Try To Love

Try To Love
kenangan


__ADS_3

Beberapa hari usai pernikahan Adelia, Rihana dan keluarga kembali beraktifitas seperti biasa


pagi itu, Sarah menghidangkan sarapan di bantu Rihana. Namira masih belum turun dari kamarnya.


Sedangkan Adelia sudah tidak tinggal bersama mereka. Adelia kini tinggal bersama keluarga Haris.


"Tidak ada Adel, sepi" celetuk Namira tiba-tiba bergabung dengan kakak dan ibunya


"Ya, kamu teriak-teriak saja. pasti ramai" balas Rihana sambil terkekeh


"Otakku masih sehat !" timpal Namira kesal karena di goda oleh kakaknya


ibunya hanya tersenyum melihat tingkah kedua putrinya


"Sudah-sudah, ayo..sarapan. Mira, kamu hari ini tidak ke sekolah ?" tanya Sarah melihat putrinya masih mengenakan T-shirt dan celana selutut.


"Hari ini aku berangkat siang. besok akan ada pentas seni. jadi hari ini semua guru hanya siap-siap untuk acara besok. oh, ya Kak.."


"apa ?"


"Kakak dengan Tuan Adrian pacaran, ya ?"


Seketika Rihana tersedak makanan yang sedang ia kunyah. ibunya yang khawatir melihat putrinya terbatuk-batuk segera menyodorkan segelas air putih pada Rihana


"apa pertanyaanku begitu mengejutkan ?" lirih Namira


"Siapa yang pacaran ? kamu jangan menebar gosip, ya ! " Rihana menjawab Namira setelah batuknya mereda


"Aku hanya tanya saja. lagi pula tuan Adrian bisa datang ke pernikahan Adel karena kakak yang mengundangnya kan ?"


Rihana menatap Namira yang sedang tersenyum penuh arti padanya


"Ya. itu pun sekedar basa-basi karena kakak izin cuti. kenapa ?"

__ADS_1


"Tidak apa-apa. tapi, kakak terlihat cocok dengan tuan Adrian. lagi pula tuan Adrian seorang duda dan kakak single, kenapa tidak pacaran saja ?!"


Rihana membesarkan matanya menatap Namira seolah ingin melahapnya sekaligus


"Pacaran matamu ! sudah..kakak mau berangkat kerja"


Rihana menyelesaikan sarapannya kemudian pamit pergi.


"sampaikan salam untuk tuan Adrian dari adik ipar ya" ucap Namira setengah berteriak sembari tertawa


"Adik ipar dari Hongkong !" Celetuk Rihana kesal


Rihana meninggalkan adik dan ibunya menuju halaman rumah, namun suara tawa adiknya masih terdengar.


dasar Mira ! ada-ada saja !! batin Rihana sambil menggelengkan kepalanya


ia mengendarai mobilnya menuju kantor. dalam perjalanan ia teringat bahwa hari ini ia harus menyerahkan mobilnya pada Christian


setibanya di kantor, Rihana langsung berkutat dengan pekerjaannya. Bosnya sudah datang dan meminta Rihana menyiapkan beberapa materi untuk meeting besok.


hingga waktu bergulir begitu cepat dan tiba waktu bagi Rihana mengakhiri pekerjaannya dan pulang.


ia berpamitan pada Bosnya, kemudian keluar kantor menuju parkiran. ia masuk kedalam mobilnya, menyalakan AC dan memutar radio tape.


"sahabat radio, ini dia satu buah lagu untuk kalian.. -kamu dan kenangan, by Maudy Ayunda- selamat mendengarkan...


.. kamu dan segala kenangan, menyatu dalam waktu yang berjalan. dan aku kini sendirian, menatap dirimu hanya bayangan ... "


Rihana menyatukan dahinya dengan stir mobil. setelah ini, ia akan kehilangan mobil kesayangannya.


ia memejamkan matanya, mengingat kenangan-kenangan serta betapa ia bersusah payah membayar angusuran tiap bulannya untuk memiliki sebuah mobil kesukaannya.


Rihana membuka matanya keluar dari lamunan, kemudian mulai menstarter mobil dan melaju menuju kantor Christian.

__ADS_1


tiba di kantor Christian, ia segera menuju ruangan Christian setelah bertanya pada security.


Christian ada di sana, dan tersenyum melihat kedatangan Rihana


"Aku pikir kamu masih mau berlama-lama dengan mobilku" ledek Christian dan itu membuat Hana kesal mendengarnya


"Memangnya boleh ?"


"Boleh, tapi harus bayar sewanya" christian tertawa lepas, namun Rihana memasang wajah kesal dan memajukan bibirnya


"masih mau cari untung juga rupanya. ini kunci mobil" ucap Rihana menyerahkan kunci mobilnya pada Christian


"Kalau begitu, aku langsung pulang."


"Kamu pulang naik apa ?"


"Taxi"


"Tidak duduk dulu sambil minum kopi atau teh ?"


"Tidak, terima kasih"


" Baiklah"


"Chris, terima kasih untuk bantuan dan pengertiannya"


"sama-sama, jangan sungkan"


______


hai readers...


berikan like atau kritik dan saran di kolom komentar supaya menambah semangat author dlm proses penulisan.

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2