Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri

Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri
Episode 12


__ADS_3

Ximian dan Yuji sangat terkejut dengan apa yg di gendong oleh Yuna seekor Elang Solar yg lebih dari kata 'paling langka' Elang itu seperti tidur tanpa beban padahal ia sudah mati "Hei bagaimana caranya kau mendapatkan Elang Solar?" Tanya Yuji


"Itu mudah" Ucap Yuna tersenyum lebar menunjukkan deretan gigi nya yg rapi dan putih sedang Elang Solar sudah ia masukan ke Teratai Semesta nya


"Mudah!?" Batin Ximian dan Yuji bersamaan


"Jadi mana hewan nya?" Ximian dan Yuji tersadar lalu menunjukkan hewan yg sudah mati pada Yuna


"Baiklah! Karena sudah selesai ayo kita keluar aku lihat bagaimana reaksi Ryuji hehe~"


Mereka pun keluar dari Hutan Cahaya lalu mereka duduk menunggu Ryuji dan Houlin "Hm..... Kita sudah menunggu satu jam apa mereka tersesat sampai tak tahu jalan pulang?" Gerutu Yuna yg sedang duduk terbalik di dahan pohon kepala nya di bawah dan kaki nya di atas memajukan mundurkan kepala dan setengah tubuh atas nya


"Itu tidak mungkin..... " Timpal Ximian


Srak... Srak... Srak....


Tiba² semak belukar yg ada di samping kiri Ximian bergerak dengan suara memekik seperti seekor Tikus


Ximian dan Yuji siap siaga sedangkan Yuna Liao ia tidak bergeming sedikit pun ia menatap intens pada semak yg terus bergerak itu


Cit....


Cit....


Ternyata benar itu hanya Tikus. Ya Tikus, Tikus liar yg biasa saja tanpa ada sihir atau sejenis nya, Mereka pun bernafas lega aneh nya Yuna malah menghitung mundur "5..... 4...... 3...... 2..... 1....."


Brak.....


Dari langit jatuh lah **** hutan yg ukurannya 2 kali lipat dari biasa nya **** hutan itu juga memiliki satu tanduk di tengah kepala nya (Kayak si Tangan yg di anime Rimuru itu lho ges:v)


Lalu jatuh lagi satu Burung Elang Halilintar yg tingkatnya masih di bawah Elang Solar, Yuna mengeluarkan Elang Solar nya dan mengelus nya seperti seorang anak yg sedang dielus tidur oleh Ibu nya


Dari langit terlihat 2 manusia yg akan jatuh tepat di 2 mayat hewan tersebut dan mereka adalah Ryuji dan Houlin

__ADS_1


Yuna bangkit meletakkan pelan kepala Elang Solar tersebut lalu mendekati Ryuji dan berbisik "Ryuji aku ucapkan selamat karena kau sudah kalah...... Heheh kau tidak lupa dengan taruhan kita bukan?"


"Kau yakin kau menang? Aku memburu Elang Halilintar lho" Balas Ryuji berbisik


"Lantas? Aku memburu Elang Solar~" Yuna tersenyum miring Ryuji kaget sampai mata nya terbelalak


Yuna menjauh lalu berkata "Baiklah kalau begitu karena semua nya sudah disini buruannya kita letakkan saja disini lalu kita berlanjut ke hutan lainnya"


Mereka berburu ke hutan satu ke hutan lainnya sampai mendapatkan 10 hewan dan itu termasuk kategori paling langka fan istimewa (Hewannya)


"Lantas ini bagaimana?" Tanya Ximian memecah keheningan saat Yuna dan yg lain hanya menatap hewan buruan mereka


"Apa ada di antara kita yg memiliki benda atau semacamnya yg bisa di jadikan sebagai wadah untuk menampung sesuatu tanpa batas?" Tanya Houlin


"Aku punya" Ujar Yuna


"Apa yg kau miliki?" Houlin bertanya kembali


"Teratai Semesta? Aku tak pernah dengar itu!"


"Teratai Semesta ada di Dunia Atas dan Dunia Bawah konon katanya ini menyangkut legenda pernikahan org yg berada di suku Yin dan org yg berada di suku Yang saling jatuh cinta" Jelas Yuna menunjukkan Teratai Perdamaian di leher nya (maap nama Teratai ya malah lompat ke 'Teratai Semesta' othor nya lgi gblk:v)


"Apa? Kau bercanda? Aku tak pernah mendengar legenda itu" Sindir Ryuji. Entah ada dendam kesumat apa Ryuji pada Yuna


"Tentu saja kau tidak tau. Saat aku ke Akademi Daun Salju di tengah perjalanan aku menemukan Teratai ini" Jelas Yuna lagi


"Tch!"


