
Hasilnya pasti sudah diketahui yaitu, LULUS!!
Nayya langsung merasa terharu, ia merasa senang dan puas akan hasil yang ia dapatkan.
Nayya langsung menyiapkan semua
perlengkapan belajar dan pakaian untuk di Amerika. Ia sangat tidak sabar untuk membeli semua barang-barang yang ia perlukan.
Dan Nayya memutuskan untuk mengambil bidang keuangan serta ingin mengikuti ekskul biola di universitasnya nanti. Jadi ia membeli biola baru yang cukup mahal.
Nayya juga membeli tas baru yang cukup mahal serta alat-alat tulis lainnya juga. Dia membeli banyak untuk stok, juga membeli beberapa pakaian baru.
Tiba saatnya ia berangkat...
"Aku masih marah denganmu!" seru Reno.
"Hey, kau seperti anak-anak tau!" jawab Nayya.
"Biarin! Kamu jahat mau ninggalin aku. Humph!"
"Kan bisa telepon, lagian aku juga bakal pulang setiap libur semester."
'Tunggu! Kenapa aku jadi membujuknya? Biarin ajalah dia sendirian di sini, lagian aku jadi gak digangguin si bodoh ini lagi.' batin Nayya.
"Oke! Aku tunggu." jawab Reno dengan semangat.
Sesampainya di Amerika...
"Hah (menghela napas), akhirnya sampai di Amerika. Aku harus segera ke kampus itu untuk meletak semua barang-barang ini di asrama." guman Nayya.
"Excuse me, are you from Indonesia too? And what is your name? Are you going to Stanford University too?" tanya seorang gadis.
"Yes, I'm from Indonesia. My name is Nayya, and I also want to Stanford University. Can you speak Indonesian?" tanya Nayya.
"Ya, saya bisa bahasa Indonesia. Kenalin saya Adel. Adelia Syafnanda." seru Adel memperkenalkan diri.
__ADS_1
"Baiklah, Adel. Maaf aku gak terbiasa dengan panggilan saya dan kamu, jadi biasa aja ngomongnya. Oke?" tanya Nayya.
"Oke!" jawab Adel.
Setelah sampai di kampus..z
"Untuk mahasiswa tahun ajaran baru, kalian boleh memilih satu teman kalia untuk satu kamar. Tidak boleh lawan jenis. (bahasa inggris)" seru pembimbing.
"Nayya, kita sekamar ya!" seru Adel.
"Oke!" jawab Nayya.
"Hey! Kenapa kalian pakai bahasa Indonesia? Tidak boleh! (bahasa inggris)" seru seseorang.
"Maaf, kami sedang bicara urusan keluarga. Ini rahasia. (bahasa inggris)" jawab Nayya.
Sesampainya di kamar...
"Wah ada dua lemari. Kalau gitu ini aku dan itu kamu ya." seru Adel sambil menunjuk lemari.
"Oke!" jawab Nayya.
"Oh ya, Del. Kamu nanti ekskul apa?" tanya Nayya.
"Aku belum tau. Kalau kamu?" Adel menanya balik.
"Aku mau musik. Aku mau memainkan biola." jawab Nayya.
"Wah, kalau begitu aku akan ambil musik juga. Aku akan memainkan seruling." sambung Adel.
"Oke, suatu saat kita akan duet." sambung Nayya lagi.
"Oke!" jawab Adel.
"Oh ya, Nay. Kawanin aku cari seruling bagus yuk," seru Adel.
__ADS_1
"Oke!" jawab Nayya.
"Nayya!" panggil seseorang.
"Siapa ya?" tanya Nayya.
"Kau tidak ingat aku? Aku Daniel." jawab lelaki tersebut.
"Daniel?!" tanya Nayya terkejut.
"Iya ini aku, Nay." jawab Daniel.
"Adel, ayo pergi tinggalkan orang aneh ini." seru Nayya menarik tangan Adel.
"Emang dia siapa, Nay?" tanya Adel.
"Nanti aku jelasin." jawab Nayya.
Daniel menangkap mereka dan menarik Nayya.
"Nayya!" seru Daniel.
Lalu Daniel menahan tubuh Nayya dan kemudia "Uhm.." . Daniel menyium bibir Nayya.
Adel terkejut dan mendorong Daniel. Kemudian menyelamatkan Nayya.
"Siapa kau hidung belang?!" tanya Adel marah.
"Aku adalah.."
Penasaran? Ikutin terus novel ini dan nantikan episode seterusnya. Jangan lupa like, komen, dan share setiap episode kepada teman-teman kamu ya! Dan jangan lupa berikan tip!
Kalau mau lebih mengenal author, follow aja ig author @achaaeeeee. Kalau mau di follback, dm aja bilang kalau kamu adalah pembaca setia True Love A Noble.
Sekian Terima Kasih\~
__ADS_1