
Kedua penjaga itu menatap satu sama lain lalu membuka gerbang "Silahkan masuk Tuan Putri" Ucap kedua penjaga itu yg membuat Zhui mengerutkan kening
"Apa mereka tau kalau aku Putri keturunan Yin dan Yang?" Batin Zhui bertanya pada diri sendiri
"E-emh" Zhui mengangguk lalu masuk ke dalam
Saat ia masuk para penduduk di sana sangat makmur tak ada gelandang sama sekali ia melihat banyak restoran yg berjualan dengan cara jujur dan adil tapi mata nya langsung tertuju pada restoran yg lebih mewah dari yg lain ia merasa aneh dengan restoran itu, restoran itu di kelilingi cahaya putih samar, merasa tertarik Zhui masuk ke dalam restoran itu
...🎐🎐🎐...
Saat masuk ia tak melihat siapa pun sangat sepi tiba-tiba cahaya yg menyerupai perawakan manusia sedikit demi sedikit terbentuk menjadi seorang wanita muda duduk di bulan sabit dia seperti....... Chang'e? Si Dewi Bulan! "Halo Putri Zhui" Sapa wanita muda itu dengan mengelus kelinci putih di pangkuannya
"Anda?........ "
"Nama ku Chang'e aku adalah Dewi Bulan, aku diperintahkan oleh Dewa Pencipta untuk menjemput mu, jadi Putri Zhui maukah anda ikut dengan ku?" Tanya Chang'e tersenyum manis sambil mengulurkan tangannya
Dalam hati Zhui sekarang versi bar²
"Apa?! Apa?! Apa?! Aku bertemu dengan Dewi Bulan Chang'e? Apakah aku akan mati!?!!! Aarrgghhh hero favorit mobile legends ku!!! Beneran ketemu dong aaacckkk!!!!!!"
"E.. Em... Baiklah kalau begitu" Menerima uluran tangan Chang'e tiba-tiba sinar bulan dan kelap-kelip bintang terlihat di sekitar mereka, Zhui yg saat itu memejamkan mata tak tau kalau mereka ada di sebuah altar mewah
"Bukalah mata mu" Ucap Chang'e perlahan melepaskan genggaman tangannya
__ADS_1
Sedikit demi sedikit Zhui membuka mata nya, ia melihat sepasang suami istri menatap nya dengan penuh haru "Ah... Anak ku sudah sangat besar aku merasa baru menggendong nya saat ia berumur 2 bulan" Tangis sang istri masuk ke pelukan suami nya
"Benar rasanya ia langsung besar saat umur nya 2 bulan" Timpal sang suami membalas pelukan istri nya
Zhui yg bingung merasakan perasaan yg sangat teramat aneh, ada rasa syukur, senang, dan sedih "Zhui... Kami org tua mu sayang~ kau seharusnya sudah melihat Kilas balik masa lalu bagaimana Ayah dan Ibu bisa di sini" Ucap Yin Yui bergetar
"Benar! Wajah mereka! Suara mereka! Aku ingat! Mereka Yin Yui dan Yang Loui! Mereka..... (Zhui langsung memeluk Yin Yui) Mereka adalah org tua ku!" Lanjut Zhui dalam batinnya menangis
"Ibu.... " Lirih Zhui
Zhui langsung memeluk Yin Yui dengan menangis kencang Yang Loui ikut memeluk mereka berdua "Ah... Anak ku sudah sangat besar, maafkan Ibu dan Ayah tidak bisa menjaga mu saat itu" Lirih Yang Loui
"Hiks.... Aku bahagia..... Walau hanya 2 bulan aku mendapatkan kasih sayang kalian, aku tetap bahagia, IBU!!!!!" Teriak Zhui menangis kencang di akhir kata
Zhui tertidur di pangkuan Yin Yui walau masih ada air mata tertampung di pelupuk matanya "Yang Mulia Dewa Pencipta" Lirih Yin Yui
"Tentu saja, kalian teteskan darah kalian dan masukan ke dalam botol kecil ini" Titah Zheilan
"Setetes itu sudah cukup untuk salah satu penjaga, akan berbahaya jika dia kehilangan salah satu penjaga yg ditakdirkan" Ucap Zheilan serius
"Seberapa berbahaya nya Yang Mulia Dewa Pencipta?" Tanya Yang Loui khawatir
"Kemungkinan dia akan kehilangan 20% kekuatan nya, itu pun jika dia mendapatkan seluruh kekuatan nya dia baru mendapatkan setengah, jadi kemungkinan terbesar adalah...... Dia akan turun kultivasi sampai di titik manusia biasa pada umum nya" Jawab Zheilan
__ADS_1
Yin Yui dan Yang Loui terkejut bukan main "Jangan berkecil hati kalian tau siapa dia walau dia akan menjadi manusia pada umum nya ia akan kuat dengan cara nya sendiri" Tutur Zheilan menenangkan pasutri itu
"Baiklah Yang Mulia" Balas Yi Yui tersenyum lirih
"Hattciuh!!" Suasana haru di gantikan menjadi suasana aneh setelah Shimizu bersin
"Haaahh.... Aku hampir melupakan mu kemarilah" Ucap Zheilan
Shimizu mendekat, Zheilan menggenggam tangan Zhui lalu menggenggam tangan Zheilan menggunakan tangan kiri nya dan mulai menutup mata lalu sinar dalam diri Zhui keluar dan masuk ke dalam tubuh Shimizu dengan menggunakan jalur tangan dari Zheilan
***
"Jadi.... Kau dan dia pernah melakukan hubungan badan selama sebulan? Dan itu tanpa sepengetahuan Paman dan Bibi?!" Tanya Daisuke kaget
Dengan lesu dan mengelus kepala Houlin ia mengangguk "Dan saat kau tiada itu menit² setelah kau memeriksa kandungan mu yg ternyata berbadan 2? Hamil anak kembar?" Lagi Daisuke bertanya, dan lagi Ayumi hanya mampu mengangguk
"Ah Kamisama........ " Lirih Daisuke mengusap wajah nya kasar
"Gomenn, saat kedua kali nya kami berhubungan aku..... Aku.... Aku----"
"Ah sudahlah, kita lanjut kan saja lagi setelah yg lain pulang" Sela Daisuke masih mengusap wajah nya
Ayumi hanya bisa menunduk lalu melihat wajah Houlin yg nampak sangat menderita "Hou.... " Lirih nya pelan
__ADS_1