
dua hari sudah berlalu,hari ini tania kembali akan melakukan kegiatannya bersama adrian. tania sangat gugup untuk bertemu dengan adrian,, dia tidak tahu akan bersikap seperti apa nantinya.
tadinya tania tidak akan pergi ke tempat gym dengan beralasan sibuk.. tapi adrian terus saja membujuknya untuk latihan,jika tidak mau adrian akan datang langsung ke rumah tania untuk menjemputnya.jelas tania tidak akan membiarkan itu.karena tania belum siap dengan pertanyaan dari keluarganya..
sesampainya di tempat gym pada sore hari,, jantung tania berdegup kencang tidak seperti biasanya.. bahkan tangan nya pun ikut basah oleh keringat padahal belum juga berolahraga. tania bertemu dengan adrian dalam keadaan grogi.sedangkan adrian sendiri nampak biasa biasa saja seolah tidak terjadi apa apa..
tania sesekali memandang adrian,, tampak aneh menurutnya,, seseorang yang sudah mengatakan perasaannya tidak menunjukan ekspresi apapun,, malah wajahnya tampak datar datar saja..
ada apa dengan adrian yaa....
apa dia sedang mempermainkan tania...
apa dia lupa dengan kejadian lusa lalu...
fikiran itu terus saja berada di otak tania.
"haa...h ya ampun tania kenapa kamu mempercayai ucapannya kemarin.. mungkin dia sedang menggoda kamu saja.?? mana mau laki laki itu sama kamu.. kamu jauh lebih rendah darinyaa... sadaaar tania,, sadarrr.!! "
tania hanya bergumam pada dirinya sendiri,mencoba untuk membuatnya menerima kenyataan kalau dirinya jauh dari kata pantas bagi laki laki setampan adrian. karena tania merasa di permainkan sikapnya pun ikut berubah.menjadi lebih dingin di penuhi kekesalan.
adrian pun sebenarnya sadang menahan dirinya.dia harus seprofesional mungkin ketika menjadi pelatih.karena adrian sudah melakukan sumpah profesi dan mempunyai sertifikat... !!
keduanya tampak dingin beberapa saat.mereka seperti mempunyai dunianya sendiri. namun tidak beberapa lama, tania mulai kesal karena merasa di permainkan.
karena kesal tania menghentikan kegiatan nya.
tania berhenti ketika sedang melakukan sit up.... dengan wajah yang kesal tania pergi begitu saja.adrian yang melihat tania pergi langsung memegang tangannya dan sedikit menarik mendekatinya.
"heyy kamu mau kemana.??? tanya adrian
"saya mau pulang saja pak pelatihh.. saya sedang tidak ingin disini bersama anda...
__ADS_1
"lhoo kenapa.. maaf kalau saya ada salah sama kamu..
"jelas anda mempunyai salah sama saya... anda fikir saya wanita gampangan. seenak nya saja melakukan itu tanpa saya izinkan..
sudah lepas saya mau pergi..
"Cup....
adrian mencium tania kembali..
"Melakukan ini maksudnya.?? Cup...
kembali adrian menarik pinggang tania mendekatinya sampai kedua tubuhnya saling menempel satu sama lain.adrian kemudian mencium tania lebih lama.. sadar tania tidak menghindari ciumannya kali ini, adrian kembali memperdalam ciumannya.. semakin dalam.. lama lama adrian membuka sedikit sedikit bibir tania membuat nya ingin menyelami apapun yang ada di bibir tania,, memainkannya,, mengganti posisinya kekanan,, terus kekiri,, melu**t nya seperti bibir tania adalah permen manis,, membuat desiran gairah keduanya memuncak..!!
tania yang awalnya marah,, ketika adrian menciumnya tania menjadi lemah,,tania malah menutup kedua matanya menikmati setiap sentuhan yang adrian mainkan,, lama lama tania pun membalas ciuman itu.semakin dalam,, semakin panas,, keduanya malah asyik dengan dunia mereka sendiri.. mereka berdua benar benar terhanyut dalam keadaan itu.mereka bahkan tidak peduli dengan sekitar mereka.. sampai pada nafas mereka yang kian memendek akibat peraduan itu,, akhirnya mereka mengakhirinya. kening keduanya menyatu membiarkan nafas mereka kembali normal terlebih dahulu..
keduanya saling menatap wajah masing masing,, tangan adrian memegangi kedua pipi tania membuat tania harus melihat raut wajah adrian..
adrian mengungkapkan segala hatinya pada tania..
tania yang melihat raut wajah adrian tidak melihat sekecil apapun kebohongan dalam wajahnya.. yang ada tania melihat sebuah ketulusan.entah mungkin karena tania sedang di buai sensasi gairah yang sudah sekian lama menghilang.. tania tanpa ragu menjawabnya..
