Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri

Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri
Episode 47


__ADS_3

"Sebenarnya aku tau kalau wanita itu menaburkan bubuk cinta ke dalam makanan dan minuman ku beberapa hari lalu, aku berfikir kalau itu adalah bubuk cinta tingkat rendah yg bekerja sangat lamban dan bisa ditekan menggunakan energi QI tapi ternyata itu adalah bubuk cinta tingkat tinggi yg memang bekerja agak lama agar hasil nya memuaskan. Kalian seharusnya tau apa yg terjadi selanjutnya jadi aku tak perlu menceritakan itu, setelah bangun dari tidur panjang selama 1 minggu aku masih dalam pengaruh bubuk cinta itu, untunglah pengawal sekaligus teman ku meletakkan penawar dari bubuk cinta itu dan membuat ku sadar akhirnya"


"Aku melihat surat yg ditinggalkan oleh Xiu, aku tidak tau Kekaisaran mana yg Xiu maksud sampai akhir nya aku menyuruh pengawal ku untuk mencari Xiu, walau dia ragu-ragu tapi akhirnya ia mau melakukan nya, sampai aku mengetahui kalau Xiu ada di Kekaisaran Feng, aku agak terkejut kalau ternyata pengawal ku memberi informasi yg salah dan yah..... Akhirnya mau tidak mau aku harus menggunakan ancaman agar ia memberi tahukan dimana Xiu berada dan disini lah aku sekarang" Kata Liang panjang lebar


"Jadi intinya kau tidak tau kalau itu adalah bubuk cinta tingkat tinggi?" Tanya Lou Lin yg dijawab anggukan oleh Liang


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


"Jadi Xiu... Maafkanlah Liang ya? Dia benar-benar tidak sengaja" Ucap Zhui memandang Liang yg menatap Xiu ingin menangis (versi chibi)


Xiu masih memalingkan wajah nya tidak peduli (msh dililit btw) "Zhui? Aku ada kabar soal hubungan Houlin dan Ayumi kau ingin dengar sekarang atau nanti?" Tiba-tiba sepintas suara Daisuke masuk ke dalam pikiran nya


"Em? Kau sudah mengetahui nya? Katakan setelah kami semua kembali Kekaisaran Feng kami memiliki masalah di tengah jalan, bisa kau tekan racun di tubuh Houlin?" Zhui berucap langsung tapi masih bisa didengar oleh Daisuke


"Baiklah kalau begitu, aku akan coba tekan racunnya itupun mungkin hanya bisa selama setengah hari kau harus cepat Zhui" Balas Daisuke


"Baiklah aku akan berusaha secepatnya" Balas Zhui memutuskan telepati


"Aku tidak suka meninggal kan mu di sini Xiu, jadi Ryuga, Ryugou, dan juga Yu akan membantu kalian berdamai di dimensi Teratai Perdamaian" Ucap Zhui senang membuat keputusan final


"Emh!! Eemmh....!!!" Nampaknya Xiu ingin protes tapi itu tidak mungkin karena ekor Zhui masih melilit pinggang dan mulut Xiu


Zhui yg tak ingin mendengar protes Xiu segera memasukkan Xiu dan Liang ke dimensi Teratai Perdamaian "Kalau begitu mari kita lanjut kan perjalanan" Ucap Zhui


โ˜โ˜€โ˜

__ADS_1


"Hm..... Aneh.... Mesti nya ada disekitar sini... Dimana ya?" Gumam Lou Lin mengetuk-ngetuk dinding goa


Saat ini mereka ada di dalam Goa Serigala yg di percaya tertidur nya Serigala milik Pemimpin Yin dan Pemimpin Yang, Zhui hanya celingak-celinguk melihat sekitar dalam goa sedangkan Lou Lin dan Rong Yi masih mencari sesuatu di dinding goa


"Zhui....." Suatu panggilan mengucapkan nama Zhui panggilan itu terus terjadi membuat Zhui hilang fokus yg membuat matanya kosong


