Try To Love

Try To Love
good bye


__ADS_3

Malam ini, hari lamaran Adelia dan Haris. tidak banyak yang hadir. hanya keluarga inti dari pihak Haris, dan Adelia


acara lamaran berlangsung lancar dan tanggal pernikahan telah ditentukan.


hanya berselang waktu dua minggu. resepsi pernikahan akan digelar. mereka tidak ingin menunggu sampai kehamilan Adelia membesar. lebih cepat lebih baik


mereka juga tidak ingin pernikahan ini menjadi gunjingan Karena ketahuan bahwa Adelia telah Hamil lebih dulu sebelum menikah.


selesai acara, mereka masuk ke dalam kamarnya masing-masing.


Didalam kamarnya, Rihana tidak bisa tidur. ia masih duduk di ranjang memikirkan sesuatu


pernikahan Adelia mengusik pikirannya. tentu soal biaya. keluarga Rihana bukan keluarga kaya raya yang bergelimpangan harta


tanggal pernikahan pun terbilang sangat dekat. darimana Rihana mendapat uang dalam waktu singkat untuk membantu ibunya melangsungkan pernikahan Adelia ?


ibunya sudah tidak bekerja sejak tiga tahun lalu, karena kecelakaan yang membuat syaraf tangan ibunya terkadang kebas, jika sedang kumat bahkan untuk memegang pulpen saja tidak kuat


sesekali ibunya menerima orderan kue untuk mengisi waktu senggangnya. tapi mengandalkan uang hasil menjual kue hanya cukup untuk kebutuhan harian saja.


Rihana membuka lemarinya mencari sesuatu. setelah mendapatkannya ia menatapnya cukup lama hingga akhirnya ia masukan kedalam tasnya.


esoknya, usai bekerja Rihana mampir ke sebuah dealer mobil milik sahabatnya, Christian.


ia langsung masuk kedalam ruangan mencari sahabatnya itu


"Hana !" terdengar seseorang memanggilnya


Rihana mencari sumber suara dan mendapati sahabatnya sedang berjalan menghampirinya


"Apa yang membawamu datang ke kemari ?" tanya Christian terheran.


sejak biaya cicilan mobil Rihana lunas, ia tidak pernah lagi muncul di kantor Christian.


"Cuaca cerah, dan tiba-tiba aku ingin mampir menemuimu" celetuk Rihana bergurau disambut tawa keras oleh Christian

__ADS_1


"Ayo, mari kita bicara di ruanganku saja" ajak Christian menghela tubuh Rihana masuk ke sebuah ruangan


Rihana berbincang sebentar tentang mobil kesayangannya serta saling bertukar cerita tentang pekerjaan


seorang pelayan menyuguhkan dua cangkir kopi untuk mereka. setelah mendapat ucapan terima kasih dari Christian, pelayan itu pun pergi


Christian mengambil secangkir kopi miliknya dan menyeruputnya perlahan


"Chris.."


"Hmm"


"Kalau mobilku dijual, berapa uang yang akan kudapat ?"


Christian tersedak mendengar penuturan Rihana


"Kamu mau menjualnya ?"


"sepertinya, Ya. aku butuh uang"


"Pasti itu sangat penting bagimu sampai kamu rela melepas mobil kesayangan mu"


Christian tersedak lagi mendengar ucapan Rihana


"Kamu ini kenapa ? setiap kali aku bicara selalu saja tersedak ?"


"Aku hanya terkejut" ucap Christian sambil meletakan cangkir kopinya


"Dia masih anak-anak tapi menikah mendahuluimu dan Mira" sambung Christian


"Jodohnya dekat, mau bagaimana lagi ?!. ayolah, bantu aku. aku butuh uang, Chris"


Christian melirik mobil Rihana dari balik jendela ruang kerjanya dan tampak berpikir menimang-nimang


"Mobilmu.... mungkin sekitar 150 juta"

__ADS_1


"Kenapa murah sekali ?"


"Hana, Memang itu harga jual kembali untuk model mobil seperti itu."


Rihana terdiam tampak berpikir.


150 juta ? itu masih kurang... .Batin Rihana


"Begini saja, aku hargai 170 juta. Hitung-hitung membantu sahabatku yang cantik ini"


"Ayolah, Chris.. mobilku tidak ada cacat. kamu tahu peris mobilku" desak Rihana mencoba menaikan harga.


Christian tampak berfikir hingga akhirnya bicara.


"200 juta. nett" putus Christian


"Ya, baiklah. aku setuju, 200 juta! tapi Chris, boleh aku pinjam mobil ini sampai acara pernikahan adikku?"


"Kamu ini banyak maunya sekali !"


Rihana diam jadi tak enak hati karna banyak meminta


"Aku tidak mungkin pergi ke acara pernikahan dengan menyewa mobil"


"Kamu menjual mobil tanpa sepengetahuan ibumu, ya?" tebak Christian dan Rihana hanya tersenyum


kemudian Christian mendesah lelah.


" Ya, baiklah. pakai saja, asal jangan lecet. sekarang mobil itu milikku !" ucap Christian dengan nada pongah yang dibuat-buat membuat Rihana tertawa melihatnya


"Oke, Bos !" kata Rihana girang


______


hai readers...

__ADS_1


berikan like, kritik/saran di kolom komentar supaya menambah semangat author dlm proses penulisan.


terima kasih


__ADS_2