Try To Love

Try To Love
sedikit rindu


__ADS_3

Hana yang baru tiba di rumah langsung mencium dan memeluk ibunya.


"kamu sudah pulang, sayang. kenapa malam sekali?" tanya Sarah, ibu Hana


"lembur kerja" jawab Hana tak ingin menjelaskan apa yang membuatnya terlambat pulang


"Aku ke kamar dulu, Bu" ucap Hana


"Ayo, biar ibu siapkan juga makanan untukmu. ibu tinggal sebentar, ya" ucap ibu pada kedua anaknya yang sedang duduk


Hana masuk ke kamarnya, sementara Sarah ke dapur menghangatkan makanan untuk Hana.


Hana segera membersihkan dirinya dan mengganti pakaian dengan kaus dan celana selutut. kemudian keluar kamar menuju dapur.


sekilas matanya melihat ruang tamu sudah dalam keadaan gelap. kemudian Hana duduk di meja makan dan mulai menyantap makanan yang telah di siapkan ibunya.


di meja makan, ia ditemani ibunya yang duduk dihadapannya tanpa bicara apapun


"tamu laki-laki tadi siapa, Bu?" tanya Hana di sela makannya.


"Pacar Adelia" jawab Sarah datar.


Adelia adalah adik bungsunya. Rihana, atau biasa disapa dengan panggilan Hana adalah anak sulung dari tiga bersaudara.

__ADS_1


adiknya, Namira dan Adelia. usia mereka masing" terpaut jarak tiga tahun.


Rihana berusia 26 tahun, ia bekerja sebagai Staff HRD di perusahaannya. namun, sudah 2 pekan ia merangkap sebagai sekretaris Direktur, karena pemilik jabatan tersebut sedang cuti melahirkan. alhasil, Hana sementara menggantikan.


Namira berusia 23 tahun, ia baru saja lulus kuliah dari universitas keguruan. saat ini Mira mengajar di Sekolah Dasar Internasional di kotanya.


Adelia berusia 20 tahun, ia masih kuliah manajemen bisnis dan saat ini sudah semester 5.


Hana memperhatikan raut wajah ibunya yang tampak sendu.


"Bu.. ibu tidur saja duluan. ibu kelihatan lelah" ucap Hana sambil memegang tangan ibunya.


"Tidak apa-apa, ibu belum mengantuk. ibu temani kamu makan saja"


usai mencuci piring, Hana melihat ibunya sudah tidak ada dimeja makan. Hana pun menghampiri ibunya di kamar.


"Bu.." panggil Hana seraya membuka pintu kamar ibunya


"Ibu Sakit?" tanya Hana menghampiri ibunya yang sedang duduk bersandar di ranjang tidurnya.


"Tidak, nak. Ibu baik-baik saja"


"Tapi Ibu terlihat tidak sehat" tutur Hana Khawatir. ibunya hanya tersenyum kecil menanggapi ucapan anaknya

__ADS_1


"Ibu baik-baik saja, hanya sedikit rindu pada ayahmu. Akhir pekan ini antar ibu ke makam ayahmu, ya"


Hana tersenyum dan menganggukkan kepalanya. kemudian keluar dari kamar membiarkan ibunya beristirahat.


..


Ya... Ayah Hana sudah meninggal 15 tahun lalu karena kecelakaan. ayahnya seorang Dosen di Universitas ternama di Kotanya. ayah Hana menjadi perwakilan kampus saat hendak menghadiri seminar di luar Kota


namun saat dalam perjalanan mobil yang dikendarai oleh Ayahnya tiba-tiba terjadi kecelakaan. mobil yang dikendarai ayahnya tertabrak mobil lain dari arah belakang mengakibatkan mobil yang ayahnya kemudikan menabrak pembatas bahu jalan dan masuk ke dalam jurang.


pihak kepolisian berhasil mengevakuasi mobil dan ayahnya. namun, nyawa ayahnya tak selamat.


sepeninggal ayahnya, pihak kampus memberikan bantuan sosial dan beasiswa pendidikan sampai jenjang Sarjana kepada Rihana, Namira, dan Adelia.


..


Hana menaiki tangga hendak menuju ke kamarnya untuk istirahat. namun saat ia membuka pintu kamarnya, kakinya terhenti. ada sesuatu yang mengganjal pikirannya. ia mengalihkan pandangannya menatap pintu kamar adik-adiknya yang bersebelahan dengan kamarnya


Hana menutup kembali pintu kamarnya dan berjalan menghampiri kamar Adelia. Hana mencoba membuka kamar Adelia, namun pintu kamarnya terkunci saat Hana menurunkan tuas pintunya.


kemudian Hana berjalan menuju kamar Namira, dan saat Hana menurunkan tuas pintunya, ternyata tidak terkunci.


"Boleh Kakak masuk?" tanya Hana melongokkan kepalanya didepan pintu.

__ADS_1


__ADS_2