Ia berjalan ke dalam goa dengan tatapan kosong, Lou Lin dan Rong Yi tak menyadari nya dan hanya fokus mencari sesuatu di dinding goa. Zhui terus masuk ke dalam goa sampai ia berhenti di hadapan ranjang batu dengan 2 Serigala beda jenis kelamin beda warna itu, mata nya kembali seperti semula dan sadar ia melihat ke sana-ke mari


"Mereka..... " Ia melihat ke arah 2 Serigala itu rasanya mirip sekali dengan Yu


"Hiks.... Ibu..... Ayah..... " Terdengar suara Yu yg bersedih


Zhui segera mengeluarkan Yu, Yu kini memiliki wujud dewasa nya secara sempurna (masih punya telinga Serigala, telinga manusia, dan ekor Serigala) "Yu..... " Panggil Zhui iba melihat Yu yg terus menangis


"Syukur lah...... Syukur lah... Ibu dan Ayah masih hidup..... Hiks.. " Kata Yu terisak


"Suruh Yu untuk melukai telapak tangannya dan buat kedua Serigala itu meminumnya" Tiba-tiba suara misterius terlintas di dalam kepala nya, ia sangat merasa asing dengan suara itu, bukan suara Daisuke, Ayumi, Lou Lin, Rong Yi, Zhan, dan Zuelan


Ia hanya menuruti suara itu, ia mengajak Yu mendekat "Yu lukai telapak tangan mu lalu buat mereka meminum darah mu" Tutur Zhui, Yu hanya mengangguk lirih lalu melukai telapak kanannya dan meminumkannya pada Ayah dan Ibu nya


Hening


Tiba-tiba cahaya putih dan hitam bercampur menjadi satu agak menyilaukan Zhui memeluk Yu memasukkan kepala nya ke dada Zhui, Zhui tau cahaya itu hampir membuat Yu pingsan karena itu Zhui memeluk Yu


"Emh....... " Seorang wanita berambut hitam panjang dengan ekor serta teling Serigala berwarna hitam (perawakan serta wajah nya manusia)

__ADS_1


"Hin'er?" Pria berambut Putih panjang serta ekor dan telinga Serigala Putih bangun dari tidur nya di samping wanita berambut hitam tadi (othor nggak usah jelasin lah ya gimana perawakannya intinya perawakannya manusia ya)


"Ibu!! Ayah!!" Yu segera keluar dari pelukan Zhui dan langsung memeluk Yin Hin dan Yang Lou (Episode 4 - Episode 6)


"Uh? Yu'....... Er?" Gumam Yin Hingga membalas pelukan Yu dan mengelus rambut Yu


"Ibu!!! Ibu!!! Ini sungguh Ibu!!! Hhhuuuaaa!!!!!!!" Yu menangis kencang memeluk Yin Hin seorang diri


"Sialan!"


Yang Lou langsung merebut Yin Hin dan memeluk nya dengan posesif "Lou'er apa yg kau lakukan! Lepaskan aku!" Pintar Yin Hin


"Hin'er kita tak punya anak sebesar ini, aku ingat kalau Yu masih kecil, aku masih ingat kalau umur nya baru menginjak 2 bulan" Ucap Yang Lou masih memeluk Yin Hin


"Ck! Jangan kekanak-kanakan! Wajah nya saja mirip dengan mu!!" Yin Hin menghempas kan tangan Yang Lou lalu kembali memeluk Yu dengan lembut


"Ibu...... " Lirih Yu


"Ibu disini, syukur lah kau masih hidup nak Ibu bersyukur" Kata Yin Hin terus mengelus kepala Yu


Yang Lou masih menatap nanar Yu "Ano..... "


Dengan kegugupan yg luar biasa Zhui membuka suara "Em? Wajah nya mirip dengan Nona Yin Yui dan Tuan Yang Loui" Tutur Yang Lou


"Emh? Setelah dilihat lagi memang benar" Timpal Yin Hin

__ADS_1


"Maaf apa nama anda Yang Yin Zhui?" Tanya Yin Hin yg masih mengelus kepala Yu, ia tau kalau Yu kini sudah tertidur nyenyak walau sedikit sesenggukan karena menangis


__ADS_2