
"Ah ya... Kalau tidak salah nama mu Myu Yi bukan?" Gadis itu mengangguk lalu Zhui menarik tangan Myu untuk berjalan-jalan di sekitar akademi
"Zhan'er kembali lah ke kaisaran. Sampai nanti!!!" Teriak Zhui yg sdh mulai jauh
Kaisar Zuelan menjewer telinga Zhan ia baru di jewer sekarang di jewer lagi....
...***...
2 minggu kemudian......
Hubungan Myu dan Zhan belakangan ini sangat lancar, Zhan baru tau kalau ternyata Myu berasal dari wilayah Yin dan dia adalah putri dari Jendral terkuat di wilayah itu, pantas saja keahlian berpedang, dan bertarungnya luar biasa hebat
"Haah..... Akhirnya anak itu punya tujuan hidup lagi... " Tutur Kaisar Zuelan
Zhan'er
"Tujuan.... Hidup?" Tanya Zhui bingung
"Iya.... 2 tahun setelah kematian mu ia mengurung diri selama itu.... Ia tak akan makan kalau bukan aku yg menyuruh ia selalu memeluk boneka buatan mu setiap kali ingin tidur bahkan..... Itu masih ia lakukan sampai sekarang. Dia bilang ia merasa tak ada tujuan hidup saat kehilangan mu, jadi saat ia memeluk boneka buatan mu ia merasa jika kau ada di samping nya dan memeluk nya, tapi tetap saja.... Dia merasa tidak ada tujuan hidup... Heh~" Ucap Zuelan sedikit terkekeh
"Aku tidak akan pernah melupakan kejadian 2 tahun setelah kematian mu" Kata nya melirik Zhui dengan senyum hangat
"Memang..... Apa yg terjadi 2 tahun setelah kematian ku?" Tanya Zhui penasaran
#Flashback On (2 tahun setelah kematian Zhui, Zhan saat itu berumur 4 tahun
"Zhan'er"
__ADS_1
Ibu Suri mendekati Zhan yg termenung duduk di tepi ranjang sambil menyenderkan kepala nya di kayu yg menyanggah ranjangnya
"Zhan'er jangan sedih ya? Lihat siapa yg nenek bawa kemari" Ucap Ibu Suri
Zhan melirik sedikit terlihat wanita cantik dengan memakai pakaian kerajaan ah tidak maksudnya pakaian pengantin merah yg identik dengan sebutan 'pakaian pengantin' "Siapa dia?" Tanya Zhan dingin, tak peduli
"Dia adalah calon Ibu baru nya Zhan~ Zhan senang kan? Tentu saja senang karena---"
"Aku tidak ingin punya Ibu baru" Ucap Zhan berbaring dan menutup tubuh nya dari kaki sampai leher kemudian ia tidur membelakangi wanita dan Ibu Suri
"Zhan'er! Zhan butuh kasih sayang Ibu! Ibu Zhan'er yg dulu itu sangat jahat dan--"
"Jika dia jahat kenapa dia menyayangi ku? Jika dia jahat kenapa dia menolong banyak rakyat jelata? Jika memang dia jahat dia akan mengambil seluruh kekuasaan dan kekayaan Kaisar ini tapi mengapa ia tak melakukannya? Bukankah berarti ia org yg baik?" Lagi. Zhan menyela tanpa menoleh dan membuka mata nya
Ibu Suri sudah mencoba bersabar sedari tadi "Zhan'er nenek sudah mencoba sabar sedari tadi, mau tidak mau, suka tidak suka kau harus menerima dia sebagai Ibu mu!" Tegas Ibu Suri
Cukup sudah! Kesabaran Ibu Suri sudah habis sekarang! "Zhan'er kau itu keturunan dari Kekaisaran ini! Kau putra mahkota! Dan Kekaisaran ini butuh seorang Permaisuri Kekaisaran tak akan lengkap jika tidak ada seorang Permaisuri!!!"
