True Love A Noble

True Love A Noble
Eps. 13


__ADS_3

"Apa?!" teriak Dina dan Adel.


"Jadi itu video Reno dan Tammy?" sentak Dina merasa tak senang.


"Iya, aku harus bagaimana sekarang? Ayah bahkan mengusirku dan menyuruhku pergi dengan Daniel dan jangan kembali." jawab Nayya sedih.


"Kita akan menjalankan sebuah rencana." seru Dina dengan memasang muka menakutkan.


"Rencana? Rencana apa?" tanya Adel.


"Kita akan merusak reputasi Tammy juga." jawab Dina semakin tak sabar memulai rencana.


"Gimana caranya?" tanya Nayya.


"Untuk sementara Nayya akan menginap di rumah Adel." seru Dina memulai tahap awal dari rencananya.


"Rumahku? Aku kan tinggal di kos-kosan." tanya Adel.


"Ya maksudku itu. Cukupkan kalau berdua?" tanya Dina.


"Cukup kok, tapi kita bagi dua ya bayarnya." seru Adel.


"Baiklah, berapa harganya?" tanya Nayya.


"Rp.200.000,- sebulan." jawab Adel.


"Baiklah, aku akan mencari pekerjaan.


"Kamu kerja di supermarket aja bareng aku, disana lagi butuh karyawan." ujar Adel.


"Hah! Bagus tuh, kamu kerja bareng Adel aja. Gajinya kan gak kecil-kecil amat." seru Dina menyetujui saran Adel.


"Berapa gajinya? Aku akan bekerja sebagai apa?" tanya Nayya.


"Kamu akan menyusun barang di rak dan melayani pelanggan yang bertanya dimana tempat barang yang ia cari. Gajinya 500.000 sebulan." jelas Adel.

__ADS_1


"Wahhh, 500.000 itu lumayan banget lho." seru Dina.


"Iyakan!" jawab Adel setuju.


"Baiklah. 100.000 untuk patungan bayar kos, 400.000 sisanya untuk makan dan beli keperluan." seru Nayya.


"Oke, aku akan kasih tau rencananya." seru Dina.


"Aku akan pura-pura berdiri di dekatnya, lalu bertanya apa benar nona muda Grainne itu selingkuh dengan mantannya?. Setelah itu pasti Tammy akan langsung berbacot, aku akan terus memancingnya. Aku akan menjadi teman dekatnya dan mengajaknya menjatuhkanmu sampai dia mengatakan yang sebenarnya dia lakukan ke kamu. Kalian dari jauh memotret kami bicara berdua dan aku akan merekam setiap kata yang dia bilang. Kalau bisa kalian rekam juga kami dari jauh." jelas Dina.


"Wahh, kamu pinter banget." ujar Nayya dan Adel serentak.


"Eh? Hahahaha" mereka terkejut karna serentak.


"Jadi kalian paham kan? Adel kan jagi komputer, jadi kamu lihat kemanapun dia pergi dan hubungin aku. Mengerti kan kalian?" jelas Dina sekali lagi.


"Ya! Kami sangat paham." seru Adel sangat semangat.


"Makasih ya kalian mau bantuin aku." ujar Nayya.


Seperti yang sudah di rencanakan, Adel mengintai kemanapun Tammy pergi. Hingga pada saatnya Dina memulai aksinya.


"Kamu kenal nona muda Grainne?" tanya Dina pada orang sebelahnya, yakni adalah Tammy.


"K..ke..kenal, kenapa?" jawab Tammy gugup.


"Sebel deh sama dia! Kasian banget itu tuan muda Shahraen, diselingkuhin. Tuan muda Shahraen kan gak sengaja bisa menikah dengan wanita itu, pasti tuan Shahraen dan wanita itu diberi obat makanya bisa melakukannya. Masa nona Grainne dengan mudah membalas selingkuh." ujar Dina yang tak henti-hentu menjelekkan Nayya.


Tammy merasa senang karna mendengar ada yang membelanya.


"Bisa kita berbicara di cafe itu saja? " seru Tammy sambil menunjuk cafe di depannya.


"Oke." jawab Dina.


"Baiklah, aku langsung saja pada intinya. Akulah wanita yang dihamili tuan muda Reno." seru Tammy.

__ADS_1


"Hah? Serius? Berarti nona juga sangat benci kan dengan nona Grainne?" tanya Dina langsung semangat karna rencananya lebih mulus dari yang dibayangkan.


Dina dengan sigap menghubungu Nayya dan Adel.


"Sebentar ya, nona. Aku harus menghubungi ibuku dulu kalau aku pulang agak sore." seru Dina berbohong.


"Oke." jawab Tammy yang tak tau apa-apa.


'Hoho senangnya, anak bodoh ini mau membelaku. Kalau dia tau wanita sialan itu tidak salah, apa anak ini akan tetap membela ku?' batin Tammy.


'Kau sangat bodoh, Tammy sialan. Apa kau tidak menyadari bahwa aku adalah mata-mata Nayya? Hohoho.' batin Dina.


Dina sudah menghubungi Nayya dan Adel. Dina juga sudah mengaktifkan perekam di hpnya.


"Baiklah, tadi sampai mana kita?" tanya Dina.


"Sebenarnya Nayya tidak melakukannya. Aku yang merencanakan semuanya." seru Tammy.


"Hoooh?!! Apa benar? Ya ampun mulutku ini malah menyalahkan nona Grainne. Tapi aku sudah menjelekkannya dari awal, jadi aku akan tetap mendukungmu saja nona." jawab Dina pura-pura terkejut.


"Jadi kau tak membenciku?" tanya Tammy terkejut.


"Iya! Aku akan membantu dan mendukungmu menjatuhkan nona Grinna lebih jauh lagi." seru Dina.


"Hoh? Baguslah kalau begitu." jawab Tammy.


Tammy sudah menceritakan semua perbuatannya pada Dina. Nayya dan Adel sudah memotret Tammy dari jauh, dan Dina sudah merekam percakapan mereka.


"Tanpa pikir panjang lagi, ayo kita laporkan saja langsung!" seru Dina.


"Ayo!" jawab Adel semangat.


Nayya merasa sangat senang karna teman-temannya ini semangat membelanya.


Akhirnya mereka mempublis perbuatan Tammy dengan hastag #savenonagrainne dan membuat Reno terkejut.

__ADS_1


Reno memberitahu hal ini apda ibunya dan tuan besar grainne.


__ADS_2