Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri

Time Travel Anak Yang Berbakat Ilmu Bela Diri
Episode 49


__ADS_3

Yang Lou masih menatap nanar Yu "Ano..... "


Dengan kegugupan yg luar biasa Zhui membuka suara "Em? Wajah nya mirip dengan Nona Yin Yui dan Tuan Yang Loui" Tutur Yang Lou


"Emh? Setelah dilihat lagi memang benar" Timpal Yin Hin


"Maaf apa nama anda Yang Yin Zhui?" Tanya Yin Hin yg masih mengelus kepala Yu, ia tau kalau Yu kini sudah tertidur nyenyak walau sedikit sesenggukan karena menangis


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


"Tuan Putri" Hormat Yin Hin dan Yang Lou


"Aa.... Tidak usah seperti itu bangunlah" Ucap Zhui memegang bahu Yin Hin dan Yang Lou


"Putri anda---"


"Saya akan masukkan kalian ke dalam Teratai Perdamaian saya memiliki banyak pertanyaan untuk kalian nanti, mohon mengerti" Ucap Zhui sedikit menundukkan kepalanya lalu memasukkan Yin Hin dan Yang Lou


"Hhhffff (narik nafas)....... Hhaaaahhh..... " Zhui menarik nafas nya lalu mengeluarkan nya secara perlahan


Saat ia akan melangkah tiba-tiba tanah di bawah kaki nya retak lalu ia jatuh tapi untuk nya ia bisa mengandalkan ekor serta tangannya "Untung.... Lah.... Aku... Tidak... Ja.. Tuuhh... " Ucap nya sedikit ngos-ngosan mencoba naik dan untunglah ia berhasil naik


"Oh ya Rong Yi dan Lou Lin....... "


***


"Aaaaa!!!!!....... Bagaimana ini??? Dimana Zhui?! Kita terlalu fokus mencari jalan ke rumah mu dan kita melupakan Zhui huhuhuhu...... Bagaimana ini???"


"Em...... Oh ya!" Tiba-tiba Lou Lin punya ide


"Apa?"


"Kita seharusnya bisa merasakan aura nya, kata Ibu ku dinding gua ini bisa mengambil aura seseorang jika terpisah dari temannya atau keluarga nya" Tutur Lou Lin


"Oh ya! Pantas saja saat masuk ke dalam rasanya aura mu ada di mana-mana" Kata Rong Yi baru ingat


"Ah.. Ah... Rong Yi! Lou Lin!" Teriak Zhui berlari

__ADS_1


"Zhui!!"


"Kau dari mana saja!? Kami panik karena mencari mu tau!!" Ucap Rong Yi memukul bahu Zhui


"Ha!? Kami? Lu aja kali najis saya" Ucap Lou Lin bergidik memeluk ke dua bahu nya


"Ck! Sudahlah! Cepat! Kita harus ke rumah mu Lou!" Tunjuk Zhui menggunakan jari telunjuk tangan kanannya


"A.. Ah ya! Benar! Em? Ah disini! Aku menemukan nya!" Kata Lou Lin mendekati batu besar dekat dinding gua sebelah kanan


"Ayo.... Bantu aku geser baru ini"


Mereka pun segera mendorong baru itu sekuat tenaga "Dorong! Lebih kuat! Batu nya mulai sedikit..... Ber... Ge... Rak!!.... " Kata Lou Lin agak tersendat di akhir kata


Mereka terus mendorong sampai batu itu agak bergerak dan terlihat lubang di bawah Batu itu setelah di geser "Yah! Akhirnya! Huuuh..... " Ucap Lou Lin menghela nafas di akhir kata


"Aku heran kalian mengetuk dinding tapi kenapa malah menggeser batu?" Tanya Zhui


"Haah...... Batu ini sering bergeser sendiri diikuti dengan lubang nya yg mengikuti Batu itu, Batu itu memiliki aura tetap jadi mudah menemukan nya, dinding ini bisa mengambil dan merekatkan suatu aura untuk kita ambil dan merasakan aura itu kembali, cara nya dengan terus mengetuk dinding batu untuk menemukan aura dari batu ini" Jelas Tong Yi


