Wanita Buruk Rupa

Wanita Buruk Rupa
maafkan aku.


__ADS_3

Adrian duduk di tepi kasur,, dia sedang memandangi foto Tania di layar hp yang sudah retak miliknya. dia menyesali perbuatannya,, lalu dia mengambil sebuah kotak kecil yang dia simpan di laci.di bukanya kotak kecil berwarna merah darah itu,, dia memandangi isinya,, seharusnya dia cepat cepat memberikan itu pada Tania. fikirnya apakah ini sudah terlambat,,?? apakah isi dalam kotak itu tidak akan pernah sampai pada pemiliknya,,?? hatinya kalut... sedih... merasa menjadi bodoh karena kelakuannya sendiri.... dia begitu merindukan Tania.


Adrian


sudah seminggu dari pertengkarannya dengan Tania. semua usaha sudah dia lakukan,, dari Adrian yang tidak henti menghubunginya,, mengiriminya beribu pesan permohonan maaf,, mendatangi rumah Tania namun tidak bisa menemui Tania,, menjemputnya di tempat kerja berharap bisa bertemu pun sudah dia lakukan.


Adrian menceritakan pertengkarannya pada Mira dan Rico,, Adrian berfikir mungkin sahabatnya bisa membantu dirinya.Mira dan Rico pun sama halnya dengan Adrian,, mereka selalu di tolak oleh Tania. kemudian Adrian mendekati sahabat Tania,, namun sahabatnya pun malah ikut membenci Adrian.


Adrian tidak menyerah,,dia masih mengunjungi rumah Tania. berbicara pada kedua orang tua Tania. memohon untuk bisa bertemu dan meminta maaf,, namun orang tua Tania tidak bisa berbuat banyak.


Tania


Tania masih merasa sakit hati oleh kebohongan Adrian,, dia merasa di permainkan oleh Adrian. namun di balik itu semua setelah pengakuan Adrian tentang sosok dirinya Tania jauh merasa sedih.kini Tania tahu siapa Adrian,, dia dan Adrian bagaikan langit dan bumi. bagaimana bisa dia mengharapkan cinta tulus dari seorang pria kaya raya.


fikiran Tania kini menjadi ragu untuk bersanding dengan Adrian karena status mereka yang berbeda,, namun hatinya sudah terlanjur mencintainya. Tania bingung dengan perasaannya sendiri.


1 minggu sudah berlalu,, Tania melihat kesungguhan Adrian untuk meminta maaf padanya. bahkan mbak Mira pun ikut memohon padanya.


malam itu mbak Mira menghubungi Tania. awalnya Tania membiarkannya,, hatinya masih sakit jika mengingat perbuatan Adrian.dan pasti mbak Mira sudah mengetahuinya,, namun mbak Mira pun malah bersekongkol dengan Adrian. entah sudah berapa panggilan yang Tania abaikan dari mbak Mira.namun panggilan terakhir Tania mengangkatnya.


"halo...


"halo Tania... makasih banyak kamu sudah mau angkat tlp dari aku. maaf mengganggu mu.

__ADS_1


"ada apa mbak Mira,, saya sibuk.


"Tann,, tolong maafkan Mbak dan juga Adrian,, kami tidak ada maksud untuk mempermainkan kamu,, sungguh..!!


"maaf Mbak,, aku sedang tidak ingin membahas itu.


"iya,, Mbak tahu Tan,, tapi tetap saja Mbak merasa kasihan pada kamu dan Adrian,, apa kamu memang ingin berpisah dengan Adrian,,??


"Mbak aku sedang tidak ingin membahasnya tolong.


"maaf Tan,, tapi Adrian sangat terpuruk saat ini. dia terus saja mabuk mabukan,, dan pekerjaannya sekarang banyak terbengkalai karena masalah ini,, jika terus terusan kayak gini mungkin usahanya akan menjadi taruhannya Tann, tolong Mbak.


(Mira melebih lebihkan berharap Tania luluh)


"iya Tania,, maaf....!! tapi jika berlarut larut terus,, aku dan Rico terpaksa akan membawa Adrian pergi ke bali. usahanya di sana sedang mengalami krisis saat ini dan benar benar sangat membutuhkan Adrian. aku tidak bohong,, aku bersungguh sungguh..!! tolong kamu pertimbangkan kembali cintanya Adrian sama kamu,, dia sungguh sangat mencintai kamu Tania. ya sudah maaf Mbak mengganggu waktu kamu yaa.. bye Tania...!!