"Apa hubungannya dengan aku yg merupakan keturunan Kekaisaran ini dan gelar ku sebagai Putra Mahkota dan seorang Permaisuri?" Zhan bangun dari tidur nya lalu menatap Ibu Suri dengan tajam
Ibu Suri balik menatap Zhan dengan tajam "Seorang Putra Mahkota butuh seorang Permaisuri untuk mempererat kedudukannya, jika tak ada Permaisuri gelar Putra Mahkota akan di pindahkan ke anak selir dari Kaisar. Dan! Jika Permaisuri tidak ada Putra Mahkota tidak akan memiliki kasih sayang seorang Ibu itu membuatnya seperti tak percaya diri untuk--"
"Pergi.... "
"Apa?"
"Dia bukan Putra Mahkota dari Kekaisaran ini! Dia Putra Mahkota dari wilayah Yin dan Yang!" Itu bukan Zhan yg berucap tapi entah bagaimana itu langsung keluar dari mulut nya begitu saja
__ADS_1
"Siapa kau?..... KENAPA KAU RASUKI CUCU KU!!?!!----"
"CUCU MU???!! Jika dia memang benar cucu mu itu artinya kau menerima kalau Ibu nya adalah menantu mu kan!!!?!"
"Aku tidak sudi menerima nya menjadi menantu ku!!!!!"
"Maka itu artinya Zhan bukan Putra Mahkota Kekaisaran Feng! Berarti dia adalah Putra Mahkota Yin dan Yang!!!!"
Tubuh Zhan melayang seluruh tubuh nya di selimuti warna hitam dan putih mata sebelah kanannya berwarna hitam dan mata sebelah kiri nya berwarna putih rambutnya melayang ke atas, Ibu Suri dan wanita yg memakai pakaian pengantin itu kaget bukan main. Sang wanita segera keluar menyelamatkan diri meninggal kan Ibu Suri sendirian yg membuat Ibu Suri kesal
Rrroooaarr.......
Zhan maraung muncul telinga rubah dan ekor rubah sembilan nya [ kayak yg pernah di jelasin di beberapa eps lalu (˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵) ]
Atap kamar nya hancur, di ikuti dengan tanaman yg layu, pohon-pohon bergoyang dengan kencang karena diterpa angin yg kuat, sungai dan laut dari beberapa Kekaisaran tetangga mengalami tsunami yg hebat
Kaisar Zuelan yg mendengar suara yg nyaring berasal dari tempat Zhan yg mengurung diri selama 2 tahun ini segera keluar dari ruangan rapat, cuaca sangat buruk awan hitam di mana-mana. Kaisar Zuelan berlari menuju kamar Zhan yg tidak jauh dari ruang rapat
Ia melihat Zhan yg melayang dari atap kamar nya yg hancur dengan ekspresi datar, Kaisar Zuelan kaget bukan main ia menggertakkan gigi nya lalu berlari mendekat dan berteriak
Tapi sebelum ia berteriak Zhan ah bukan! Tapi jiwa asing yg mengisi tubuh Zhan berbicara dengan Kaisar ucapan nya seperti bergema sampai bisa didengar beberapa Kekaisaran yg dekat dengan Kekaisaran yg dipimpin Kaisar Zuelan
"Kaisar Zuelan, aku mohon.... Tunggu lah untuk beberapa tahun ke depan, Zhui akan kembali selama itu juga jangan biarkan Zhan berdekatan dengan Ibu Suri dan beberapa selir yg di angkatnya secara sepihak. Aku akan keluar dari tubuh nya, tolong...... Jagalah dia sampai jiwa Zhui berienkarnasi pada tubuh gadis di Klan Liao aku akan membantu mu~" Ucap jiwa yg berada di dalam tubuh Zhan ia berbicara sambil mendekat ke arah Kaisar Zuelan ia belum keluar dari tubuh Zhan karena menunggu jawaban dari Kaisar Zuelan (btw Zhan masih melayang ya gaes)
"Baik mohon bantu saya" Jawab Kaisar Zuelan meletakkan tangannya di dada lalu membungkukkan sedikit tubuh nya
Jiwa yg mengendalikan tubuh Zhan menepuk pelan kepala Kaisar Zuelan, Kaisar seperti merasakan tangan kekar yg menyentuh kepala nya
__ADS_1
Setelah itu Kaisar Zuelan bangkit Zhan menghirup nafas sedalam-dalamnya dan jiwa yg mengendalikan tubuh Zhan keluar, Zhan kembali seperti semula ia turun perlahan ke pelukan Kaisar Zuelan, saat dalam pelukan Kaisar Zuelan Zhan bergumam