"Ah begitu rupanya"


"Ayo Zhui" Zhui hanya mengangguk baru lah 10 detik setelah Rong Yi melompat ia yg melompat paling akhir, baru yg mereka geser tadi nya kini bergeser sendiri menutup lubang tadi


Yg ia lihat saat melompat adalah kegelapan beberapa detik melompat ia melihat setitik cahaya putih yg kian membesar "Uh?" Zhui seketika melayang tinggi dan mendarat sempurna di tumpukan rumput


"Aaa!!! Lie'er Gege pulang!!!" Teriak Lou Lin senang berlari konyol keluar dari hutan


"Ayo Zhui! Cepat!" Kata Rong Yi berlari mengejar Lou Lin


"Iya!" Seru Zhui bangun dan berlari mengejar Lou Lin juga Rong Yi


"Waaah... Rumah mu bagus Lou di atas pohon! Dan semua nya terbuat dari kayu walau terbuat dari kayu ini terlihat sangat bagus dan mencapai kreteria kelas atas!!" Seru Zhui suka


"Terimakasih" Balas Lou Lin


"Em?" Kepala gadis rubah muncul setengah dari balik pintu tertutup

__ADS_1


"Gege! Kau pulang!" Seru gadis itu memeluk Lou Lin


Lou Lin membalas pelukan Lie Lin "Ayo lepaskan dulu sebentar Gege ingin perkenalkan seseorang" Kata Lou Lin mengendurkan sedikit pelukannya


"Kenalkan ini Zhui kau pasti tau dia kan?"


"Em! Aku tau! Gege menulis nama nya di surat! Boleh aku memanggil mu Zhui Jiejie?" Harap Lie Lin


"Tentu saja" Balas Zhui tersenyum indah


"Wah Jiejie senyum mu sangat indah aku merasakan kehangatan yg sangat berbeda dari yg pernah aku rasa kan" Ucap Lie Lin menautkan jari-jari nya wajah nya terlihat tenang dan indah saat melihat senyum Zhui


"Terimakasih Lie kau cantik" Balas Zhui


"Ayo masuk bicara di dalam"


****


"Lie'er apa Ginseng berusia 5000 tahun, Bunga Lili Putih yg masih kuncup masih ada?" Tanya Lou Lin


Lie Lin agak bingung untuk menjawab nya "Eee.... Bisa dibilang.... Masih... Ada... Tapi....." Mereka heran lalu Rong Yi bertanya Zhui mendekati Lie


"Tapi apa?"


"Tadi aku dari belakang rumah aku melihat 2 tanaman itu menjadi....... Layu... " Gumam nya di akhir kata


"Kau bilang apa!?! Layu!?!!!" Teriak Lou Lin


Lie Lin yg kaget langsung bersembunyi di belakang Zhui "Lou'er tenangkan dirimu" Kata Zhui memeluk Lie menggunakan tangan kanannya


"Ini tidak pernah terjadi!! Dia selalu membuat semua tanaman yg aku tanam tumbuh dengan subur! Zhui ia tidak pernah membuat tanaman nya layu!" Balas Lou Lin frustasi


"Lie'er bisa jelaskan kenapa?"


"Itu.... Aku juga tidak terlalu tau, akun hanya merasa kalau tanah nya menjadi sedikit aneh ku pikir mungkin ini tidak akan berdampak buruk untuk tanaman jadi ya sudah" Jelas Lie Lin yg masih bersembunyi di belakang Zhui


"Tanah?" Lie mengangguk

__ADS_1


"Bagaimana tanah nya bisa aneh??? Lie!!" Lou Lin mengguncang tubuh Lie Lin sampai-sampai hal itu membuat nya pusing


"Lou hentikan! Lie mulai pusing!" Seru Zhui, mereka mendekat lalu menyadarkan Lie dari pusing nya yg luar biasa


__ADS_2