
"Tuan! Saya mohon sadarlah! Putri butuh waktu sendiri!!! Biarkan dia tenang dahulu! Saya kenal bagaimana reaksi nya saat kondisi seperti ini!" Tegas Cian Yi sedikit mengguncang bahu Yu. Ia tahu betul bagaimana sikap Yuna jika sedang dalam situasi seperti ini dulu
***
Yuna menyembunyikan wajahnya di bantal sambil menangis "Hiks.... Ini pasti bohong..... Aku tidak mungkin Putri Zhui dan Istri dari Kaisar Zuelan di masa lalu..... Semua nya pasti bohong..... Hanya kebohongan belakang hiks... Hiks...." Batin nya menangis terisak
Tok... Tok...
Pintu kamar nya di ketok dua kali "Pergilah jangan ganggu aku! Hiks.... " Ucap nya sedikit tak jelas karena berbicara saat kepala nya masih di benamkan di bantal
Hening.
Bbrraakk......
Pintu kamar nya di dobrak dengan kencang sampai-sampai pintu itu lepas dari tempatnya itu adalah Zhan dengan nafas ngos-ngosannya. Eh tunggu! Zhan?
Yuna tak bergeming ia menoleh menampakkan 1 mata nya melihat ke arah Zhan, iya Zhan! Anak dari Kaisar Zuelan dan Putri Yang Yin Zhui. Yuna tertegun segera ia bangun membuka kaca jendela kamar lalu melompat turun, seperti nya ia belum siap untuk bertemu dengan Zhan
"Ibu!!! Kumohon tunggu dulu!!!" Teriak Zhan dari ambang jendela melihat kebawah. Zhan nekat lompat kebawah mengejar Yuna
Bbrruukk.....
Tanpa Yuna sadari ia menabrak seseorang yg bau nya sangat di kenal oleh nya. Ia mendongak terdapat wajah tampan yg menatap nya dengan sendu. Laki-laki itu langsung memeluk nya tanpa memedulikan Yuna yg berontak "Zhui...... " Lirih pria itu. Dia adalah Kaisar Zuelan
__ADS_1
Entah bagaimana Kaisar Zuelan dan Zhan bisa masuk ke Teratai Perdamaian
***
"Zhui...... Bagaimana kalau kita ulang semua nya dari awal sampai kau dapat menerima nya dengan senang hati?" Tanya Kaisar Zuelan yg kini mengubah panggilannya menjadi Zhui pada Yuna
"Ibu..... " Lirih Zhan
Mereka bertiga berada di sebuah gazebo berwarna merah dengan sedikit warna hitam di sana-sini. Yuna nampak diam sambil menundukkan wajahnya tangan yg terkepal erat di letakan di atas paha nya yg tertutup
Yuna berfikir keras, apa yg harus ia lakukan? Harus kah ia terima apa yg di katakan Kaisar Zuelan? Akh..! Ini membuat kepala nya sakit akibat berfikir
Ia menghela nafas lalu menjawab "Baiklah. Kita ulang semua nya dari awal aku akan mencoba untuk menerima semua nya dengan senang hati" Jawab nya walau sedikit ragu
***
Selesai semua tes masuk Akademi Daun Salju. Kebanyakan Yuna sering merenung dan melamun sampai-sampai ia tak fokus dalam pelajaran
Hari ke-20 di Akademi Daun Salju
Pov Yuna
Hari ke-20 ku di Akademi Daun Salju. Kata Guru Cian Yi di dekat Akademi Daun Salju akan ada festival lentera bulan, aku sedikit tertarik untuk ke sana jadi aku putuskan untuk pergi bersama Yau ke festival itu
__ADS_1
Dalam perjalanan ke sana sangatlah lancar sampai di tempat festival aku dan Yau segera mencari tempat penginapan "Yau seharusnya kau tau dimana tempat penginapan disini kan?" Tanya ku pada Yau yg sedari tadi berjalan dengan ekspresi datar saat di tatap oleh org-org
Tapi seketika mimik wajah nya berubah jadi seperti anak kucing yg penurut saat aku melontarkan pertanyaan pada nya "Iya Kakak Seperguruan! Aku tau penginapan--"
"Kelas menengah! Jangan harap aku setuju dengan penginapan Kelas atas yg sudah kau prediksikan!" Bentak ku. Dulu aku tidak suka dengan hal-hal yg berbau kelas atas bukan berarti aku juga suka dan benci dengan fasilitas kelas bawah, suka ya suka sih tapi cuman dikit aja menurut ku fasilitas kelas menengah sudah cukup
"Penginapan kelas menengah dan kelas bawah tak ada di desa ini!!! Hanya ada penginapan kelas atas di sekeliling kita (Yau berlari lalu berhenti tepat di depan ku) Kakak seperguruan kau harus bisa membiasakan diri---"
Segera aku menutup mulut Yau yg menurutku sangat cerewet itu lalu berkata dengan ekspresi marah "Aku tau di desa ini ada penginapan kelas bawah dan kelas menengah kau tak bisa membohongi ku Adik seperguruan Yau!" Aku menekankan 3 kata di kalimat akhir ku keringat dingin mulai bercucuran di wajah Yau aku menarik tangan ku lalu mengibas-ngibaskannya pelan
"Tunjukkan jalan ke penginapan kelas menengah kalau tidak!!!! Aku akan menyuruh Ryugou untuk membakar seluruh tubuh mu dengan api neraka!!!" Tegas ku
Yau mengangguk lalu menunjukkan penginapan kelas menengah dengan yg aku inginkan dalam perjalanan aku tak sengaja bertemu dengan Nian dan Lou Gege (di eps 1) mereka nampak sangat bahagia tanpa ada beban karena aku lari dari rumah aku segera memakai cadar yg aku ambil di mansion modern yg ada di dalam Teratai Perdamaian
Sayup-sayup aku mendengar mereka membicarakan hal buruk tentang ku saat aku melewati mereka "Gege aku sangat senang Yuna Jiejie lari dari rumah! Aku harap ia dimangsa hewan buas!! Lagi pula dengan lari nya dia dari rumah aku bisa mendekati Kaisar Zuelan dan Pangeran Mahkota Zhan!!!! Aku sangat bahagia!! Gege tau kan? Kalau anak itu bukan berasal dari rahim ibu kita? Dia kan hanya lah anak haram yg tidak berharga? Entah bagaimana Yang Mulia Kaisar bisa jatuh cinta pada anak haram itu!!" Dengus kesal Nian
"Yeah.... Aku tahu.... Aku sangat lelah dengan sandiwara itu aku sangat kaget ternyata Kaisar Zuelan mengirim mata-mata untuk memata-matai Yuna dan melaporkan setiap hal yg tidak wajar tentang nya pada Kaisar Zuelan"
"Untunglah aku mengetahui nya dan bisa mengancam mata-mata sialan itu!!!! Seperti yg kita tau Akademi Daun Salju itu hampir tak bisa di gapai oleh org-org tak mungkin Yuna yg tak bisa menjadi kultivator bisa menemukan Akademi itu" Lanjut Lou Gege
"Hahahahahaha...... " Mereka benar-benar tertawa bahagia. Ingatan masa lalu Yuna Liao yg asli ternyata tidak ada satu pun yg melenceng kedua saudara nya itu memang benar-benar jahat pada nya bahkan semua org dari Klan Liao dan Ayah serta pelayan pribadi nya. Sungguh miris......
Maaf ya cuman sampe sini hehe..... Author lagi buntu 3 hari libur tetep aja buntu cara nya supaya dapet inspirasi mungkin musti nonton film china kuno dulu kali ya?
__ADS_1