
Lala yang masih pusing terus mengingat ingat tentang kejadian semalam.dia masih tidak bisa mengingat sepenuhnya tentang kejadian malam itu.dirinya memang sangat bodoh,seharusnya dia tidak melakukan kesalahan dengan menenggak minuman semalam.dan sekarang Lala hanya bisa memukul mukul kepalanya saja meratapi kebodohannya itu.
Irfan sudah mandi pagi itu,,dia masuk ke kamar lala untuk memeriksa Lala apa dia sudah bangun atau belum,, dan ternyata Lala sudah bangun.sekarang Lala sedang terduduk menyenderkan badannya di kepala kasur.Irfan sudah sangat menunggu pagi ini untuk membalaskan dendamnya pada Lala akibat perbuatannya semalam.
"sayang....!! kamu sudah bangun???....
"wahh... kamu begitu bernafsu yaa semalam...?? sampai sampai aku kewalahan lhooo...!! seru Irfan yang bersender di tembok dekat pintu sambil menyilangkan tangannya.Irfan akan memulai aksinya untuk mengerjai Lala.
Lala mendongakan kepalanya melihat kearah Irfan.raut mukanya begitu bringas seperti seekor macan yang dibangunkan dari tidurnya.Lala melemparkan apapun yang bisa dia jangkau.bantal, guling, dan beberapa hiasan yang ada di atas nakas pun tak luput dari sasarannya.
"baj****an..... semalam loe ngapain gueeeee..... dasar loe kurang ajar!! berani nya ya loe...!! sini loe,, gue hajar loe yaaa...
Lala benar benar kesal pada Irfan.
Irfan mencoba mengelak sebisanya.menghindar dari lemparan lemparan barang yang Lala layangkan padanya dengan sedikit tersenyum.
"eitts... santai dong..!! ini kan masih pagi.
Lala menghampiri Irfan dengan membawa kepalan tangannya dan berniat untuk memukuI Irfan.tapi dengan sigap Irfan meringkus tangan Lala dan sekarang berada di dalam dekapannya.
Lala meronta ronta meminta untuk di lepaskan.tapi tangan Irfan jauh lebih kuat darinya.
"lepas..lepasin gueee... !!! baj***an loe??...
gue laporin polisi ya loe....?? teriak Lala.
"laporin aja sayang !!,, gak masalah.!! liat tuh di atas ada cctv.nanti kalo polisi lihat, siapa yang akan malu...!! terang Irfan yang berbisik di telinga Lala dan masih memeluk tubuhnya itu.Irfan menyunggingkan sebelah bibirnya tanda dia telah menang hari ini..(ha.. ha.. ha..)
Lala melotot tidak percaya.emang apa yang di lakukannya semalam..?? fikirnya.dan Lala masih meminta untuk di lepaskan dari pelukan Irfan.
"okkk.... gue lepasin tapi berhenti nyiksa gue,, janji gk???
"iyaa.. gue janji.cepat lepasin..!!
__ADS_1
Irfan pun melepaskan pelukannya.namun ternyata Lala mengelabuhinya.Lala belum puas jika belum melayangkan pukulan terhadap Irfan,, namun masih kalah cepat dari Irfan.Irfan memengang kedua tangan Lala supaya dia tidak berontak lagi.dan Irfan memajukan langkahnya sampai ke tepi kasur.
Lala yang tidak seimbang pun terjatuh di atas kasur,, dan Irfan sekarang berada di atas tubuh Lala sambil memegang kedua tangan Lala.dia menguncinya dalam dekapan tubuh Irfan yang kekar.keduanya saling betatapan.Irfan memajukan wajahnya lebih dekat... dekat... dekaaaaatttt dengan wajah Lala.sehingga tidak ada jarak lagi antara keduanya.
Lala berusaha menghindar walaupun sekarang mulutnya terasa kelu,, dia tidak bisa membuka mulutnya.bahkan cara bernafas pun mungkin Lala sudah lupa.jantungnya berdebar sangat cepat.dan mungkin Irfan bisa merasakan debarannya sekarang,karena tubuh keduanya yang saling menempel.
entah kenapa Lala malah memejamkan matanya.seakan dirinya sudah bersedia menyerahkan diri pada Irfan.perlahan irfan melepaskan kuncian tangannya pada Lala,tapi masih menin**hnya.Irfan membelai rambut dan pipi Lala menggunakan kedua tangannya.dan seketika dirinya memajukan wajahnya lebiiiiiih dekat.itu membuat Lala terus memejamkan matanya.
(fikir Lala mungkin mereka akan berciuman kali yaa...ππ)
dannnnnnn.....
ternyata Irfan malah membisikan sesuatu ke telinga Lala yang membuat mata Lala yang tadi terpejam langsung melotot kembali.
"loe harus liat cctv itu.dan loe harus tanggung jawab sama gue.gue gak mau tahu.!!
bangunnnnn.... perintahnya.
"cepat bangun..,, ikut gue..!! perintahnya.
Lala yang baru tersadar langsung terbangun dari tidurnya.dia menyumpah serapahi Irfan yang meninggalkanya dalam keadaan malu setengah mati.