Mereka pun berjalan pulang kembali ke Akademi Daun Salju, hari sudah mulai menjelang sore mereka baru sampai ditengah jalan sial nya mereka malah bertemu dengan bandit setengah amatir setengah profesional "Ya ampun apa ini bagian dari ujian?" Gerutu Yuna


"Seperti nya bukan" Tebak Houlin membalas gerutuan Yuna


"Hei kalian serahkan semua buruan dan uang yg kalian punya jika tidak ingin mereka kehilangan nyawa" Ucap sang ketua bandit saat kedua anaknya memperlihatkan Ryuji dan Yuji yg di cekik "Kapan mereka mengambil si kembar? Mereka amatir tapi juga profesional hebat sekali mereka" Batin Yuna sedikit kagum

__ADS_1


Tiba² Serigala yg tubuh nya berbalut bulu hitam legam yg indah serta pupil mata dan lingkaran leher berwarna putih langsung melompat dan bersiap menerkam di hadapan beberapa bandit itu ia memasang kuda² nya membelakangi Yuna Liao "Kau!..... "


"Nona biarkan saya membantu!! Ryuga dan Ryugou sudah membantu Anda saat melawan Elang Solar sekarang kini adalah giliran saya!! Maaf jika saya tidak sopan!" Ucap Yu berbicara dengan Yuna melalui lewat batin, ternyata Serigala itu adalah Yu yg dalam wujud Serigala nya


Yu langsung menerkam ketua bandit ini kesempatan bagi Yuna dan yg lain Ximian melawan 3 bandit sekaligus sedangkan Houlin melawan 6 bandit dan Yuna melawan 2 bandit yg sedang mencekik si kembar (Ryuji dan Yuji) "Seperti nya bandit² ini adalah seorang kultivator tidak heran mereka menjadi bandit amatir tapi juga profesional, serangan mereka memiliki banyak celah tapi perlindungan diri mereka sangat kuat" Tukas Yuna membatin sambil terus menyerang 2 bandit tersebut


"Hebat juga Serigala aneh kalian ini" Ejek ketua bandit pada Yu padahal luka sudah sangat parah tapi dia masih sempat mengejek Yu


"Khekh!!...... Dasar Sialan!!!!!" Yu menggeram marah


Yu melolong angin mulai tidak terkendali mengalir begitu cepat "Yu tenangkan dirimu!" Bentak Yuna melalui bantinnya


Yu tak mengindahkan nya ia terus melolong dan.......


Krak......


BBBOOOMMM!!!!!.............


Tiba² saja semua bandit yg mereka lawan meledak tak tersisa sampai darah mereka muncrat ke mana-mana si kembar terkulai lemas karena hampir tak bisa bernafas untuk selamanya Yu mulai oleng ia ambruk ketanah "Yu!!!!" Teriak Yuna panik ia berlari mendekati Yu sedang Ximian dan Houlin membantu si kembar yg tak sanggup untuk berjalan


Mereka mendekati Yuna "Kian! Kau kenal dengan Serigala ini?" Tanya Houlin menyelidik "Bisa kita kesampingkan hal itu!? Kita bawa dulu Ryuji dan Yuji ke Akademi aku akan mengobati Serigala ini di Akademi" Mereka pun setuju lalu pergi ke Akademi Daun Salju


***


"Tabib bagaimana keadaan mereka berdua?" Tanya Yau pada sang Tabib


Tadi saat mereka sampai ke Akademi Yau yg kebetulan berada di luar gerbang Akademi melihat Ximian yg memapah Yuji dan Houlin yg memapah Ryuji, Yau tidak bertanya ia langsung saja menyuruh Ximian dan Houlin mengantar si kembar ke ruang kesehatan sedangkan Yuna ia langsung ke dalam ruangan tempat dimana ia dan yg lain sempat berkenalan ia mengobati Yu di sana


"Tuan mereka tidak apa-apa hanya perlu istirahat dan memberikan salep penghilang memar dan menggunakan daun penyegar untuk lebih menyegarkan pernafasan mereka" Jelas sang Tabib


"Ah baik kalau begitu, kau bisa keluar sekarang" Balas Yau dan Tabib itu pun berlalu pergi


"Bisa kalian jelaskan padaku di luar tentang kejadian ini? Dan bagaimana Kian membawa seekor Serigala dewasa kesini?"

__ADS_1


__ADS_2