Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri

Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri
Episode 8


__ADS_3

Yu memegangi pipi kiri nya yg tergores, sakit itu lah yg ia rasakan, walau ia adalah Serigala Yin dan Yang tapi kekuatannya sangat terkuras akibat segel sihir nya blm hilang sepenuhnya "Yu!!! Kau baik-baik saja?" Tanya Yuna Liao khawatir dan meletakkan Yu di pangkuan paha nya


"Emh.... Sakit.... Sekali.... " Rintih Yu kesakitan


"Yu bertahanlah"


Tiba-tiba ada rasa dingin di lehernya bisa di pastikan kalau itu adalah sebilah pedang yg bersih tanpa darah atau pun juga baru di gunakan "Katakan padaku siapa kau? Beraninya masuk ke Akademi Daun Salju tanpa melewati ujian!" Tegas seorang pria yg menodongkan pedang pada leher Yuna


"Ryugou apa benar kita sdh sampai di Akademi Daun Salju? Kenapa cepat sekali?" Tanya Yuna Liao membatin


"Haah.... Nona kita memang sdh sampai saya sdh memberi tahu anda tapi anda tak menggubris sama sekali" Kata Ryugou dalam Teratai


"Kapan?"


"Saat anda dan Yu sedang bertengkar soal segel kontrak" Kata Ryugou singkat lalu memutuskan komunikasi antara mereka berdua


"Be-Begitu ternyata"


"Hei! Jawab aku! Siapa kau!?" Desak pria itu


"S-Sebenarnya aku adalah....... Murid yg ingin masuk ke Akademi Daun Salju" Kata Yuna Liao mencoba tenang tanpa bergerak sedikit pun


Pedang itu sdh tak terasa lagi di leher nya "Begitu, ternyata...... Kau sebaiknya jangan masuk ke Akademi Daun Salju. Akademi ini tak menerima org yg tidak--"


"Tidak apa?"


Suara itu bukanlah milih Yuna Liao tapi milik seorang kakek tua yg sdh berumur dengan jenggot tebal yg menjuntai kebawah pria yg menodongkan pedangnya pada Yuna Liao dibuat gelagapan


"Lanjutkan kata-kata mu tadi.... Yau'er!"


"YAU'ER!?" Pekik Yuna Liao kaget

__ADS_1


"Iya nama ku Yau kau memiliki masalah!?" Tanya pria yg sempat menodongkan pedangnya ke leher Yuna


"Tidak bukan itu sih...... Hanya saja..... Nama mu mirip dengan seseorang yg ku kenal" Jawab Yuna Liao terpaku


Sedetik kemudian dia baru sadar kalau Yu tadi terluka ia melirik Yu lalu bertanya "Yu? Kau bisa bertahan? Yu jawab aku..... "


"Sakit..... Sekali.... Rasanya..... " Rintihan Yu seperti anak kecil yg jatuh dari sepeda, sudut kedua mata nya meloloskan setitik kristal yg tak lain adalah air mata


"Jangan menangis tahan dulu luka nya" Kata Yuna Liao ia melirik ke sana kemari kalau-kalau ada tanaman obat herbal tapi nihil tak ada tanaman herbal di sekitar sana


"Tidak mungkin hanya dengan goresan kecil Yu bisa kesakitan seperti ini pasti ada sesuatu" Batin Yuna Liao


"Kau! Tidak mungkin dengan hanya goresan anak panah Yu-ku yg manis bisa merintih kesakitan seperti ini! Pasti ada sesuatu di panah yg kau gunakan kan!? " Bentak Yuna Liao pada Yau


"Iya...... Ada sih sebenarnya---"


"Katakan! Racun apa yg kau lumuri di anak panah mu Yau'er" Kata sangat kakek tiba-tiba berada di belakang Yau


Hal itu membuat Yau gelagapan serta merinding ketakutan "Katakan padaku!!! Racun apa yg kau buat!!!" Yuna mulai lepas kendali aura pekat dan hitam menyelimuti dirinya entah kenapa ia benar-benar marah kali ini


"Aku hanya butuh penjelasan singkat! Padat! Dan jelas dari nya! Apa itu sangat sulit!?!" Kata Yuna Liao sedikit bergetar


"Itu hanya racun ringan, cara menyembuhkannya hanya dengan teratai es yg langka..... " Kata Yau sedikit melambat di akhir kata


"Itu yg kau bilang racun ringan!!!! Sudah tahu penawarnya dari teratai es yg langka!!! Itu yg kau bilang racun ringan ha!?" Bentak Yuna Liao semakin menjadi


"Nona... Ini.... Sangat.... Sakit.... Aku.... Merasa.... Tak bisa.... Bertahan lebih lama lagi..... " Kata Yu terbata-bata


Yuna Liao membaringkan Yu di atas tanah lalu ia menutup luka Yu dan menutup mata nya sendiri "Teratai Es yg berada di lautan spiritual ku..... Kumohon bantulah aku saat ini untuk menyembuhkan Yu-ku dengan kekuatan mu!!"