Lala mengikuti kemana arah Irfan pergi sambil sedikit berjinjit karena takut ada orang lain lagi yang berada di rumah itu.namun ternyata rumah itu kosong.hanya ada Lala dan Irfan saat itu.
Irfan membuka laptopnya dan membuka folder rekaman cctv di kamarnya tadi malam.Irfan memang sengaja memasang cctv di kamarnya karena dulu dirinya pernah mengalami kehilangan barang saat meninggalkan apartemennya dengan seorang art.entah barang itu hilang kemana sampai saat ini masih menjadi misteri.
sekarang Lala sedang berada di ruangan kerja bersama Irfan.Irfan menyuruh Lala untuk duduk di kursi kerjanya,sementara dirinya berdiri di belakang kursi yang di tempati Lala.tangan kirinya menangkup meja,, sementara tangan kanannya menggerakan keyboard laptop.wajah keduanya kembali berdekatan dan Irfan masih terus menggoda Lala dengan membisikan sesuatu ke telinga Lala.
"loe jangan kaget yaa.. sama tingkah laku loe di atas ranjang.. seru Irfan menggoda.
Lala memicingkan wajahnya dan segera menyingkirkan kedua tangan irfan yang menggodanya.
dengan hati yang dag dig dug Lala memberanikan diri untuk membuka folder itu.
__ADS_1
Lala menonton setiap adegan dari Irfan yang membuka pintu apartemen sambil menggandengnya... membawanya ke kamar Irfan sambil menekan tombol lampu.dan ketika menyala ternyata Lala melihat jika Irfan tersandung.tubuh keduanya terjatuh seperti tadi namun posisinya terbalik.di layar itu jelas Lala yang berada di atas tubuh Irfan.
Lala menutup matanya dengan tangan... dannnn,,, betapa kagetnya dia mendapati adegan selanjutnya yang membuat dia malu bukan kepalang.
Lala langsung menutup mulutnya tidak percaya apa yang dia lakukan saat itu pada Irfan.dia menatap wajah irfan dengan wajahnya yang memerah menahan malu.sedangkan Irfan memperlihatkan wajah datar saja.
Lala beranjak bangun dan menundukan kepalanya pada Irfan dan langsung berlalu pergi tanpa sepatah katapun.setelah sampai ke depan pintu ruang kerjanya,, Lala menengok ke arah Irfan yang sedang memandangi tingkah konyolnya.Lala yang penasaran siapa yang membuka bajunya itu kembali menghampiri Irfan dan bertanya.
"terus siapa yang buka baju gue..?? gue mau lihat kelanjutan videonya.seru Lala yang langsung ingin membuka laptopnya.kemudian secepat kilat Irfan menutup laptop itu dan membawa dalam genggamannya.
"nanti loe bisa lanjut ngeliat video ini ketika loe udah mau tanggung jawab sama apa yang loe perbuat sama gue....! tegas Irfan sambil berlalu pergi.
"ahh... ahhhh...!! fan,, jadi siapa yang buka baju gue,?? loe kan,,?? awas yaa loe berani beraninya...!! Lala menyusul Irfan keluar.
Irfan hanya berdiri dengan menatap seluruh tubuh Lala dengan tatapan mesumnya.dan sadar jika dirinya hanya mengenakan kemeja putih milik Irfan,,Reflek Lala langsung berlari ke kamar Irfan dan membanting pintu.
"dasar mesum....!! ahhh,,, ya ampun Lala,, kok loe bodoh banget sihh!! sekarang gimana coba.. gue gak bisa lagi bertingkah biasa biasa aja kan sama si Irfan...dasar bodoh,, bodohhh!!... gerutunya.
setelah cukup lama di dalam kamar, Irfan mengetuk pintu kamarnya untuk mengajak Lala makan.walau bagaimana pun Irfan tidak akan membiarkan perut Lala kosong setelah semalam dia membuang seluruh makanannya ke wajah Irfan.
Lala yang masih di kamar pun langsung mengenakan celana yang dia pakai semalam,dan masih mengenakan kemeja Irfan.Lala tidak mungkin memakai bajunya yang kemarin terkena muntahannya.
Lala keluar dengan wajah yang malu.dan duduk di kursi ruang makan minimalis di apartemen Irfan.sambil menyantap makanan yang di buat oleh Irfan,, Lala pun bertanya.
"gue minta maaf atas kelakuan gue semalam.. terus loe mau gue tanggung jawab gimana?? tanya Lala.
"emmmmm... enak nya apa yaa..?? Irfan sedang berfikir.
"gimana kalo mulai hari ini dan seterusnya loe harus layanin gue selama 2 bulan.loe harus nurutin kemauan gue penuh...!! kalo loe sampe ngebantah,, berarti loe harus tanggung jawabnya 2 kali lipat.dannn,,, kalo gk nurutin juga,, siap siap aja tuh video gue pajang di medsos.cecarnya pada Lala.
Lala terkejut bukan main dengan apa yang dia dengar.berarti dia akan menjadi pesuruh Irfan dong selama 2 bulan..
"satu bulan atau gak sama sekali.. gue gak peduli...!! tegas Lala.
__ADS_1