Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri

Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri
Episode 19


__ADS_3

Salah satu dari 9 dewa-dewi itu ada di antara mereka yg tengah bersin "Ada apa dengan mu? Kenapa seorang Dewa seperti mu bisa bersin?" Tanya Ziloz, Dewa Perang


"Ini karena ada yg menyumpahi ku dan itu ulah dari anak mereka" Jawab Shimizu, si Dewa takdir sambil menunjuk Yin Yui dan Yang Loui


"Wah kasihan sekali kau ini hahahah..... " Tawa Yuina, sang Dewi kecantikan


"Sudah diam kalian! Sudah waktu nya kita bangunkan mereka! Zhui sdh membangunkan salah satu kekuatan nya sebelum kekuatan terakhir nya bangkit kita harus bangunkan org tua nya dulu agar bisa mengalahkan 'manusia' yg sangat tidak adil itu!" Kata Zheilan, sang Dewa Pencipta


Mereka semua mengangguk mereka mengelilingi Yin Yui dan Yang Loui yg masih tertidur saat kekuatan mereka sdh terkumpul di telapak tangan Shimizu bersin membuat kekuatan yg sdh terkumpul tadi menjadi hancur seketika "Ah ya ampun Shimizu tak bisa kah kau tahan bersin mu itu?" Protes Haolou, sang Dewa Hewan


"Tidak bisa..... Ia menyumpahi ku untuk terus bersin-bersin... Hattciiuuh..... Dalam ke adaan apa pun...." Balas Shimizu menggosok hidung nya yg amat gatal itu


"Haah.... Nampak nya kita harus menunggu Zhui untuk datang ke sini dan mencabut sumpah nya" Tutur Zheilan


"Menunggu? Apa maksud Yang Mulia?" Tanya Shi Yui, sang Dewi penyembuh


"Aku lihat masa depannya ia akan datang kesini dalam.... Hm..... Kira-kira dia akan datang dalam waktu selama..... 5 bulan lagi? Ya itu lah, bertahanlah selama 5 bulan dari sekarang Shimizu" Kata Zheilan


Perkataan Zheilan membuat Shimizu merasakan kaki nya lemas tak berdaya karena bagaimana cara nya ia bisa bertahan dengan bersin-bersin ini???


***


Zhui duduk di kursi tunggal sambil memegang cangkir yg berisi kan bunga teratai kecil yg sudah mekar di sana kini ia seperti diri nya di dunia modern dulu gadis yg berusia 22 tahun sikap nya juga berubah menjadi kalem dan dia juga sdh mulai bisa menerima jikalau diri nya adalah seorang putri dan seorang istri juga ibu dari sebuah Kekaisaran


"Ibu!!!!" Panggil Zhan


Hari ini Zhui (Panggilannya kita ubah jadi Zhui aja ya gengs:v bukan Yuna lagi) menyuruh Yau untuk memanggil Zhan ke mari karena ia benar-benar merindukan Zhan


"Zhan'er"

__ADS_1


"Oh anak ku Ibu sangat merindukan mu" Lirih Zhui


"Aku juga.... Aku juga merindukan Ibu hiks.... " Balas Zhan sedikit menangis dalam pelukan Zhui


Zhui mengelus rambut dan punggung Zhan "Ayah mu dimana?" Tanya Zhui


"Zhui'er bagaimana keadaan mu?"


Kaisar Zuelan berdiri di ambang pintu melihat kehangatan Ibu dan Anak itu, Zhui tersenyum ia bangkit dari duduk nya lalu berjalan mendekati Kaisar Zuelan


Cup....


Zhan menutup mata nya dan mengalihkan pandangannya yg tertutup pada tempat lain, Zhui mencium bibir Kaisar Zuelan singkat "Lan'er aku rindu pada mu maaf aku lupa dengan mu dan Zhan" lirih Zhui sendu


Kaisar Zuelan hanya tersenyum ia memegang dagu Zhui untuk menatap nya "Tak apa..... Walau kau hilang ingatan lagi aku akan terus mendekati mu walau kau akan menjadi kejam sekalipun" Tutur Kaisar Zuelan. Kata-kata nya sangat manis bak madu lebah yg baru di panen


"Terserah kau saja tapi aku sarankan untuk jangan keluar dari akademi dulu aku ingin menyelesaikan masalah ku di Kekaisaran"


"Masalah apa?"


