
Kembali ke tempat Yuna
***
Yuna tidur tepat di samping Yu yg masih tak sadarkan diri Yuna mengerjapkan matanya menyesuaikan pencahayaan di sekitar kepala nya berdenyut sakit "Ssshhh.... Sakit... Kepala ku... Seperti di ledakkan sampai berdenyut" Batin Yuna memegangi kepalanya sambil duduk di atas ranjang
"Kian? Kau sudah bangun?" Suara laki-laki yg sangat parau bisa ia dengar ia sedikit mengenali suara itu ia menoleh ke sisi kanan dan melihat Ryuji yg duduk di atas tempat tidurnya sendiri
"Ah ya..... Bagaimana dengan mu?" Tanya Yuna balik
"Ya aku baik² saja... "
Suasana nya hening seketika sangat canggung sungguh "Emh..... " Yu mulai mengerjapkan matanya menyesuaikan pencahayaan di sekitar hal pertama yg ia lihat ada 2 buah semangka warna ungu yg siap santap
Yu langsung bangun eh ternyata itu bukanlah semangka melainkan dada Sang Nona nya ia pun menarik nafas lega
"Yu kau sudah sadar?" Yu hanya mengangguk dan meringkuk di paha Nona nya "Hei... Kian" Akhirnya Ryuji membuka suara di kecanggungan tadi Yuna menoleh
"Apa?"
"Guru Cian Yi dan Tuan Yau mengatakan......"
"Bilang apa tu dua bocah?"
"Apa?..... " Yuna sedikit gugup
"Katanya kau mewarisi darah dari wilayah Yin dan Yang" Yuna hanya diam sambil mengerjap-ngerjapkan matanya... "B-benarkah?" Ryuji mengangguk
"A-aku..... Baru tau.... Soal... Itu.... " Ucap Yuna gugup mengalihkan pandangannya kesamping
"Eh?"
"A-apa tadi katanya? Aku mewarisi darah dari wilayah Yin dan Yang? What? Arrrggghhh!!!!!...... Sialan! Ngomong kok nggak karuan sih??!!" Batin Yuna kesal
"Ryuji... A-apa itu benar? Yg dikatakan..... Guru Cian Yi dan Tuan Yau?" Tanya Yuna lagi gugup
__ADS_1
"Iya saat Ximian, dan Houlin membawa ku dan Yuji kesini dan kami lihat Guru Cian Yi keluar bersama Tuan Yau lalu mengatakan kalau kau mewarisi darah wilayah Yin dan Yang dan dia berpesan agar kami menjaga mu dengan baik" Jelas Ryuji tanpa ekspresi
"Bgst! Sialan!" Yuna benar-benar kesal dengan tingkah laku Cian Yi dan Yau
"L-lantas? Dimana.... Guru Cian Yi dan Tuan Yu?" Tanya Yuna
"Ah... Mereka ada diruang kepala akademi bersama Ximian dan Houlin" Jawab Ryuji
"Apa.... Kau tau mereka sedang apa di sana?"
"Katanya sih sedang pergi ke luar wilayah akademi karena ada yg memaksa masuk"
Deg!
Jantung Yuna terasa berhenti berdetak ia seperti merasakan sesuatu yg tidak menentu seperti rasa khawatir dan cemas tapi ia tak tau kenapa? "Kenapa..... Rasanya aku sangat khawatir dan cemas? Aneh... Rasanya..... Sangat.... Aneh" Batin Yuna memegang dada nya
"Kian kau tidak apa-apa?"
"T-tidak...... Aku merasa khawatir juga cemas. Tapi aneh nya bukan pada Guru Cian Yi, Tuan Yau dan yg lain yg keluar wilayah akademi melainkan aku merasa cemas dan khawatir pada org yg menyusup tersebut" Jelas Yuna yg jantung nya mulai berpacu dengan cepat
Deg!