Tania memikirkan kata kata terakhir dari Mira,, fikiran Tania kenapa sekarang malah dia yang seolah olah diberikan sedikit waktu untuk Adrian.bukankah sekarang adalah hak nya untuk membiarkan Adrian dulu sampai hatinya sudah tidak sakit lagi,, kenapa serasa terbalik....!!


Tania masih tidak menghiraukan apapun menyangkut Adrian,, Tania hanya akan fokus dulu pada dirinya sendiri saat ini.


dua hari sudah berlalu setelah panggilan terakhirnya dengan Mbak mira. Tania sedang memandangi layar ponsel miliknya,terdapat wallpaper dengan foto Tania,, Adrian,, juga Nayy disana.terlihat foto itu tampak ketiganya sedang bahagia. Tania sudah sangat merindukan Adrian.dan 2 hari itu pun Adrian tidak mengunjungi rumahnya. Tania membuka layar pesan di hpnya.dia melihat beribu pesan dari Adrian yang tidak dia buka. dan dengan sekali ketik,,tanpa sengaja dia membuka pesan dari Adrian.


"ya...hh bodoh. kenapa aku malah buka,, tania kesal karena kebodohannya.

__ADS_1


tiba tiba tlpnya berdering. dan itu dari Adrian. reflek Tania mematikannya. Tania mendengus kesal kenapa dia mematikannya,, padahal Tania sudah merindukan suara Adrian. panggilan itu adalah panggilan pertama dan terakhir Adrian. Tania menunggu panggilan berikutnya tapi Adrian tidak menghubunginya lagi. sampai Tania tertidur dengan hp di tangannya pun,, hpnya tidak berdering lagi.


keesokan harinya Tania pergi seperti biasa ke tempat kerja.dengan hati yang lusuh tak bergairah dia bekerja seperti biasanya. Ghilbran melihat Tania akhir akhir ini memang terlihat berbeda,, dia terlihat tidak bersemangat dan sedih,, Ghilbran mencoba mendekati Tania,, berpura pura mengecek pekerjaan setiap karyawannya.pada saat mendekati Tania,, Tania menengok ke arah Ghilbran dan menghentikan aktifiitasnya.


"bisa gak sih loe pergi dari sini,, mood gue lagi hilang sekarang. jadi jangan ganggu gue." Tania lupa jika dirinya berada di lingkungan pabrik saat ini.teman teman kerjanya pun menengok ke arah Tania. dan setelah Tania tersadar dengan perkataanya barusan Tania langsung pergi ke toilet.


di dalam toilet kembali Tania membuka hp miliknya.tidak ada notif pesan atau panggilan dari Adrian. namun malah Mira yang menghubunginya. Tanpa basa basi Tania langsung mengangkat panggilan itu.


"halo Mbak...


"maaf Tann menghubungi kamu,, sekarang pasti kamu lagi kerja yaa..??


"iya Mbak,, kenapa...??


"maaf Tann,, sepertinya Adrian akan pergi ke bali hari ini. tanpa sepengetahuan Mbak ternyata Adrian sudah memesan tiket,, dan keberangkatannya siang ini. pesawatnya jam 14.00 ,, sekali lagi Mbak ingin menanyakan apa kamu akan membiarkan Adrian pergi begitu saja..?? soalnya Adrian akan pergi dengan waktu yang cukup lama. tolong pertimbangkan kembali hati kamu untuk Adrian sebelum terlambat. maaf sudah mengganggu waktu kamu yaa, bye Tann...???


Tania sangat lemas saat ini,, kemarin malam harusnya dia mengangkat tlp dari adrian,, kalau saja dia mengangkatnya mungkin hari ini Adrian tidak akan berangkat.


Tania melihat jam di hpnya. sekarang masih 12.00 dan ini sudah waktunya jam istirahat.Tania berlari secepatnya setelah mendengar bunyi sirine,, Tania bergegas ke loker tempat dia menyimpan tas dan jaketnya,,dia langsung berlari meninggalkan pabrik menuju area parkir.


dia terus mencoba menghubungi Adrian,, namun hpnya mati. Tania bingung,, apakah dia harus ke bandara atau ke tempat gym dulu.Tania akhirnya menghubungi Mira.


"halo mbak,, Adrian sudah pergi ke bandara belum,, tanya Tania yang sedang menelepon sambil berkendara.

__ADS_1


"mbak gak tahu Tann,,, hp nya mati. coba kamu cari dulu ke tempat fitnes siapa tahu dia belum berangkat. Mira melihat jam di tangannya yang masih jam 12.00 mungkin Adrian masih disana fikirnya.


__ADS_2