Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri

Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri
Episode 55


__ADS_3

Maap ya author lambat up hehe, author lagi rada males dan juga tugas sekolah jadi ya gitu😅


***


"Ini cukup menyenangkan" Batin Ryugou santai sedikit tersenyum samar sambil menyeruput teh hijau di cangkir nya


***


Tok tok


"Ah itu pasti Zhui Jiejie!! Biar Lie saja yg buka!" Girang Lie Lin kesenangan


Saat membuka pintu Lie Lin terkejut dan berteriak


"Kkyyaa!!! Gege!!!---"


Rong Yi dan Lou Lin yg sedari tadi hanya duduk-duduk menunggu Zhui dan Lie Lin masuk terkejut mendengar teriakan Lie Lin


"Lie!!"


***


"Emh! Emh!" Terlihat Lie Lin memberontak dari seorang pria yg juga sejenis dengan Lou Lin, Lie Lin, dan Rong Yi (sesama rubah tapi warna nya putih salju)


"Kau!?"


"Hmh" Pria yg membawa Lie Lin terlihat tersenyum merendahkan pada Lou Lin dan Rong Yi


"Lepaskan adikku!!" Teriak Lou Lin


"Kenapa.... Aku.... Harus... Melakukannya?..... " Tanya nya putus²


"Karena... Aku..!! Kakak nya!!" Balas Lou Lin geram, melihat adik nya yg seperti tak bertenaga lagi, apa lagi saat ia merasakan mana adik nya mulai sedikit menghilang


"Apa yg kau lakukan pada adikku?" Tanya Lou Lin tajam


"Tidak.... Ada.... " Jawab nya


"Jika tidak... Mengapa mana nya jadi meredup sedikit demi sedikit?" Tanya Rong Yi yg merasakan mana Lie Lin sedikit hilang

__ADS_1


"Itu... Karena..... Tanahnya.... " Jawab nya


"Tanah?" Beo mereka berdua berdampingan di sisi satu sama lain


"Tanahnya..... Mengambil.... Mana Lie... Setelah... Aku... Datang... Entah... Kenapa?" Kata nya mulai merenggangkan tangannya yg membekap mulut Lie Lin


"Ugh?!" Rong Yi segera turun kebawah dan pergi untuk menyentuh tanah di belakang rumah Lou Lin yg biasa nya di tumbuhi tanaman herbal langka liar


Ia merasakan mana aneh dan benar beberapa detik kemudian ia merasakan mana Lie Lin yg terus berkumpul di satu tempat entah dimana, ia kemudian kembali "Lou, benar apa yg dia bilang, mana Lie'er seperti berkumpul di satu tempat entah dimana di belakang rumah mu" Kata Rong Yi serius


"Aku... Tidak bisa... Berbohong pada.... Mu dan... Lie'er" Kata pria itu yg tiba-tiba matanya memutih seputih salju


Lou Lin yg merasakan firasat buruk dari perubahan mata pria itu segera berteriak pada Rong Yi


"Rong Yi!"


Rong Yi yg paham langsung membuat kubah api di sekeliling pria itu dan tak disangka-sangka pria itu meledakkan dirinya dan berjatuhan lah air-air yg karena saat salju terkena suhu panas akan berubah menjadi air. Disitu tak ada Lie Lin, Rong Yi yg sebagai Pendekar Rubah Bermata Merah segera tahu itu adalah sebuah trik yg pernah ia pakai dan ia wariskan pada 2 murid nya yg sesama siluman Rubah di Dunia Bawah


"Tidak mungkin itu Lu Yi atau Sao Yi kan?" Tebak Rong Yi dalam batinnya


"Aarrgghhh!!!!! Lie!!!!!!!!!!" Teriak Lou Lin sekencang mungkin sampai membuat dataran yg dihuni para Siluman yg berbagai jenis bergetar dengan hebat


Rong Yi menyumpal kan 50 Tudung Malaikat yg baru matang ke dalam mulut Lou Lin dengan brutal, lalu ia memandang ke langit dan ia melihat Zhui dan seorang gadis duduk di bulan sabit sambil memegang Kelinci putih lucu di pangkuannya


"Rong!"