Ia melihat sekelebat ingatan asing lagi. Ingatan itu tentang Kaisar Zuelan yg menggendong bayi laki-laki yg lahir dengan sehat dan mencium seorang wanita cantik, wanita itu sangat mirip dengannya di masa lalu
***
"Zhui.... Terima kasih~ Istirahat lah kau butuh banyak istirahat setelah menyusui Zhan'er" Ucap Kaisar Zuelan mencium wanita itu
Wanita itu menggeleng "Tidak..... Aku ingin dia bersama ku disini dulu kau pergilah untuk selesaikan urusan mu. Aku akan melindungi Zhan'er" Kata Zhui
"Baiklah aku akan selesai kan urusan ku lalu kesini lagi. Lagi pula pekerjaan ku tinggal 1 berkas lagi" Kata Kaisar Zuelan pasrah tapi tersenyum lembut
***
"Kaisar..... Kaisar Zuelan sdh beristri? Tapi kenapa ia mendekati ku?" Tanya Yuna membatin
__ADS_1
Yuna mengambil nafas dalam-dalam lalu membuangnya perlahan "Kau baik²... uhuk... " Ryuji terbatuk karena ia terlalu banyak bicara "Aku baik² saja sebaiknya kau istirahat kembali kau tidak boleh banyak bicara" Jelas Yuna lalu pergi ke dalam Teratai Perdamaian bersama Yu
Yuna diam sambil berdiri di depan pintu mansion modern itu tangannya bergetar hati nya bergejolak seperti nya ia mulai faham kalau ia ada hubungannya dengan wilayah Yin dan Yang ia mendekati Yu yg dalam wujud manusia setengah serigala dalam bentuk dewasa Yuna mencengkram kerah leher Yu dengan tatapan marah
"Katakan padaku apa kau bisa melihat masa lalu tuan mu jika melakukan kontrak darah?"
Yu mengangguk lemah "Ayo kita buat kontrak darah yg sangat kau inginkan itu! Setelah selesai sebaiknya kau berkata jujur tentang masa lalu ku" Ujar Yuna. Dada nya naik turun hidung nya kembang kempis, dengan perasaan marah Yuna melakukan kontrak darah dengan Yu
Ssrriingg....
Di kepala Yu sdh banyak ingatan Yuna. Yu memejamkan matanya sambil duduk bersila Yuna nampak tak sabaran untuk menunggu hasilnya, saat Yu membuka matanya secara perlahan Yuna sudah mencengkram kerah leher Yu lalu bertanya
"Apa benar aku ada hubungannya dengan Pangeran Mahkota di Kekaisaran Lou? Apa benar aku ada hubungannya dengan wilayah Yin dan Yang?"
"Sebenarnya..... Anda bukan hanya memiliki hubungan.... Tapi..... Itu sudah mutlak terjadi, anda adalah Yang Yin Zhui putri dari wilayah Yin dan Yang.... Juga..... Di masa lalu anda adalah istrinya Kaisar Zuelan yg di benci oleh Ibu Suri" Jelas Yu tatapannya sendu dan pasrah
Yuna melonggarkan cengkraman nya lalu berkata "Keluarlah dari Teratai Perdamaian lalu bilang pada Yau jika aku tidak akan mengikuti tes masuk akademi. Aku ingin sendiri jangan biarkan siapa pun masuk ke kamarku"
Yu keluar berjalan dengan lesu menyusuri lorong untuk pergi ke ruangan kepala Akademi. Tangannya sedikit berat untuk mengetok pintu ruangan Kepala Akademi saat ingin mengetok pintu ia sedikit kaget karena dari dalam kepala Akademi sdh langsung meminta nya untuk masuk
Masuk kedalam Yu hanya mampu menundukkan wajah nya tanpa berani melirik wajah Kepala Akademi, Cian Yi mendekat pada Yu "Tuan Yu seharusnya anda mengangkat kepala anda jangan merendah pada saya yg hanya di tugaskan sebagai penjaga Tuan Putri" Pinta Cian Yi memegang pundak Yu
"Tidak..... Aku salah.... Aku salah.... " Yu terisak entah kenapa
"Tuan Yu ini bukan salah anda! Ini salah saya karena memberitahu Ryuji lalu Ryuji memberitahu Tuan Putri. Jangan salahkan diri anda ini salah saya Tuan Yu"
"Tidak! Ini memang salah ku..... Seharusnya aku mendengarkan Ryuga dan Ryugou kalau aku tak boleh blak-blakan tentang Nona adalah Putri Zhui..... " Ia terduduk di lantai sambil mencengkram telinganya serigala nya dengan perasaan tak karuan
"Tuan!..... "
"Aku tidak pantas..... Aku tidak pantas untuk di sebuat sebagai Beast Spirit Putri Zhui tidak!.... Aku tidak pantas"
*Pllaakk.......
M*aap kalau jelek ಥ‿ಥ
__ADS_1