
Tania benar benar terkejut mendengar perkataan Adrian yang tiba tba menginginkan Tania untuk pergi menemui keluarganya.jujur hati Tania belum siap untuk itu.hatinya masih belum mempercayai Adrian 100% .
"jika memang hubungan kalian sudah mengarah ke jenjang yang lebih serius saya akan mengizinkannya.saya harap jika ini yang terbaik untuk Tania.jawab bapak Tania.
Adrian yang mendapatkan lampu hijau dari ayah Tania sangat senang bukan kepalang.Adrian hanya menyunggingkan sebelah bibirnya pada Tania.tanda jika dirinya sekarang yang memegang kendali Tania.
"terima kasih pak..karena sudah memberikan saya izin.kalau Nayy mau Nayy juga boleh ikut.sekalian nanti kita jalan jalan di Jakarta yaa.. bujuk Adrian pada Nayy.
Tania sudah berfikir jika ini sudah keterlaluan.
"mas Adrian... kenapa harus secepat ini..!! kita bisa pelan pelan saja mas..??? jawabnya.
"asyikk.... Nayy jalan jalan dong omm..!! Nayy mau ikut ya omm,, boleh kan mah..?? bujuk Nayy. dan Tania sendiri sudah pasrah jika sudah seperti ini.Tania benar benar sudah kalah oleh Adrian malam ini.
malam itu Adrian benar benar bahagia.adrian seperti mendapatkan hadiah dua kali lipat malam itu.bagaimana tidak dirinya sudah mendapatkan restu dari orang tua dan anak sang pujaan hati,dan sekarang dirinya akan mengenalkan pujaan hatinya ini kepada keluarganya.
malam itu pun sudah berlalu,, pagi harinya Adrian sudah bersiap untuk pergi menjemput Tania dan Nayy.mereka bertiga akan pergi ke Jakarta untuk menemui keluarga Adrian.
sementara dirumahnya,, Tania sangat tidak bersemangat untuk pergi.berbeda dengan Nayy yang sangat antusias untuk kepergian mereka ke Jakarta.
"kak... ayo bangun..!! masa mau tidur terus sihh??? kan katanya pagi ini mau pergi ke Jakarta,, tuh liat Nayy udah siap tahu..!!
Tania kembali membenamkan wajahnya pada bantal.padahal sebenarnya Tania sudah bangun,malah tidak tidur sama sekali.
dengan malas,, Tania memaksakan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan sedikit berdandan karena Tania tidak ingin kesan pertamanya pada keluarga Adrian terlalu sederhana.
__ADS_1
setelah Tania beres,Tania keluar dari kamarnya.dan ternyata Adrian sudah ada di ruang tamu menunggu Tania,, bahkan Nayy sedang duduk di pangkuan Adrian.
melihat keakraban mereka membuat Tania menjadi tersentuh sedikit.dan setelah beres mereka pun akhirnya pamit untuk pergi.
Tania berada di kursi depan bersama Adrian yang menyetir.sedang Nayy berada di kursi belakang bersama segudang mainan yang dia bawa untuk mengusir kejenuhan nanti selama perjalanan.
Tania terlihat sangat gugup sejak berada di dalam mobil.bahkan terlihat kurang tidur.dan Adrian sudah mengetahui itu bahkan dari semalam.karena Tania tidak berhenti mengirimnya pesan supaya membatalkan janjinya hari ini.Adrian memegang tangan Tania mencoba menenanglan hati Tania.
"kamu gak usah panik gitu dong..!! kamu tenang aja..,, mereka gak bakalan gigit kamu kok,...!! seru Adrian yang menggoda Tania.
"ihh... kamu mah.?? mana bisa aku gak panik.apalagi aku bawa Nayy buat ketemu keluarga kamu.emang mereka mau nerima aku gitu..?? nanti gak akan ada adegan kayak di sinetron kan..,, perempuan nya di guyur pake air segelas, atau di tampar, atau di berikan cek supaya jauhin anaknya karena aku janda punya satu anak kan..?? tanya Tania yang sudah terpengaruh sama adegan di sinetron yang sering keluarganya tonton.
"ha..ha..ha.. Adrian tidak bisa menahan tawanya mendengar perkataan Tania yang sudah kejauhan itu.
mana bisa aku tenang,,apalagi kita gak bawa buah tangan.masa kita datang dengan tangan kosong sihh??