Air mata dari Yuna Liao jatuh mengenai punggung tangannya lalu meresap ke luka Yu suana di sekitar mereka agak dingin itu membuat wujud pernafasan yg keluar dari hidung dan mulut mereka seperti gumpalan asap putih yg indah

__ADS_1


Yuna Liao merasakan sakit di bagian perut nya entah kenapa "Apa ini resiko menggunakan kekuatan Teratai Es sebelum waktu nya?" Tanya Yuna Liao membatin


Ia menarik tangan nya lalu meletakkan kembali Yu di atas pangkuan nya "Yu... Kau baik-baik saja? Apa masih sakit?" Tanya Yuna khawatir


Yu mengerjapkan mata nya "Masih agak sakit tapi sedikit lebih baik" Ucap Yu sedikit membuat Yuna Liao merasa lega


"Yau saat sampai di Akademi kakek akan menghukum mu akibat kelakuan mu ini" Kata sangat kakek tiba-tiba


"Anak muda siapa nama mu" Tanya sang kakek pada Yuna Liao


Yuna Liao menatap Kakek tersebut, jeda sejenak. "Namaku Kian Liao dari Klan Liao aku murid misterius yg di angkat oleh Kaisar Zuelan secara langsung sebagai anggota Klan Liao dan itu hanya di ketahui oleh Kaisar Zuelan dan Tetua Ke-3" Jelas Yuna Liao agak singkat


'Kian Liao' nama itu membuat Yau dan sang Kakek tua sedikit terkejut, Yuna Liao yg melihat reaksi terkejut mereka agak penasaran ingin bertanya tapi sedikit ragu "Maaf tapi apa kau mengenal seseorang yg bernama Cian Yi dan Yi Yau?" Tanya Kakek tua itu tiba-tiba


Yuna tersentak kaget "Itukan nama guru dan adik seperguruan alias cucu dari guruku? Bagaimana kakek tua ini tau? Apa ini hanya kebetulan? Itu karena nama Yau mirip dengan cucu dari kakek ini" Batin Yuna Liao


"Y-Ya..... Saya kenal dengan mereka....." Kata Yuna Liao memeluk Yu dengan erat


"Kapan kau sampai kesini?" Tanya kakek tua itu


"Ha?" Yu dan Yuna Liao memiringkan kepala mereka bingung dengan pertanyaan sangat kakek tua


"Kakek jangan bertindak gegabah dahulu disini, tak mungkin kalau dia adalah Kakak Seperguruan..... Lihat bentuk tubuh nya sangat indah bak gitar Spanyol dan dada yg seperti semangka itu serta lihatlah bokong nya itu sangat berisi serta padat. Sedangkan Kakak Seperguruan? Tubuh nya memang indah tapi dada nya kira-kira seukuran dengan buah apel pada umum nya serta agak rata tentu nya, kita beriengkarnasi ke dunia ini karena permintaan langsung dari Yang Mulia Raja" Bisik Yau pada Kakek nya


Ternyata mereka berdua adalah 2 org yg beriengkarnasi atas permintaan Yang Mulia Raja entah siapa yg mereka maksud


"Benar juga kakek terlalu gegabah baiklah kalau begitu" Balas sang kakek berbisik dan sudah membuat keputusan


"Baiklah nak Kian Liao kau akan melakukan ujian tes masuk Akademi Daun Salju kau akan di tempatkan satu ruangan bersama peserta yg lainnya" Jelas kakek tua itu berwibawa


Peserta lainnya? Apa sudah ada peserta lain selain diriku? Pikir Yuna Liao penasaran "Jika aku berhasil melewati tes tersebut aku ingin Yu ikut bersama ku ke asrama di Akademi Daun Salju setuju?"

__ADS_1


Yau dan kakek itu saling pandang lalu mereka menyetujui kesepakatan Yuan Liao " Baiklah kami setuju"


maaf kalau semua episode di novel ini bikin bingung atau bosen ya....


__ADS_2