"iya aku mau..!!!! tapi aku bukan siapa siapa.. aku cuma seo.........
Cupp
kembali adrian mencium tania ketika tania sedang bebicara.membungkam omongan tania dengan bibirnya... kembali mel***tnya memadukan bibir keduanya,, mengulumnya,, mendekap penuh cinta,, membuat desiran gairah kembali menguasai tubuh keduanya.. mereka menikmati waktu mereka berdua malam itu dengan berciuman. ciuman mereka sangat panas dan terus menerus seakan keduanya tidak pernah puasnya..
sampai pada akhirnya mereka pun tersadar akan apa yang mereka lakukan,, dengan wajah yang malu malu tania dan adrian duduk duduk sambil menempelkan kedua punggung mereka ke kaca, mereka tersenyum senyum sendiri menyadari apa yang mereka lakukaan barusan.adrian menggenggam tangan tania,, tania hanya membiarkanya saja.
"tan.. makasih yaa... udah mau terima aku..!!
__ADS_1
aku akan penuhi setiap janjiku.. aku akan berusaha sebisaku... kamu bisa pegang janjiku..!!!
"sebenarnya aku yang mau berterima kasih.. aku bukan siapa siapa mass,, aku cuma wanita biasa.malah aku seorang janda..?? apa mas adrian tidak apa apa dengan statusku??
"kenapa memangnya,, aku tidak masalah,,!! karena aku mencintaimu,, justru kamu wanita hebat buatku.. kamu yang sudah mempunyai gadis kecil bisa menaklukan hatiku... !! aku sudah memutuskan itu artinya aku pun akan mulai mencintai gadismu... boleh kann.????
"mas adrian bersungguh sungguh..?? kita kan baru memulainya..
"tujuanku adalah untuk bersungguh sungguh.ketika aku sudah memutuskan itu artinya itu sudah final.. kamu harus mengizinkan aku tentunya..
"makasih yaa.. tapi aku mau kita pelan pelan saja.. bukannya aku gak mau kamu mengenal keluargaku.. tapi aku ingin mempersiapkan hatiku terlebih dahulu.. jadi kita memulainya pelan pelan yaa..???
"iyaa gak masalah..!! ucap adrian.
akhirnya malam itu berakhir... tania pulang kerumahnya sendiri menggunakan motornya.. padahal adrian ingin sekali mengantarkan tania pulang.. maka dari itu tadi adrian bermaksud untuk menjemputnya tapi tania tidak mau.
sesampainya di rumah,tania langsung membersihkan diri,, sementara dhini sedang melakukan live di fb guna menjajakan jualan nya,dhini yang melihat tania yang sudah pulang selalu senyum senyum sendiri.. tidak biasanya kakanya seperti itu,, dihini merasa ada yang janggal dari kakaknya.tapi dhini hanya menggeleng gelengkan kepalanya saja..
layaknya seorang pasangan yang sedang di mabuk cinta keduanya terus saja saling mengirim pesan,, melakukan video call?? seperti tidak ada hari esok saja bagi mereka.
sementara nayy telah terlelap tidur di samping tania,,
di tempat lain
ghilbran sedang bersama dengan irfan.. kali ini irfan tidak sedang ada di Bar, melainkan di rumah ghilbran,, tepatnya di kamar ghilbran. karena belakangan ini ghilbran seperti sudah tidak mempunyai nyawa saja.... hobinya adalah menghabiskan waktu di kamar.bahkan sudah 5 hari ini ghilbran tidak berangkat bekerja.maka dari itu irfan ingin melihat keadaan temannya.
"loe masih hidup ghii.. gue kira loe udah mati.. ?? besok loe harus berangkat kerja kalo nggak gue yang akan di pecat sama bapak loe..?? kalo gue nganggur,kayak loe mau nampung gue aja..!! jadi tolong besok loe harus kerja okk.!!
"maless...,, !! ghilbran hanya menjawabnya dengan pelit.
"ya sudahh... berarti loe gak mau ketemu sama tania lagi.. kalau gitu gue mau pindahin tania ke cabang di purwakarta aja.. biar jauh sekalian.. irfan sedikit mengancam ghilbran berharap ghilbran akan luluh.
__ADS_1