!!" Kata Yau sekali lagi karena sang kakek tak menggubris nya
Cian Yi menghela nafas pelan lalu berkata "Baiklah aku izin kan setiap pergerakan atau pun sikap yg sama dengan Kian'er kita akan bicara empat mata dengan diri nya nanti" Kata Cian Yi final
Wajah Yau sumringah senang walau hanya dengan senyuman kecil yg melengkung di bibir nya "Kalau begitu aku permisi!!" Yau langsung meninggalkan Cian Yi setelah itu ia pergi ke ruangan Yuna Liao alias Kian dan berdiri tepat di depan pintu menempelkan telinga nya di sana
Di dalam (ruangan)
"Yu!!..... " Lirih Yuna melihat Yu tergeletak dengan beberapa luka goresan di bagian pipi dan tubuh nya
Yuna Liao mulai kesal perlahan suhu udara di sekitar ruangan tersebut menjadi panas rambut serta pakaian yg di kenakan Yuna Liao mulai terangkat ke atas nampak nya ia benar-benar marah kali ini
"Kau...... " Yuna Liao mengangkat kepala nya mata nya di penuhi dengan warna merah darah bersinar
Bbrraakk.....
"Bgst gue telat any***!!! " Batin Yau
Saat merasakan ruangan sekitar mulai panas Yau langsung mendobrak pintu dan melihat Yu di cengkraman rambut nya dan di angkat ke atas
"Haah...... Kian..... Tenang!!!!..... Yuji!!!! Turunkan... Haah... Anak... Itu.... Sekarang...." Yau langsung terduduk akibat panas yg melanda
__ADS_1
Tanpa banyak bicara org yg Yau panggil Yuji itu segera melepaskan cengkraman di rambut nya Yu karena juga ia merasa sangat kepanasan. Seketika itu juga suhu di ruangan tersebut mulai menurun drastis dan kembali pada suhu semula
Yuna Liao segera memangku Yu dengan perasaan khawatir "Yu... Kau baik-baik saja?" Tanya Yuna Liao walau mereka baru bertemu beberapa waktu lalu tapi Yuna sdh menganggap Yu seperti adik laki-laki nya sendiri
"Tidak.... Kekuatan ku tidak pulih sepenuhnya jadi aku.... Agak sedikit lemah..... " Kata Yu terengah-engah
"Yuji panggil yg lain untuk datang kesini aku ingin bicara dengan kalian. Kian kau tetap disini dan obati anak itu" Kata Yau dan di angguki oleh Yuna dan Yuji
Yuji keluar dari ruangan tersebut lalu pergi ke suatu tempat entah tempat apakah itu. Di dalam ruangan Yuna mencoba menyembuhkan Yu keringat dingin mulai bercucuran Yu terluka parah mungkin lebih dari kata parah? "Yu... " Tiba-tiba sekelebat bayangan muncul di kepala nya itu adalah 2 ingatan 1 ingatan yg dimana itu adalah milik tubuh yg sedang ia tinggali itu adalah semua ingatan yg dimiliki oleh pemilik tubuh asli nya
Tapi ia tidak tau milik siapa ingatan yg satu nya ingatan itu ia melihat seorang bayi kecil perempuan nan manis sedang bergelayut manja di tubuh seekor bayi serigala kecil yg tak lain adalah Yu "Apa itu? Ingatan milik siapa itu? Aku hanya tau kalau yg 1 nya adalah milik Putri Yuna tapi yg itu aku tidak tau" Batin nya heran
"Tingkah nya sama, perilaku nya sama, marah pun juga sama, lalu kekhawatiran nya juga sama.... Benar-benar mirip dengan Kakak Seperguruan" Batin Yau mengangguk-angguk
Yu perlahan membuka mata nya hal pertama yg ia lihat adalah wajah Yuna Liao yg berkeringat akibat menyembuhkan diri nya ia mencoba bangun perlahan dibantu oleh Yuna Liao "Maaf Putri saya terlalu lemah..... Andai saja saya tidak---"
"Ssttt..... Sudah lah tidak apa-apa aku mengerti kau di segel oleh Ibu mu untuk bertemu dengan Putri Zhui kan? Aku hanya akan merawat mu sampai kau bertemu dengan Putri Zhui mu itu.... " Jelas Yuna lalu melepaskan jati telunjuk nya yg ia tempelkan di bibir Yu
"Tapi... Anda adalah Putri Zhui yg saya maksud..... Segel Yin dan Yang yg sudah di lepaskan oleh--"
"Maaf tapi apa kau bisa keluar dahulu sebentar aku ingin bicara dengan Kian.... Ini.... serius" Kata Yau yg sedari tadi sudah mendengarkan pembicaraan mereka berdua
***Maaf ges kayak nya kouta author dah mo abis prediksi author habis nya ntar malem maap sekali lagi. Oh ya maap juga kalau banyak typo atau yg lain yak
see you
🌸🌸🌸***
__ADS_1