"Ibu Suri meminta ku untuk mengangkat Permaisuri lagi untuk menggantikan posisi mu, tapi aku tidak mau! Sebenarnya permintaan itu sudah muncul 1 tahun setelah kau tiada. Karena penolakan ku Ibu Suri tak segan-segan memberi ku obat perang***g untunglah aku selalu terhindar dari obat itu" Jelas Kaisar Zuelan


"Baiklah selesai kan lah masalah mu di sana jika merasa lelah datang lah ke akademi gerbang akademi akan selalu terbuka untuk mu dan Zhan" Kata Zhui dan di balas dengan anggukan oleh Kaisar Zuelan


***


Di suatu tempat di Dunia Bawah.....


Goa. Kita sering menggambarkan bentuk Goa yg sangat besar, gelap, penuh kelelawar, hantu dan jalan buntu, tapi.... Goa di dunia ini sangat indah mulut Goa itu di hiasi dengan akar rambat bunga yg tumbuh dinding dalam nya dihiasi oleh berbagai macam bunga yg aman tanpa racun juga dengan hiasan sedikit daun, ranting dan akar menjalar di sana-sini

__ADS_1


Di tengah Goa itu terdapat tempat tidur yg menyerupai seperti tempat tidur zaman modern namun terbuat dari batu di batu itu terdapat Serigala Jantan dan Serigala Betina yg tengah tertidur


Dari luar terdapat suara hewan yg berlari ke dalam menuju 2 Serigala itu "Putri Zhui telah membangkitkan kekuatan rahasia nya yg pertama kali! Lalu Pangeran Yu juga sudah mendapatkan Sayap Perak Putih nya!"


"Bagaimana dengan dunia atas? Bagaimana kondisi Raja dan Ratu?"


"Aku dapat kabar dari Dewa Haolou kalau mereka akan menunda untuk membangunkan Raja dan Ratu karena Dewa takdir yg tengah bersin-bersin. Katanya itu karena Putri Zhui yg menyumpahi Dewan takdir untuk selalu bersin-bersin"


"Begitu ternyata.... Apa Dewa Haolou mengatakan kalau kita harus bangun kan Raja Lou dan Ratu Hin?"


"Katanya kita harus menunda nya juga kita harus tunggu 5 bulan ke depan untuk membangunkan Raja Lou dan Ratu Hin"


"Baiklah kalau begitu! Kita buat tempat ini lebih aman agar tak ada siapa pun masuk kecuali Putri Zhui. Entah kenapa aku merasa kalau Putri akan kesini dalam waktu dekat tapi entah kapan itu akan terjadi"


Percakapan antara hewan buas, reptil, juga hewan terbang itu pun berakhir mereka keluar dari dalam Goa dan membuat keamanan lebih kuat entah ada apa sebenarnya ini? Karena hanya Author yg tau:v


***


"Sekarang apa aku harus memanggilmu dengan sebutan Yang Mulia Putri Zhui?" Canda Cian Yi


Yap! Setelah dari Desa Bulan Purnama Zhui kembali ke akademi ia cukup terkejut dengan perubahan yg di alami oleh org-org yg berada di akademi tak menyangka Cian Yi dan yg lain ikut berubah (Yau juga ikut berubah dia keturunan darah Yin dan Yang sekaligus juga). Kini ia duduk berdua alias berhadapan dengan Cian Yi di dalam ruang Kepala Akademi


"Guru anda tak perlu sampai segitu nya cukup panggil saya dengan nama Zhui itu sudah cukup" Ucap Zhui tersenyum hangat


"Baiklah kalau begitu. Bagaimana kalau besok malam kita pergi ke Desa Bulan Purnama untuk meminta agar dewa-dewi membangunkan Raja dan Ratu?" Mendengar nama Raja dan Ratu, Zhui teringat ia tak tau dimana tempat Ayah dan Ibu nya sekarang


"Ngomong-Ngomong Guru Ayah dan Ibu ada dimana?"


See you~ (˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵)

__ADS_1


__ADS_2