"ya sudah okk nanti kita belanja dulu sebelum nyampe.sekarang kamu relax aja yaa.. nikmati perjalanannya okk??
sementara Nayy ternyata sudah tidur,karena Nayy pasti akan tertidur jika sudah menaiki mobil siapapun.bahkan dulu ketika Nayy di ajak jalan jalan oleh ayahnya sudah pasti Nayy akan tertidur sepanjang perjalanan.
perjalanan menuju Jakarta memang lumayan lama.apalagi sekarang hari weekend.selama perjalanan Adrian terus melihat ke bangku belakang,, Adrian melihat Nayy yang sedang asyik bermain dengan hpnya.mungkin Nayy sedang menikmati menonton y***b.Adrian hanya tersenyum senyum saja.ternyata melihat Nayy seperti melihat Tania.wajah keduanya begitu mirip.
lama mereka di perjalanan,sampai beberapa kali singgah di rest area.akhirnya perjalanan pun hampir sampai.sesuai rencana sebelum sampai di tujuan Tania akan singgah dulu di tempat oleh oleh untuk sekedar membawa buah tangan fikirnya.dan ternyata Adrian malah membawa Tania ke supermarket mewah berfasilitas lengkap.Tania melongo terbengong kenapa dirinya malah di bawa ke tempat seperti ini.
sampai di dalam,Adrian sudah membawa trolli untuk mengangkut belanjaannya.dan mendudukan Nayy di atas trolli tersebut.sementara Tania hanya membuntuti kearah Adrian pergi dari belakang.
__ADS_1
Adrian mengambil banyak makanan dan kebutuhan pokok dengan jumlah yang cukup banyak.dan begitu banyaknya makanan ringan sampai sampai keranjangnya penuh menggunung.Tania dan Nayy hanya kebingungan melihat Adrian yang memborong seperti akan membuka sebuah toko kelontong saja.
setelah selesai dengan belanja dan mengangkutnya pada mobil,,Adrian pun melanjutkan perjalanannya.dari sejak di dalam supermarket mulut Tania terus saja mencerocos menanyakan mengapa Adrian belanja segitu banyak.namun Adrian hanya diam tidak menjawabnya.akhirnya Tania pun hanya terdiam kesal pada Adrian.fikir Tania maunya lelaki ini apa sih???..
Adrian terkekeh geli menahan tawa melihat Tania yang panik saat mereka sudah mendekati kawasan keluarga Adrian.Tania selalu memperhatikan setiap jalanannya.namun terasa aneh menurutnya,, karena ini seperti bukan kawasan perumahan menurutnya.
setelah di perhatikan,, ini terlihat seperti sebuah kawasan panti sosial yang sangat luas.bukan seperti kawasan pemukiman.dan ternyata setelah berada di depan gerbang.ada tulisan yang sangat besar tertera di sana.
"YAYASAN KASIH BUNDA"
itulah tulisan yang berada di depan gerbang sebuah bangunan besar dan luas itu.Tania tersentak kaget melihat Adrian membawanya ke sebuah panti asuhan.dirinya melihat ke arah wajah Adrian sambil menutup mulutnya.Tania baru sadar jika Adrian tidak mempunyai keluaga.dan Adrian hidup di sebuah Panti Asuhan.
seharusnya Tania sadar akan hal itu.karena Adrian sudah menceritakan tentang kisahnya waktu kecil.sebelum turun,, Tania memegang tangan Adrian.meminta maaf karena sudah lupa dengan kisah masalalu Adrian.Tania sangat menyesal karena terlambat menyadarinya.
begitu keluar dari mobilnya Adrian menggandeng tangan Nayy masuk ke dalam panti itu.dan Adrian pun langsung di berondong sekelompok anak yang menyambutnya..
abang,, kakak,, omm,, papa,,...!! banyak sekali teriakan anak anak penghuni panti yang menyambut kedatangan Adrian.dan di belakangnya terlihat datang pula 3 wanita paruh baya menghampiri Adrian.
"kamu sudah datang nak...,,, ibu sangat merindukan kamu...!! terang salah satu wanita paruh baya itu sambil memeluk Adrian hangat begitu juga kedua wanita yang lainnya.
"kenalin bu,, ini Tania yang drian selalu ceritakan itu.dan ini anak Tania.calon anak drian..?? bisiknya pelan.
"ohh... halo sayang,, sapa salah satu wanita itu pada Nayy.dan wanita yang pertama pun menghampiri Tania dan memperkenalkan dirinya.
halo Tania,, perkenalkan ibu,, bu yasmin dan itu bu nurul juga bu santi.mereka pengurus panti di sini.kami ini adalah ibunya Adrian nak Tania.
__ADS_1