"Zhui!"


"Apa yg terjadi?! Aku sempat merasakan getaran saat kesini" Tanya Zhui khawatir


"Lie di culik oleh Siluman Rubah Putih! Itu membuat kekuatan Lou melonjak keluar tidak beraturan! Karena itulah kau merasakan getaran saat kesini tadi!" Jelas Rong Yi serius


"Apa?! Lie di culik?! Ah tidak...... Emh... Ee.... Ah! Aku akan bantu! Aku akan suruh Laohu untuk mencari Siluman Rubah itu!" Balas Zhui serius


"Emh! Apa Laohu murid mu itu?" Tanya Rong Yi yg di jawab anggukkan oleh Zhui


"Tolong tanyakan juga pada nya siapa nama dari Siluman Rubah itu, Jika namanya Lu Yi atau Sao Yi tolong! Bawa dia kehadapan ku!!" Pinta Rong Yi menatap sendu Zhui dengan tangan kanan di dada


"Baiklah! Ayo kita kembali sekarang"

__ADS_1


...***...


"Dimana mereka? Dimana mereka? Ayo cepatlah! Dia hampir mati!!" Ucap Daisuke frustasi melihat tubuh Houlin yg memucat. Apalagi nafas nya keluar masuk dengan cepat


"Hou..... " Lirih Ayumi yg berada di samping Houlin dengan memegang tangan Houlin


Ia bangun beberapa jam yg lalu dan langsung duduk di samping Houlin "Daisuke! Apa mereka sedang dalam perjalanan?" Tanya Ayumi khawatir


Daisuke melirik ke arah Ayumi dan ia menelepati Zhui kembali "Zhui kalian dimana? Matahari hampir terbenam disini" Tanya Daisuke berkeringat


Zztt


"Tunggu!" Semua berhenti melangkah


"Matahari hampir terbenam? Berapa lama lagi?"


"15 menit lagi Zhui!! Zhui! Kau harus cepat! Waktu nya tinggal 15 menit lagi!" Balas Daisuke mematikan telepati


"Semua nya! Ayo kita bergerak cepat! Matahari hampir terbenam dan waktu kita tinggal 15 menit lagi!" Tutur Zhui serius. Semua terkejut seketika mendengar penuturan Zhui


"Zhui! Kita pakai Teleportasi Bintang saja! Itu hanya akan memakan waktu 2 menit saja!" Seru Chang'e berpendapat


Zhui berfikir sebentar, jika mereka hanya terus berlari dan tiba-tiba ada yg menghadang di tengah jalan itu akan makin menghambat waktu, tapi jika mereka menggunakan Teleportasi Bintang yg di katakan Chang'e maka mereka bisa sampai 2 menit lebih cepat. Akhirnya Zhui mengangguk menyetujui saran Chang'e


Chang'e pun melempar kelinci putih nya ke atas dan memberikan sihir yg berkerlap-kerlip layak nya bintang, bintang-bintang tersebut mengelilingi kelinci putih nya yg membulat, sampai akhir nya....


Wooshh!


Layak nya dinding, bintang itu meledak dan mendindingi samar mereka secara melingkar "Kita akan sampai 2 menit lebih cepat dari sekarang!" Seru Zhui


Syung!


Mereka menghilang dengan hembusan angin, bersamaan dengan Elang Gunung besar yg sejak tadi melihat semua itu dan terbang pergi ke tempat majikannya berada


***


*skip ya guys author hilang imajinasi bagian sini hehe:v


"Daisuke!" Panggil Zhui membuka pintu kamar penginapan sedikit kencang dengan nafas ngos-ngosan

__ADS_1


"Mana bahan-bahan nya?" Tanya Daisuke to the point


__ADS_2